10 Tips Cara Mendapatkan Pinjaman Modal Usaha Kecil

  • January 8, 2017

Salah satu masalah utama pengembangan usaha kecil adalah kecilnya modal dan terbatasnya akses pembiayaan. Kami berbagi tips cara mendapatkan pinjaman modal usaha kecil dari berbagai sumber. Ternyata, pengusaha bisa memanfaatkan berbagai sumber pendanaan.

Meskipun bukan yang utama, namun ketersedian modal mempengaruhi perkembangan sebuah usaha. Apalagi bagi usaha kecil yang sedang tumbuh dan mencari pasar.

Mau dapat modal dari mana ?

Setelah produk dilahirkan, pasar ditargetkan, pendanaan jadi hal krusial yang harus dipecahkan oleh pengusaha jika usaha ingin sukses.

Kebanyakan mulai dengan modal dari kocek sendiri. Tetapi, bagaimana jika pengusaha tidak punya modal sendiri.

Tidak disangka, banyak sumber yang bisa dimanfaatkan sebagai alternatif selain perbankan. Ada 10 tips mencari pendanaan ke berbagai sumber pembiayaan.

#1 Riwayat Kredit Bagus

Kenapa hal ini kami tempatkan yang pertama ?

Karena pihak manapun yang memberikan pinjaman, baik itu non-bank apalagi bank, pasti melihat karakter calon peminjam. Dan itu faktor utama yang menentukan keputusan memberi pinjaman atau tidak.

Salah satu cara menilai karakter adalah melihat riwayat kredit (credit history). Apakah calon peminjam pernah menunggak atau tidak.

Yang pernah punya tunggakan tentu saja lebih sulit mengajukan pinjaman. Karena mereka punya catatan hitam dalam membayar pinjaman.

Karena itu, penting sekali buat para pengusaha untuk memastikan bahwa mereka tidak punya tunggakan di bank. Jangan sampai memiliki catatan hitam kredit.

Salah satunya, kami sarankan jika memiliki tunggakan apapun dan sekecil apapun sebaiknya segera dibereskan. Dibereskan itu bukan selalu berarti bahwa Anda harus membayar lunas tunggakan karena bisa saja meminta penghapusan atau diskon kepada bank. Yang penting tunggakan bisa hilang dari laporan bank.

Pengusaha bisa melihat riwayat kredit di sistem Bank Indonesia. SID (Sistem Informasi Debitur) menunjukkan catatan kredit setiap orang yang pernah atau sedang memiliki pinjaman di bank.

#2 Kemudahan KTA Fintech

Kesulitan meminjam di bank adalah pengusaha kerap terbentur persyaratan kredit yang ketat. Ada banyak syarat yang perlu dipenuhi oleh calon peminjam, salah satunya memiliki jaminan.

Itu sebabnya banyak pengusaha kecil yang gagal mendapatkan kredit di bank. Tapi, jangan khawatir karena sekarang sudah ada alternatif lembaga pembiayaan selain bank.

Kami pernah membahas mengenai kehadiran Fintech yang menawarkan kredit dengan syarat dan ketentuan lebih mudah dan fleksibel dibandingkan bank. Ini bisa jadi alternatif sumber pembiayaan untuk para pelaku usaha kecil.

Ulasan dan daftar KTA Fintech bisa dibaca disini.

#3 Modal Ventura

Teman yang saat ini sudah menjadi pengusaha sukses bercerita ketika awal merintis usaha bagaimana mustahilnya mengajukan pinjaman ke bank. Karena bank senantiasa meminta jaminan ketika dia mengajukan pinjaman, sementara saat itu dia tidak memiliki asset sebagai jaminan.

Modal ventura adalah penyelamat dia saat itu karena mereka bersedia memberikan pinjaman tanpa jaminan kepada pengusaha. Jaminan dia kepada ventura adalah usahanya.

Salah satu perusahaan modal ventura adalah Bina Artha Ventura yang fokus pada pengusaha mikro. Mereka melemparkan kredit kepada pengusaha-pengusaha yang unbankable, yang secara kriteria atau profil sulit diterima oleh bank.

Selengkapnya, penjelasan mengenai Bina Artha Ventura bisa dibaca disini.

#4 KUR Bunga Rendah

Pemerintahan sekarang menawarkan program KUR secara masif. Program ini ditujukan untuk pengusaha kecil yang belum pernah memiliki pinjaman sebelumnya.

Keunggulan KUR adalah bunganya sangat rendah dibandingkan pinjaman usaha pada umumnya. Pemerintah memberikan subsidi bunga atas pinjaman KUR.

KUR disalurkan hanya melalui beberapa bank. Yang terbesar adalah BRI.

Namun, KUR menetapkan sejumlah persyaratan pinjaman. Persyaratan ini yang perlu dipelajari oleh calon peminjam secara baik-baik, supaya pengajuannya bisa disetujui.

#5 Meminjam P2P Lending

Salah satu inovasi Fintech adalah marketplace pinjaman. Istilahnya adalah Peer To Peer (P2P) Lending.

Marketplace ini mempertemukan pemilik dana dan peminjam dana secara langsung. Fungsi bank sebagai perantara dihilangkan dalam marketplace ini.

Alhasil, tanpa bank, proses pinjaman menjadi lebih mudah dan lebih fleksibel. Rigiditas perbankan dikurangi secara signifikan dalam P2P Lending.

Ada dua platform P2P Lending yang bisa digunakan pengusaha kecil:

  • Investree. Lembaga ini fokus pada pembiayaan tagihan atau dikenal sebagai invoice financing. Pengusaha yang memiliki tagihan bisa mengajukan pembiayaan atas tagihan tersebut. Tidak ada jaminan dalam pinjaman ini
  • Modalku. Lembaga ini menawarkan pinjaman ke merchant di e-commerce Tokopedia. Tidak ada jaminan dalam pinjaman ini
  • Amartha. Lembaga ini memberikan pinjaman kepada kumpulan (group lending) sehingga calon peminjam yang tidak memenuhi syarat jika meminjam sendiri (individual lending) bisa mengajukan kredit.

Selengkapnya mengenai cara mengajukan pinjaman di ketiga lembaga diatas baca disini.

#6 Cicilan Tetap Kartu Kredit

Kartu kredit menyediakan fasiltas pinjaman cicilan dengan plafond mengambil limit kartu. Bunga cicilan ini lebih rendah dibandingkan bunga transaksi kartu kredit.

Hanya jika urgent dan tidak ada sumber dana lain, fasilitas cicilan ini bisa ditarik. Prosesnya memang super cepat karena fasilitasnya sudah melekat pada kartu kredit.

Dibandingkan mengambil pinjaman KTA, cicilan dengan kartu kredit menawarkan bunga lebih rendah. Penerbit kartu kredit tida mengenakan denda seperti KTA untuk pelunasan dipercepat..

Tidak jarang jika pemegang kartu memiliki track record bagus, penerbit kartu kredit menawarkan program dengan bunga khusus. Ini bisa jadi alternatif pembiayaan.

Tapi, sekali lagi, meskipun prosesnya mudah dan cepat, pendanaan dengan cicilan kartu kredit hanya dilakukan jika darurat atau menjadi pilihan terakhir karena bunganya tinggi.

#7 Koperasi Credit Union

Menjadi anggota koperasi dan kemudian bisa mengajukan pinjaman di koperasi tersebut. Proses pinjaman di koperasi relatif mudah dan cepat.

Syaratnya, anggota koperasi wajib menempatkan simpanan terlebih dahulu. Setelah itu berdasarkan simpanan, anggota bisa mengajukan pinjaman.

#8 KTA Bisnis

Sejumlah bank memiliki produk KTA bisnis. Ini adalah produk pinjaman tanpa jaminan yang dikhususkan buat pengusaha.

Bedanya dengan KTA yang biasa adalah bank akan melihat dan menilai usaha sebagai dasar dalam memberikan pinjaman KTA.

Salah satu KTA Bisnis bisa memberikan pinjaman untuk usaha sampai Rp 1 Miliar tanpa jaminan.

#9 Manfaatkan Rumah & Mobil

Sejumlah bank menawarkan kredit dengan jaminan tanah dan bangunan. Kredit ini bersifat multi-guna sehingga bisa dimanfaatkan untuk usaha.

Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah meminta top-up atas pinjaman KPR atau KMG yang masih berjalan. Top-up adalah penambahan kredit baru atas plafond pinjaman sebelumnya.

Ini dilakukan dengan meminta bank melakukan penilaian ulang (re-appraisal) atas jaminan. Dengan nilai jaminan yang meningkat dan sudah dibayarnya cicilan selama ini, nasabah bisa mengambil tambahan kredit baru.

Selain tanah dan bangunan, bank menerima mobil sebagai jaminan untuk kredit. Kredit yang bisa diambil adalah multi-guna.

Namun, kredit dengan jaminan mobil biasanya lebih rendah nilainya dan lebih mahal bunganya dibandingkan kredit dengan jaminan tanah dan bangunan. Ini terkait nilai jaminan mobil yang cenderung menurun seiring waktu.

Sebaiknya, pinjaman dengan jaminan mobil dilakukan untuk tenor pendek (< 2 tahun). Tujuannya mengurangi beban bunga yang lebih mahal.

#10 Siapkan Dokumen Persyaratan

Terkait pengajuan pinjaman, banyak dokumen persyaratan yang perlu disampaikan. Mulai dari dokumen identitas sampai dokumen terkait usaha.

Pengumpulan dokumen itu seringkali membutuhkan waktu. Apalagi jika terkait perizinan.

Karena itu, jika ingin mengajukan pinjaman ke bank, sedari dini mencari tahu dan menyiapkan dokumen-dokumen yang dibutuhkan.

Tidak semua bank dan lembaga pinjaman menerapkan persyaratan pinjaman yang sama. Ada yang ribet, tetapi tidak sedikit yang mudah.

Pinjaman UKM

Kesimpulan

Tantangan pengusaha baru adalah mendapatkan permodalan. Hampir mustahil bank memberikan pinjaman jika tidak memiliki jaminan.

Mudah-mudahan tips yang kami sampaikan bisa membantu pengusaha kecil mencari akses sumber modal. Seperti kata pepatah, “ada banyak jalan menuju Roma”.

One Response

  1. gawean omah

    Terimakasih pak untuk share nya, harus merubah kondisi saat ini dulu menjadi lebih baik.

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published.