Silakan masukkan kata kunci pada kolom pencarian

Daftar Isi

    Tidak ada Daftar Isi

Kamus Reksadana

Reksa Dana adalah suatu wadah yang dipergunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal untuk selanjutnya diinvestasikan dalam Portofolio Efek oleh Manajer Investasi.

Reksadana adalah investasi paling mudah dan murah untuk pemula. Anda cukup memilih dan menempatkan dana di Reksadana dan menyerahkan ke Manajer Investasi untuk mengelola.

Jenis Reksadana

Salah satu keunggulan Reksadana adalah tersedia banyak macamnya. Memberikan investor pilihan yang sesuai dengan kebutuhan.

Jenisnya adalah:

  1. Reksa Dana Pasar Uang (Money Market Funds), yang memiliki kebijakan berinvestasi 100% pada efek bersifat utang dengan jatuh tempo kurang dari 1 (satu) tahun, seperti: tabungan, deposito, giro, Obligasi Ritel Indonesia (ORI) atau sukuk ritel. Produk ini cocok bagi kamu yang memiliki profil sangat konservatif.
  2. Reksa Dana Pendapatan Tetap (Fixed Income Funds), dengan kebijakan melakukan investasi sekurang-kurangnya 80% dalam bentuk efek bersifat utang. Disebut pendapatan tetap karena surat utang secara konsisten mendapatkan pembayaran bunga yang tetap dari penerbitnya. Reksa Dana ini memiliki risiko yang relatif lebih besar dari Reksa Dana Pasar Uang, karenanya cocok bagi kamu yang memiliki profil konservatif.
  3. Reksa Dana Campuran (Discretionary Funds), dengan kebijakan berinvestasi sekurang-kurangnya 79% pada instrumen saham, obligasi, dan pasar uang secara sekaligus/ tidak diperbolehkan melakukan kombinasi terhadap 2 instrumen saja. Meskipun begitu, porsi masing-masing instrumen boleh beragam, cocok bagi kamu kamu yang memiliki profil moderat.
  4. Reksa Dana Saham (Equity Funds), dengan kebijakan berinvestasi sekurang-kurangnya 80% dalam bentuk saham. Merupakan jenis produk dengan kebijakan paling agresif karena sebagian besar investasinya dilakukan pada saham, dimana resikonya lebih tinggi dari tiga jenis Reksa Dana sebelumnya. Meskipun begitu, reksa dana saham bisa menghasilkan tingkat pengembalian yang tinggi. Produk ini cocok bagi kamu yang memiliki profil agresif.

Resiko

1. Risiko Perubahan Kondisi Ekonomi dan Politik

Sistem ekonomi terbuka yang dianut oleh Indonesia sangat rentan terhadap perubahan ekonomi internasional. Perubahan kondisi perekonomian dan politik di dalam maupun di luar negeri atau peraturan khususnya di bidang Pasar Uang dan Pasar Modal merupakan faktor yang dapat mempengaruhi kinerja Bank-bank, penerbit instrumen surat berharga dan perusahaan-perusahaan di Indonesia, termasuk perusahaan-perusahaan yang tercatat di Bursa Efek di Indonesia, yang secara tidak langsung akan mempengaruhi kinerja portfolio.

2. Risiko Likuiditas

Pemegang Unit Penyertaan berhak untuk melakukan Penjualan Kembali Unit Penyertaan. Manajer Investasi harus menyediakan dana yang cukup untuk pembayaran Penjualan Kembali Unit Penyertaan tersebut. Apabila seluruh atau sebagian besar Pemegang Unit Penyertaan secara serentak melakukan Penjualan Kembali kepada Manajer Investasi, maka hal ini dapat menyebabkan Manajer Investasi tidak mampu menyediakan uang tunai seketika untuk melunasi Penjualan Kembali Unit Penyertaan tersebut.

Dalam hal terjadi keadaan-keadaan di luar kekuasaan Manajer Investasi (force majeure) Penjualan Kembali dapat dihentikan untuk sementara sesuai dengan ketentuan dalam Kontrak Investasi Kolektif dan Peraturan OJK.

Bagikan Melalui

Daftar Isi

    Tidak ada Daftar Isi

Berlangganan Duwitmu