Pinjaman Modal Usaha Kecil Online Tanpa Jaminan Fintech

  • December 25, 2017

Pinjaman Modal Usaha Kecil Online Tanpa Jaminan ditawarkan Fintech P2P.  Banyak pengusaha kecil menghadapi modal terbatas dan sulit mengajukan pinjaman ke bank. Pinjaman modal usaha tanpa jaminan ditawarkan fintech untuk membantu modal usaha kecil. Ini daftarnya.

Baru – baru ini, saya bertemu teman SMA yang sekarang jadi pengusaha event organizer. Karena tahu saya bekerja di bidang keuangan, dia menanyakan bagaimana caranya mendapatkan pinjaman usaha jangka pendek secara cepat.

Sebagai pengusaha, tantangan dia adalah mengelola cash-flow karena setelah acara selesai dilaksanakan, pembayaran dari klien tidak langsung diterima. Pembayaran baru dilakukan setelah beberapa bulan, sedangkan dia harus membayar tunai semua kewajiban saat acara selesai.

Ada mis-match. Antara penerimaan pembayaran klien dan pembayaran ke supplier yang harus dia lakukan.

Selama ini, dia mengandalkan utang kartu kredit. Memang menggunakan kartu kredit sangat mudah, tetapi bunganya tinggi sekali.

Meskipun margin bisnis EO tinggi, tetapi gegara bunga kartu kredit yang mencekik, keuntungan bersih teman saya ini tergerus cukup dalam. Margin dia (setelah dipotong bunga kartu kredit) menjadi tidak sebanding dengan resiko bisnis EO yang cukup besar.

Saya tanya ke dia, “kenapa tidak pinjam modal kerja ke bank ?”

Ternyata, banyak kendala bagi pengusaha kecil seperti teman saya ini saat pinjam ke bank.

Pertama, meskipun suku bunga pinjaman di bank relatif rendah, namun bank meminta jaminan. Agunan yang diminta adalah tanah dan bangunan, yang mana teman saya tidak punya karena rumah yang ditempatinya sekarang masih kredit KPR.

Pinjaman modal usaha dari pemerintah, yaitu KUR subsidi, yang memberikan bunga sangat rendah, itu pun sulit diakses oleh pengusaha kecil karena keharusan adanya persyaratan dokumen, tidak boleh memiliki kredit sebelumnya dan adanya agunan untuk bisa mengajukan kredit.

Kedua, proses pengajuan kredit di bank membutuhkan waktu yang lama, sementara pengusaha butuh cepat. “Kalau menunggu persetujuan dari bank, bisa bangkrut usaha saya karena terlalu lama prosesnya, sementara saya butuh cepat”, itu yang dia sampaikan.

Ketiga, bank meminta persyaratan dokumen dan pembukuan yang cukup rumit. Perusahaan teman saya ini belum punya pembukuan yang rapih dan teratur seperti yang diminta.

Apa solusi buat dia ?

Pinjaman Modal Usaha Kecil Tanpa Jaminan 

Saya tanya bagaimana profil klien dia. Apakah mereka perusahaan besar yang bisa dipercaya. Bagaimana track – record klien dalam hal pembayaran.

“Klien saya sangat bisa dipercaya karena mereka perusahaan – perusahaan besar yang tidak ingin reputasinya rusak sehingga mereka selalu membayar tagihan. Hanya saja, bayarnya lama, bisa 3 bulan, 6 bulan atau bahkan 1 tahun”, demikian keluh dia.

Ok, kalau kondisi kliennya seperti itu, sebenarnya teman saya ini punya peluang untuk mendapatkan pinjaman modal usaha tanpa jaminan. Pinjaman uang tanpa jaminan online yang ditawarkan oleh perusahaan Fintech lewat platform peer to peer lending (P2P).

Simak Artikel soal Pertimbangan Sebelum Mulai Usaha Sampingan.

Invoice Financing

Pinjaman modal usaha online tersebut disebut sebagai invoice financing. Jenis ini adalah pinjam uang tanpa jaminan apapun, tidak perlu mengagunkan rumah, tanah atau kendaraan.

Yang jadi patokan adalah invoice atau tagihan yang dimiliki pengusaha. Tagihan ini yang akan dinilai oleh pemberi pinjaman, yang kemudian berdasarkan nilai tagihan tersebut diberikan pinjaman modal usaha kecil.

Misalnya, Anda punya tagihan sebesar Rp 200 juta dari perusahaan yang cukup bonafide. lalu tagihan tersebut Anda tunjukkan kepada Fintech P2P yang kemudian melakukan evaluasi dan nantinya memberikan pinjaman sebesar nilai tertentu dari tagihan.

Bagaiman proses pengajuannya ?

  1. Dapatkan pekerjaan. Calon peminjam sedang dan/atau telah menyelesaikan pekerjaan atau menjual produk kepada klien atau Payor.
  2. Pengajuan Pembiayaan Tagihan/Invoice. Calon Borrower mengirimkan dokumen tagihan kepada Payor, lalu mengajukan dokumen tagihan tersebut untuk dibiayai melalui perusahaan Fintech.
  3. Pemeriksaan dokumen. Perusahaan Fintech menganalisis, menyeleksi, dan menyetujui aplikasi pinjaman yang salah satunya berisi dokumen tagihan melalui sistem screening mereka.
  4. Penawaran pinjaman. Pinjaman pun ditawarkan kepada para Investor di platform P2P yang diikuti dengan Fact Sheet, dokumen hasil analisis perusahaan Fintech.
  5. Pinjaman didanai. Pinjaman didanai oleh para Investor dan disalurkan kepada Peminjam.
  6. Pengembalian. Pada akhir periode pinjaman, Klien membayarkan tagihannya kepada Peminjam untuk kemudian disalurkan kepada Investor.

Tempat pinjam uang tanpa jaminan yang ditawarkan dalam mekanisme invoice financing memiliki sejumlah keunggulan.

Pertama, prosesnya cepat, butuh waktu sekitar 72 jam sejak semua dokumen persyaratan lengkap. Ini sangat membantu karena umumnya pengusaha membutuhkan dana modal kerja dalam waktu singkat.

Kedua, tidak perlu jaminan apapun. Yang dibutuhkan hanyalah bukti tagihan. Dengan menggunakan tagihan yang sedang berjalan, sesuatu yang dulunya merupakan aset tidak produktif kini bisa menjadi lebih bernilai sebagai sumber pembiayaan modal kerja.

Ketiga, perusahaan Fintech P2P yang menawarkan invoice financing diawasi dan diatur oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Jadi mereka ini adalah perusahaan – perusahaan legit.

Simak Artikel soal 5 Trik Ampuh Untuk Memulai Usaha Kuliner!

Berapa Suku Bunga ?

Karena invoice financing ini memiliki proses yang cepat dan tanpa jaminan, of course, bunga tidak bisa serendah atau sama dengan bank.

Yang saya perhatikan, tingkat suku bunga bisa berbeda-beda tergantung tingkat resiko yang ditentukan oleh perusahaan Fintech.

Begini pernyataan mereka: “Biaya bunga akan mengacu pada tingkat risiko yang dihasilkan dari proses credit-scoring oleh Tim Analis Investree. Saat Calon Borrower mengajukan aplikasi pinjaman, Investree secara otomatis akan menganalisis setiap data, dokumen, dan keterangan lainnya yang diajukan oleh Calon Borrower. Hasil analisis tersebut akan menghasilkan loan grade sebagai penentu tingkat dan biaya bunga yang harus dibayarkan oleh Borrower.”

Saya mengambil salah satu contoh tabel suku bunga invoice financing sebagai berikut :

Pinjaman Modal Usaha Tanpa Jaminan Online

Fintech Pinjaman Modal Usaha Kecil

Penawaran Fintech ini berbeda dengan pinjaman modal usaha bank mandiri atau pinjaman modal usaha bank bri.

Untuk yang butuh pinjaman modal usaha tanpa jaminan, ini daftar perusahaan Fintech yang menyediakan invoice financing:

#1 Investree

Investree adalah salah satu platfform P2P lending yang terdaftar di OJK. Mereka pionir pinjaman modal usaha tanpa jaminan dengan invoice financing.

Jumlah tagihan yang bisa diajukan sebagai pinjaman bernilai Rp 30 juta sampai Rp 2.5 M dengan periode pinjaman mulai 1 bulan sampai paling lama 6 bulan.

Ketentuan Investree adalah nilai pinjaman yang dapat diajukan maksimal 80% dari nilai invoice/tagihan.

Anda misal memiliki tagihan senilai Rp 100 juta maka Investree akan memberikan pinjaman maksimum Rp 80 juta, yang jika Anda mengambil tenor 6 bulan dan mendapatkan bunga 12% setahun maka jumlah pengembalian adalah Rp 84.8 juta.

Investree Pinjaman Modal Usaha Tanpa Jaminan Online

Investree tidak membebankan denda terhadap pembayaran dipercepat untuk produk Pinjaman Bisnis, namun Borrower memiliki kewajiban untuk membayar bunga senilai nominal yang telah disepakati di awal sebagai bentuk komitmen kepada para pemberi pinjaman.

Selain menggunakan mekanisme konvensional dengan bunga, Investree memiliki pinjaman modal usaha syariah. Pembiayaan usaha syariah karena bebas riba,maka pembiayaan yang Anda ajukan tidak akan dikenakan bunga.

Tertarik ingin pinjam di Investree ? Bisa coba disini.

Pinjaman Modal Usaha Syariah

Salah satu inovasi terbaru Investree adalah pinjaman modal usaha Syariah. Investree akan memfasilitasi Pembiayaan Syariah maksimal 80% dari nilai invoice atau maksimal Rp 2.000.000.000 untuk setiap invoice.

Jangka waktu pinjaman modal usaha Syariah akan disesuaikan dengan jatuh tempo invoice atau maksimum 6 bulan disertai dengan pertimbangan dan analisis dari Investree.

Cara mengajukan pinjaman syariah adalah daftar secara online melalui situs resmi Investree, lalu Investree akan meminta untuk memberikan beberapa rincian pribadi—termasuk invoice dan dokumen legalitas perusahaan yang masih berlaku.

Kemudian aplikasi pembiayaan akan dianalisis dan diseleksi melalui sistem credit-scoring. Setelah aplikasi tersebut disetujui, pembiayaan Anda akan ditampilkan di marketplace Investree.

Tertarik ingin mengajukan pinjaman modal usaha syariah di Investree ? Bisa coba disini.

#2 Modalku

Modalku adalah perusahaan P2P Lending yang juga sudah terdaftar di OJK. Pinjaman modal usaha di Modalku dimulai dari Rp 50 juta hingga Rp 2 miliar, dengan tenor 3 bulan sampai 24 bulan, dengan cakupan wilayah operasional adalah Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi.

Persyaratan utama adalah: Warga Negara Indonesia; Berusia 21 s/d 60 tahun; Memiliki omzet bisnis minimal Rp. 20 juta/bulan; Berdomisili di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, dan Bandung; Bisa PT, CV atau peorangan dan Bisnis beroperasional minimal 1 tahun

Dibutuhkan waktu persetujuan 4 hari kerja dan jika pinjaman disetujui, maka proses crowdfunding akan dilakukan selama 6 hari kerja, terhitung setelah peminjam melakukan konfirmasi pengambilan pinjaman.

Dokumen utama yang dibutuhkan adalah:

  1. Catatan rekening bank 6 bulan terakhir
  2. Laporan keuangan – Laporan keuangan 2 tahun terahir yang telah diaudit (jika memungkinkan) dan 1 tahun terakhir yang dibuat oleh manajemen (dapat dibuktikan keabsahannya)
  3. Identitas dan dokumen pribadi penjamin
  4. Kartu nama penjamin

Berapa bunganya?

Kami mencoba simulasi di website Modalku untuk pinjaman Rp 100 juta selama 12 bulan maka cicilan per bulan berkisar antara Rp.9.333.333,33 – Rp.10.500.000,00.

Modalku Pinjaman Modal Usaha Tanpa Jaminan Online

Kesimpulan

Belajar dari pengalaman teman saya, yang sebagai pengusaha kecil menghadapi tantangan modal dan cash flow, maka kehadiran pinjaman modal usaha tanpa jaminan online yang ditawarkan P2P Fintech, akan sangat membantu.

Hambatan agunan dan lambatnya proses, yang kerap jadi kendala saat mengajukan pinjaman modal usaha ke bank, sedikit banyak bisa diatasi oleh perusahaan P2P Lending Fintech ini. Tentu saja, p2p memberikan suku bunga lebih tinggi sebagai kompensasi resiko karena proses yang lebih cepat dan lebih mudah.

Ingin melakukan pinjaman ? Bisa cek disini.

2 Responses

  1. Alan Ruslan

    maaf saya alan asal cisarua puncak bogor butuh pinjaman dana pengembangan usaha sablon kaos digital sekitar 15 jt, usaha saat ini accecories di wisata pnghasilan kotor 5 jt/ Bln, Niat mengembangkan usaha di sablon kaos digital , bila bersedia membantu hub saya di 081517631575 / whatapp 087870147414 terima kasih

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published.