Mengapa Tabungan Pendidikan Anak Bukan Pilihan Terbaik?

  • December 30, 2013

Bagaimana orang tua mempersiapkan Biaya Pendidikan yang kian mahal? Tabungan pendidikan salah satu pilihan orang tua. Padahal, hasil dari Tabungan Pendidikan anak tidak akan cukup mengejar naiknya biaya sekolah setiap tahun. Tabungan pendidikan anak bukan pilihan terbaik. 

Sayangnya, banyak orang tua tidak paham akan masalah ini. Tabungan ini tetap paling populer menurut sejumlah survei.

Menghadapi tingginya kenaikkan biaya sekolah, membuat banyak orang tua mempersiapkannya sejak dini. Menurut beberapa survei, cara yang paling banyak dipilih orang tua adalah mencari Tabungan Pendidikan Anak Terbaik, seperti yang dilansir ini:

  • Survei majalah SWA tahun 2012 soal perilaku keuangan menengah menemukan kepemilikan tabungan berjangka , jenis tabungan pendidikan, lebih banyak digunakan ketimbang reksadana dan saham yang kepemilikkannya dibawah 10%.
  • Survei harian Kompas tahun 2012 soal persiapan biaya pendidikan menunjukkan hampir 90% orang tua yang di survei menyebut tabungan pendidikan sebagai pilihan mereka.

Tabungan Pendidikan Anak

Tabungan ini memiliki sejumlah ciri khas yang membedakannya dengan tabungan biasa atau dengan asuransi pendidikan.

Dalam tabungan pendidikan, Anda menabung secara rutin dengan target hasil pada waktu tertentu, yang umumnya disesuaikan dengan kebutuhan biaya dan waktu masuk sekolah nanti. Jika dalam perjalanan Anda meninggal, setoran tabungan pendidikan anak akan diteruskan oleh asuransi. Sehingga, pada saat anak masuk sekolah, biaya pendidikan sudah tersedia.

Meskipun dibandingkan suku bunga deposito, bunganya masih cukup bersaing. Namun, fleksibilitas untuk bisa ditarik dan persyaratan jumlah minimum investasi yang tidak setinggi deposito, membuat tabungan pendidikan menjadi menarik. Cukup dengan simpanan rutin sebesar Rp 100 ribu sebulan, Anda sudah bisa memulainya.

Bagaimana dibandingkan dengan asuransi pendidikan? Dalam asuransi pendidikan anak, Anda setiap tahun membayar premi asuransi selama jangka waktu tertentu sampai anak masuk sekolah. Jika Anda meninggal, asuransi pendidikan akan mencairkan nilai pertanggungan yang sudah disepakati.

Jika tidak terjadi apa – apa dalam periode asuransi pendidikan, ada nilai tunai dari pembayaran premi yang bisa ditarik untuk membiayai anak sekolah.

Jadi, apa perbedaanya? kalau asuransi pendidikan, fokusnya adalah fungsi proteksi. Melindungi jika terjadi musibah. Sementara, tabungan pendidikan fokusnya adalah fungsi investasi. Memastikan tersedia dana yang cukup untuk biaya sekolah.

Dalam realitanya di lapangan, Anda akan menemukan produk yang menyatukan kedua fungsi ini. Produk yang memiliki baik fungsi investasi maupun fungsi proteksi.

Misalnya, beberapa tabungan pendidikan sudah menyediakan fasilitas proteksi untuk anak, yaitu asuransi, yang akan meneruskan pembayaran iuran jika penyetor tabungan meninggal dunia.

Begitu pula, asuransi pendidikan yang sudah pula menyediakan fungsi investasi dengan menawarkan berbagai instrumen keuangan yang digunakan untuk menempatkan dana. Sehingga, tidak hanya proteksi yang diberikan, namun pemegang polis melakukan investasi atas premi yang dibayar untuk pembiayaan sekolah anak nantinya.

Perlu dicatat bahwa tabungan pendidikan anak bisa punya nama yang berbeda – beda di setiap bank. Ada yang menamakannya tabungan berjangka, tabungan rencana, tabungan investasi dan lain – lain. Anda tidak perlu bingung. Karena, esensi dari produk ini sama saja, yaitu tabungan untuk mempersiapkan sekolah anak – anak nantinya. Lihat karakteristiknya, jangan terpaku oleh namanya.

Hasil Tabungan Pendidikan

Untuk menjawab pertanyaan tersebut dan mencari apakah ada tabungan pendidikan anak terbaik, saya melakukan survei ke tiga bank yang memang sudah dikenal memasarkan produk ini, yaitu:

Saya menilai dengan berkunjung langsung ke masing – masing kantor cabang. Selain mengambil brosur, wawancara juga saya lakukan dengan petugas customer service. Beberapa informasi penting tidak selalu tersedia di brosur.  Karena itu perlu ditanyakan langsung ke customer service.

Apa yang jadi fokus perhatian saya dalam menelisik tabungan pendidikan terbaik? Return atau bunga. Itulah point yang dijual atau ditonjolkan oleh tabungan jenis ini. Tabungan ini menawarkan tingkat bunga yang lebih tinggi dari tabungan biasa sebagai cara untuk memenuhi biaya sekolah.

Hasilnya saya rangkum dalam daftar tingkat penawaran bunga dari masing – masing bank.

Bunga Tabungan Pendidikan

tabungan pendidikan anak

Dari hasil survei ini tabungan pendidikan anak terbaik ini, saya mencatat dua hal yang penting .

Pertama, dibandingkan tingkat inflasi tahunan yang sekitar 4 – 5% setahun, bunga tabungan pendidikan sudah amat tipis bedanya. Yang tertinggi bunganya sekitar 5,5%.; itu hanya berbeda 0,5% dari inflasi. Untuk mengalahkan kenaikkan harga barang umum saja, tabungan pendidikan sudah ngos-ngosan. Dan, dalam sejarah ekonomi Indonesia, inflasi pernah di tingkat 6 sampai 8% setahun.

Kedua, kita tahu bahwa kenaikkan biaya sekolah diatas kenaikkan harga barang umum. Inflasi biaya pendidikan senantiasa lebih tinggi diatas inflasi umum. Jadi bisa dipastikan bunga yang ditawarkan tabungan pendidikan dibawah laju kenaikkan biaya sekolah setiap tahun.

Menurut beberapa perencana keuangan independen (apa itu profesi perencana keuangan simak disini) biaya sekolah adalah:

  • Prita Ghozie dalam bukunya, mengutip survei Zap Finance, menyebutkan kenaikkan biaya pendidikan TK – SD adalah 15 – 20% per tahun.
  • Riset QM Finansial, lembaga perencana keuangan besutan Ligwina Hananto, menyebut kenaikkan biaya sekitar 15% per tahun.

Dari sini, kita bisa sama – sama melihat bunga tabungan pendidikan yang 5,5% versus naiknya biaya sekolah yang 15 – 20% setahun. Perbedaan yang sangat jelas. Tidak perlu dijelaskan lebih lanjut, apakah tabungan pendidikan anak itu pilihan terbaik atau tidak. Self-explanatory!

Pengalaman Saya 

Masih belum yakin? dengan menggunakan pengalaman sendiri, saya melakukan simulasi apakah tabungan ini bisa memenuhi biaya pendidikan sekolah anak nantinya .

Dana dipersiapkan untuk masuk Taman kanak – kanak (TK) 5 tahun lagi. Saat ini, biaya TK adalah Rp 1 juta per bulan. Menggunakan asumsi kenaikkan biaya 15% per tahun, dalam 5 tahun ke depan, estimasi biaya menjadi berikut:

  • Rp 6.7 juta per bulan tahun pertama dan Rp 7.7 juta per bulan tahun kedua.
  • Total biaya yang dibutuhkan untuk TK selama dua tahun adalah Rp 174 juta.

Prakiraan Biaya Sekolah

tabungan pendidikan anak

Bagaimana cara saya mencapai target dana sebesar Rp 174 juta?

  • Saya menyisihkan Rp 1.5 juta rupiah setiap bulan. Keputusan atas jumlah ini diambil setelah diskusi dengan keluarga dan mempertimbangkan kemampuan keuangan saya miliki.
  • Uangnya ditempatkan dalam tabungan pendidikan dengan bunga 5,5% setahun. Ini adalah bunga tertinggi tabungan pendidikan anak dari tiga bank yang sudah saya survei sebelumnya.

Hasilnya? tabungan pendidikan memberikan hasil sebesar Rp 103 juta dalam 5 tahun.

Hasil Tabungan Pendidikan – Tidak Cukup !

tabungan pendidikan anak

Artinya, saat anak saya masuk TK nanti, meskipun sudah menabung secara rutin, saya masih harus mencari tambahan Rp 70 juta saat itu.  Karena biaya TK yang dibutuhkan adalah Rp 173 juta. Jumlah kekurangan yang tidak kecil dan tidak mudah mencarinya.

The numbers speak itself!

Masih ingin menggunakan tabungan pendidikan anak? Mudah – mudahan dengan data ini, sebagai orang tua, kita sadar akan konsekuensinya.

Namun, jika masih ingin menggunakan karena berbagai alasan, bisa saja. Tapi jangan kaget konsekuensinya. Mari kita lihat.

Hasil dari tabungan adalah jumlah yang ditabung dikalikan bunga. Karena bunga tabungan pendidikan anak berada dibawah laju kenaikkan biaya pendidikan, satu-satunya cara memenuhi biaya pendidikan adalah meningkatkan jumlah yang ditabung.

Berapa tambahan yang harus ditabung?

Kembali ke contoh diatas. Dengan asumsi bunga 5,5% setahun, untuk mendapatkan uang Rp 174 juta, saya harus menyisihkan dana sebesar Rp 2.5 juta per bulan yang ditempatkan di tabungan pendidikan.

Tidak tanggung – tanggung kenaikkannya, dari Rp 1.5 juta menjadi Rp 2.5 juta. Sanggupkah keuangan Anda untuk menabung sebanyak itu? Itu pertanyaan yang selayaknya direnungkan. Apakah itu artinya tabungan pendidikan anak yang terbaik?

Kenapa Tabungan Pendidikan Populer

Saya juga harus fair. Nyatanya, tabungan pendidikan anak memiliki sejumlah kelebihan yang membuatnya tetap menjadi pilihan terbaik di mata sebagian besar orang tua. Ada sejumlah alasan yang mendasarinya.

  • Mudah Prosesnya

    Membuka tabungan, prosesnya sangat simpel. Tinggal datang ke bank, semuanya dilayani dalam satu atap dan satu hari.

    Setoran dilakukan dengan fasilitas auto-debit secara rutin setiap bulan. Tidak perlu harus datang ke kantor cabang. Cukup sediakan dana, bisa melalu transfer atau setor tunai, ke rekening tabungan biasa (bukan tabungan pendidikan), kemudian setiap bulan bank otomatis akan memotong tabungan tersebut dan menyetorkannya ke rekeningan pendidikan.

    Belum lagi, tabungan ini umumnya memiliki asuransi jiwa yang memberikan proteksi buat pendidikan anak. Ketika pemegang tabungan meninggal dunia, asuransi jiwa akan menyediakan uang pertanggungan, sehingga setoran tabungan masih bisa dilanjutkan. Proteksi ini membuat produk ini menarik buat banyak orang.

    Beberapa bank bahkan memberikan fasilitas premi gratis untuk asuransi jiwa ini. Anda tidak perlu keluar biaya tambahan untuk mendapatkan proteksi.

  • Produk Keuangan yang Dikenal

    Tabungan adalah produk bank yang paling dikenal. Karena dikenal, maka orang berani mempercayakan uangnya disitu. Meskipun instrumen investasi lain, seperti reksadana dan saham punya sejumlah keunggulan dibandingkan tabungan, namun karena mereka belum dikenal, maka sulit untuk diambil sebagai pilihan.

    Dalam hal keuangan, bank adalah pilihan utama. Dengan begitu, produk keluaran bank selalu menjadi prioritas utama ketika masyarakat memerlukan instrumen keuangan atau investasi. Ketika muncul kebutuhan mempersiapkan dana pendidikan, tabungan menjadi pilihan pertama karena sudah lebih dulu dikenal. “Tak kenal maka tak sayang”.

  • Persepsi akan Risiko Tabungan yang Rendah

    Ini yang paling penting, tabungan ini menawarkan ketenangan karena risikonya boleh dikatakan sangat kecil. Tabungan masuk dalam kategori simpanan yang dijamin oleh Lembaga Penjaminan Simpanan. Artinya, apapun yang terjadi, gonjang – ganjing, simpanan Anda aman.

    Karena begitu pentingnya uang sekolah anak, banyak orang tua justru tidak berani mengambil risiko. Ibarat sebuah iklan yang terkenal, “sama uang sekolah anak kok main-main”, begitu kira – kira pandangan mayoritas orang tua mengenai persiapan dana pendidikan ini. Itu kenapa, meskipun bunganya tidak efektif mengalahkan inflasi, tabungan pendidikan tetap saja jadi pilihan.

Apa Sebaiknya Dilakukan

Apakah dengan begini itu artinya tabungan pendidikan harus dilupakan atau bahkan ditinggalkan (jika sudah mengambil)? Jadi tambah bingung? Sebaiknya bagaimana ?

Tergantung apa tujuannya.

Jika ingin mencapai tujuan keuangan, yaitu terpenuhinya dana pendidikan pada waktunya, jelas tabungan pendidikan bukan pilihan terbaik. Penjelasan diatas sudah sangat gamblang menunjukkan risiko tabungan pendidikan anak, yaitu kekurangan dana akibat rendahnya return produk ini. Anda harus beralih ke instrumen lain yang memberikan return lebih tinggi, yaitu reksadana, saham atau emas (baca Panduan Investasi Emas klik disini).

Tentu saja, pilihan ini mensyaratkan kemauan masuk ke instrumen keuangan lain yang mungkin belum Anda kenal. Anda dituntut untuk terbuka, mau belajar sesuatu yang baru dan berani mencoba. Hal ini bagi sebagian orang bukan perkara mudah, terutama menyangkut produk keuangan yang buat banyak orang bertindak konservatif.

Jika tujuannya lebih kepada ketenangan hati, tidak was – was, dan yang penting bisa menabung secara rutin, pilihan tabungan pendidikan anak adalah yang terbaik. Buat orang di tipe ini, risiko fluktuasi return (yang umum di produk reksadana atau saham) bukan hal yang bisa ditolerir. Stabilitas adalah nomer satu, meskipun itu mengorbankan potensi keuntungan lebih tinggi.

Tidak ada yang paling tahu soal kebutuhan Anda selain Anda sendiri. Jadi kembali lagi, pilihan ada di tangan Anda sendiri untuk menentukan apakah tabungan pendidikan yang terbaik atau bukan.

Namun, sebelum mengambil keputusan, pertimbangkanlah matang – matang. Lihat plus dan minusnya, risiko dan keuntungannya. Jangan karena teman mengambil tabungan pendidikan, Anda buru – buru ikut mengambil, berasumsi itu pilihan terbaik, tanpa tahu untung ruginya. Selamat memilih!

Baca juga tulisan terbaik Rencana Pendidikan anak:

GRATIS Konsultasi Premi Asuransi

89 Responses

    • admin

      Sebaiknya begitu. Makin panjang masa persiapan, makin kecil/terjangkau dana yang harus disisihkan setiap bulan untuk persiapan biaya pendidikan.

      Reply
      • Paijo

        Pak Rio, perkenalkan saya karyawan swasta dengan data2 sbb:
        – Domisili di Yogyakarta
        – Usia 37 tahun
        – Istri usia 27 tahun
        – Anak usia 3 tahun
        Data keuangan :
        – Gaji per bulan Rp 6.500.000,-
        – Ikut reksadana saham lumpsump di Ashmore DPN Rp 25.000.000,-
        (untuk dana pensiun dan pendidikan anak)
        – Ikut reksadana BNP Paribas Rp 15.000.000,-
        (untuk pendidikan anak/perguruan tinggi)
        – Emas antam 60 gram untuk dana darurat.
        – Investasi berkala di Reksadana Danareksa Mawar Konsumer 10
        Rp 1.000.000,- per bln.
        – Ikut unitlink AXA Mandiri Rp 600.000,- per bulan untuk anak.
        – Tanah seluas 136 M2
        – Mengikuti semua program BPJS
        Mohon bantuan Bapak apakah dengan data diatas sy bisa menyekolahkan
        anak sampai PT serta memperoleh gaji pensiun dari investasi dg target
        Rp 30.000.000,- per bln..

        Mohon advisenya pak..
        Terimakasih…

      • admin

        paijo, bagus pak. bisa tidaknya tergantung target dana pendidikan bapak brp besar. salam

  1. Leo

    Kl misalkan sdh terlanjur punya tabungan pendidikan,kira2 bagaimana pak..? apakah perlu dihentikan..? atau memperkecil ke tingkat tabungan paling kecil dan sisanya dialihkan ke reksadana..?
    Kl misalkan dihentikan,kira2 apa kerugiannya ya..? saya pake axa mandiri tabungan rencana utk 2 anak saya dan sdh berjalan 4 dan 3 tahun..
    Krna setelah membaca baca website bapak..sangat banyak pencerahan dalam hal keuangan..
    Terimakasih sebelumnya pak..

    Reply
    • admin

      Terima kasih sudah berkunjung. Jika untuk tujuan keuangan yang sudah dekat, misalnya 6 bulan – 1 tahun lagi, saran saya teruskan saja Tabungan Pendidikannya. Namun, untuk tujuan keuangan lebih dari 1 tahun, saran saya pindahkan ke Reksadana karena return-nya lebih tinggi yang bisa mengalahkan kenaikkan biaya sekolah dibandingkan return Tabungan Pendidikan yang kecil. Semoga bermanfaat.

      Reply
      • fitriya

        sore pak, ikut nyambung obrolan diatas, soal reksadana menurut postinagn bapak jauh lebih menguntungkan dibanding tabungan, namun setelah saya baca2 artikel reksadana saya masih belum paham, apalagi kalau ga salah seperti sistem main saham ya, kadang untung kadang rugi, dan harus terus memantau, padahal posisi saya kerja, ga mungkin juga saya pantau perputaran inves saya direksadana, bener2 belum paham soal penjelasan bapak tentang reksadana, setiap saya buka juga link nya ga bisa dibuka,
        mohon bantuan nya pak, makasih

      • admin

        Investasi itu pasti ada untung dan ada rugi. Reksadana itu investasi. Kalau mau untung terus, itu namanya Tabungan – bunganya hanya 3% setahun. Cek disini kalau ingin belajar Reksadana lebih jauh.

  2. Sella

    kl di kel saya, kami mempunyai beberapa reksadana (saham & campuran) serta Tabungan Pendidikan. Pertimbangan kami tetap mengalokasikan ke tab pendidikan adalah hasil pasti dan ada yg melanjutkan tab jika orang tua terlebih dahulu meninggal dunia. sedangkan reksadana otomatis terhenti jika kita meninggal.

    Reply
    • admin

      Terima kasih sudah berkunjung. Langkah yang Anda lakukan bisa jadi salah satu opsi. Namun, membeli Reksadana bukan berarti tidak mendapatkan proteksi jika kepala keluarga meninggal. Caranya? beli asuransi jiwa term-life. jadi kombinasi asuransi term-life + reksadana. Jadi saat kepala keluarga wafat, reksadana yang terhenti digantikan oleh keluarnya pertanggungan asuransi. Selain itu, nilai asuransi dalam tabungan pendidikan ada batasnya (cap).

      Mengenai ‘hasil pasti’, betul bahwa ada kepastian disana. Namun, bukan berarti, ‘kepastian’ itu tidak ada ongkosnya, yaitu return yang relatif rendah. Semoga berguna.

      Reply
    • admin

      Terima kasih sudah berkunjung. Bank pada dasarnya tidak menerbitkan Reksadana, namun berperan sebagai agen penjual. Penerbit dan pengelola Reksadana adalah Manajer Investasi. Jadi, jika pertanyaan Anda, “bank apa yang bagus”, pengertiannya disini adalah Bank sebagai agen penjual Reksadana. Buat saya, bank yang memiliki fasilitas pembelian dan penjualan Reksadana secara online, adalah pilihan yang bagus. Jika ingin tahu lebih dalam soal reksadana, Anda bisa baca di Panduan Investasi Reksadana atau ikut Kursus Cara Investasi Reksadana disini. Semoga bermanfaat.

      Reply
  3. inoy

    Kalau saya punya dana 12 jt per tahun, rencana untuk dana kuliah anak yang tinggal 6 th lagi, mana yang lebih baik menurut bapak, tabungan pendidikan? Asuransi unit link? Atau dalam bentuk emas?

    Reply
    • admin

      Terima kasih sudah berkunjung. Saya menyarankan Anda mengambil Reksadana Pendapatan Tetap atau Emas, dan Asuransi Murni. Saya menambahkan proteksi karena tanpa proteksi dari asuransi, Anda akan menghadapi risiko seperti meninggal dunia dan cacat tetap, dimana investasi menjadi terhenti. Asuransi Unit Link tidak saya sarankan kan karena full investasi di Unit Link baru dilakukan setelah tahun ke 5 dstnya, sementara dana Anda sudah digunakan tahun ke 6. Untuk membahas detilnya, saya sudah kirim email ke Anda, jika tertarik dengan perhitungannya. Salam

      Reply
  4. Pretty

    Kalo mau kursus reksadana caranya bagaimana? Saya mau reksadan tp bingung

    Reply
  5. Desi

    Dear Admin,

    Tolong infonya, jika saya berencana tiap bulan menyisihkan 500.000/bln u/ investasi reksadana u/ misalnya jangka 3-5 tahun dgn asumsi return per thn 18%/thn bgm cara menghitung investasinya ?

    Tks/Desi

    Reply
    • admin

      Anda bisa dapat 48 juta di akhir tahun ke 5. Hitung pakai fungsi FV di excel. salam

      Reply
  6. gandhi suisant

    tabungan pendidikan anak itu sangat penting, kecil asal rutin lama-lama jd besar….tiap 3 th dinaikan setorannya biar bs mengimbangi inflansi

    Reply
    • admin

      saran saya lebih baik sejak awal pilih instrumen yang return-nya lebih tinggi dari inflasi. tabungan pendidikan bunga paling tinggi 6%, dibandingkan inflasi yang 6% dan inflasi pendidikan yang 10%. dalam investasi, waktu sangat berharga. jangan buang waktu.

      Reply
  7. Ths

    Tuan admin, situs anda, kalau boleh saya ibaratkan “online trouble crusher”, kemampuan manejerial IT dikombinasikan dengan pengetahuan keuangan yang mumpuni, membuka mata siapa saja yang berkunjung ke blog anda. terimakasih. (setidaknya mata saya jadi melek tentang pilihan dalam mengelola masa depan yang penuh ketidakpastian.

    Reply
  8. angga

    pak…
    saya aga bingung perhitungan anda?
    hari ini 1jt/bulan dengan kenaikan 20% per tahunnya, klo menurut perhitungan saya akan menjadi sekitar 2,5jt per bulannya.
    tapi saya tertarik dengan program reksadananya.. bagaimana saya bisa mendapatkan informasi yg lebih?

    Reply
  9. ivan

    Pak admin..
    terimakasih artikel2nya, Mencerahkan sekali.
    Setiap bln sy baru bisa menyisihkan 200rb.
    baiknya ini diskmpan dimana ya.
    rencana utk pendidikan anak 5thn lg.
    terimakasih atas responnya.

    Reply
  10. Firman

    Admin, saya sudah terlanjur mengambil tabungan pendidikan anak. Apakah memang memungkinkan tabungan tersebut dihentikan di tengah jalan? Soalnya tabungan pendidikan tersebut 10% dari iuran dijadikan asuransi jiwa dengan UP 320 kali iuran bulanan. Setelah membaca tulisan Anda tentang reksadana dan tabungan pendidikan, jadi mikir juga.
    Jika ambil reksadana untuk keperluan kuliah anak yang sisa 8 tahun lagi, tipe reksadana apa yang optimal ya? Ataukah ada tipe investasi lain yang juga optimal?

    Reply
    • admin

      Reksadana Pendapatan Tetap (return lbh tinggi, risiko lbh tinggi) atau Pasar Uang (risiko sangat kecil, return kecil). Keduanya menawarkan return diatas tabungan pendidikan.

      Untuk asuransi, Anda akan lebih efisien beli asuransi term life (cek disini) karena premi terjangkau dengan uang pertanggungan besar.

      Reply
  11. Reksadana mengapa perlu

    […] bukan lagi pilihan tetapi kewajiban. Kecuali baru dapat warisan atau menang lotre, kebutuhan akan biaya sekolah, dana pensiun, uang muka rumah, hanya bisa dipenuhi dengan […]

    Reply
  12. key kasih

    admin baby sy 7bln rencana Mau sisihkn uang 500rb bwt dy kulh nanti.Чªήğ bagus tabungan pendidikan ato reksadana

    Reply
    • admin

      Kalau untuk kuliah, artinya jaraknya masih lama, sebaiknya Reksadana karena hasilnya jauh lebih optimal. Tabungan Pendidikan bunganya 3 sd 6%; biaya pendidikan naiknya 10%. Reksadana bisa diatas 20% dalam jangka panjang.

      Reply
  13. deri

    gak salah itung min, masak klu sekarang per bulan 1 juta, lima tahun lg dgn kenaikan 15% pertahun jd 6,7 jt perbulan. itu hitung pake matematika atau akuntansi yang gimana ya

    Reply
  14. Dien

    Admin, saya memiliki putri berusia 1.5 thn. Setahun lalu saya sudah membuka asuransi unit link (asuransi kesehatan+investasi) dgn premi sebesar 1jt/bln utk persiapan biaya kuliahnya di usia 17-18 thn nanti. Menurut saran anda apakah asuransi tsb perlu saya hentikan dan pindahkan ke reksadana? Artinya saya akan rugi +/- 12 jt. Dalam 2-3 thn kedepan saya juga berencana utk membeli rmh melalui kpr dan saat ini sdh mengumpulkan 60jt. Apakah sebaiknya dana tsb saya investasikan ke reksadana juga? Mohon dibantu pencerahannya. Terima Kasih

    Reply
  15. Imanuel Ginting

    dari tadi admin menyinggung tentang kelebihan reksa dana .
    dan kali ini saya mau tanya apa2 saja resiko buruk dari reksa dana ??
    Terimakasih .

    Reply
    • admin

      Reksadana itu instrumen investasi. Risikonya adalah risiko investasi. Misalnya, jika Reksadana saham, nilainya bisa naik dan turun.

      Reply
  16. anonymous

    Admin yang terhormat,
    Ulasan nya sangat baik dan jelas mengenai tabungan rencana, atau apapun namanya…. (dipotong oleh admin)

    Reply
    • admin

      Kami selalu menerima setiap comment dengan terbuka. Apapun itu comment-nya. Tapi, comment dengan identitas yang tidak jelas, contohnya seperti ini, tidak akan kami terima.

      Kejelasan identitas menunjukkan bahwa orang tersebut bersedia berdiskusi dengan terbuka dan beradab.

      Reply
  17. MEGA

    SAYA RENCANA MAU ASURANSI PENDIDIKAN UNTUK ANAK USIANYA MASIH 10BLN PGN CARI YNG TEPAT MINTA SOLUSI DONG

    Reply
      • keysha

        halo admin.
        sy berencana untuk mengambil asurasi pendidikan untuk anak sy yang masih 5bln.
        untuk reksadana ini, ada bahasan mengenai untung dan rugi.
        paling tidak untuk resiko terburuk di reksadana ini seperti apa.
        mohon bantuan nya.
        maaf saya awam min.

  18. sadar-asuransi

    Penjelasanya saya setuju sekali. Reksadana bisa menjadi pilihan untuk mengakali inflasi. Untuk perlindunganya bisa menggunakan term life dan jaminan penghasilan.

    Reply
  19. desy

    usia anak saya 1 tahun, saya masih bingung antara memilih tabungan pendidikan atau reksadana. Karena untuk reksadana saya masih belum paham betul. Mohon di bantu ya

    Reply
  20. eddy

    Saya ingin investasi jangka panjang di RD sekitar 20-30 thn sebesar 500rb-1jt/bln untuk biaya pensiun dan pendidikan anak.
    1. Berapa return yang saya peroleh?
    2. apakah ada resiko kehilangan dana yang sdh diinvestasikan di RD?

    Reply
    • admin

      (1) Return itu terganting jenis Reksadana apa yang dipilih. Ingin tahu klik Cara Memilih Reksadana.

      (2) Risiko kehilangan dana di Reksadana PASTI ada karena Reksadana adalah investasi. Kalau mau aman, jangan investasi, tapi taruh di tabungan dimana uang ada secara fisik utuh tapi daya belinya merosot karena inflasi.

      Reply
  21. ITA

    Saya mendaftarkan anak saya di tab. pendidikan, alasannya tentu saja karena tab. pndidikan dirasa aman. Anak saya juga saya asuransikan di Prudential (investasi+proteksi), alasannya tergiur pengembangan dana dengan asumsi nilai investasi tinggi. Klo saya tambah reksadana bagaimana ya? Mohon bantu..

    Reply
    • admin

      Pertanyaannya “Apakah Dana yang Anda simpan di Tabungan dan Unit Link itu cukup untuk biaya sekolah nanti”. Untuk apa aman, kalau nantinya pun And harus menombok banyak.

      Saya sangat mendukung investasi di Reksadana karena menurut saya itu investasi terbaik dibandingkan Unit Link dan Tabungan Pendidikan.

      Reply
      • ITA

        Sepertinya msh nombok… Terus terang klo reksadana blm faham.. Berkali-kali saya ditawarin dari bank untuk ikut reksadana tp tdk prnah saya gubris. karena takut akan resikonya. Mohon kasih penjelasan singkatnya saja ya.. Terima kasih..

      • admin

        Kenapa Anda berani taruh uang di Unit Link/Prudential tapi tidak berani di Reksadana ? Itu tidak masuk akal karena resiko di Reksadana dan resiko di Unit Link/Prudential itu SAMA.

        Unit Link menaruh uangnya di Reksadana.

  22. gusti

    Saya sdh 8 thn masuk pruden, skrg lagi cuti premi. rncn nya mau aktivin lagi, mnrt bapak lbh bagus di aktivin lagi atau pindah ke reksadana ? (saya 37 thn dan tdk punya asuransi jiwa murni).

    Thanks

    Reply
    • admin

      Saya lebih suka Reksadana untuk investasi karena potongannya tidak ada. Unit Link banyak potongan biayanya.

      Reply
  23. lisde

    dear admin

    saya termasuk ortu yang Konvensional dalam hal menyimpan duit. biasanya klo ada duit lebih saya lebih suka menabung di bank atau di depositokan ( yang tidak terlalu beresiko ). karena saya tipe orang yang agak takut ambil resiko jika melakukan investasi spt Reksanada. rencananya saya mau buka tabungan pendidikan buat anak saya yang sekarang berumur 10 bulan..kira kira tabungan atau asuransi pendidikan apa yang paling bagus yah..yang bisa memberikan hasil timbal balik sesuai kenaikan inflasi setiap tahun ? memiliki Bunga atau hasil yang baik tapi memiliki resiko yang kecil.. Mohon penjelasan dan arahnnya

    Terima Kasih

    Reply
    • admin

      Untuk mengejar inflasi, saya tidak rekomen tabungan pendidikan karena bunganya rendah dan masih dipotong pajak.

      Saya menyarankan Reksadana. Reksadana juga ada yang aman, yaitu Reksadana Pasar Uang, yang return-nya diatas Tabungan Pendidikan.

      Reply
      • nurul

        Mas Admin.
        dengan kondisi ekonomi seperti sekarang bagaimana?
        saya sudah berinvestasi ke RD dan bahkan RDPT pun tergerus returnya dgn kondisi seperti skrg.

        menurut mas apakah masih aman berinvestasi di saham? saya pengen jadi investor sih bukan trader. jadi ada rencana RD mau dialihkan ke saham blue chip untuk investasi uang sekolah anak 6tahun lagi SMP, dan kebutuhan kuliahnya 12 tahun lagi.

      • admin

        Selama tujuan Anda masih jangka panjang, return naik turun tidak masalah. Investasi itu selalu menghadapi masalah naik turun return. Memang seperti itu nature-nya. salam

  24. A.rusmadi

    Sy ingin mengikuti tabungan pendidikan untuk anak sy yg masih berumur 10 bulan.kira2 Bank apa saja yang menerima untuk tabungan pendidikan,dan cara nya untuk angsuran atau pembayarannya bagaimana, dan berapa biaya untuk perbulannya.Trmksh

    Reply
    • admin

      A Rusmandi,

      Hampir semua bank menyediakan Tabungan Pendidikan. Silahkan datang ke kantor cabang, nanti bicara dengan Customer Service.

      salam

      Reply
  25. Likwan Sar

    Intinya RD hoki”an, tidak ada kepastian juga disana.. mau return yang tinggi, resiko pun harus tinggi.. tabungan pendidikan tempat yang aman, namun lemahnya di inflasi.. admin, ada tidak tabungan yang aman dengan tidak adanya resiko & inflasi?

    Reply
    • admin

      Likwan,

      Di investasi tidak ada yang Return Tinggi Risiko Rendah. Tidak Ada yang seperti itu. kalau mau risiko rendah, ya return rendah. sebaliknya, jika ingin return tinggi harus berani ambil yang risikonya tinggi.

      Kenapa bisa bilang Reksadana itu ‘hoki’ ? apa buktinya? ada datanya ?

      salam

      Reply
  26. Dedi

    Dear Admin,

    Saya berencana untuk menyisihkan uang sebesar 1mio/bln untuk keperluan pendidikan ke2 anak saya yang masih berumur 3 & 2 tahun. Menurut bapak, selain saya berinvest ke RD & gold, saya berniat untuk daftar ke Pro-Graduate. Apakah pilihan saya sudah tepat? Dan bila saya memilih RD, jenis apa yang tepat untuk memulainya?

    Thanks and Regards,
    Dedi

    Reply
  27. andi novianto

    Sepertinya anda salah hitung. Jika uang sekolah sekarang perbulan 1 jt, dan dengan kenaikan tiap tahun sebesar 15%, maka 5 tahun lagi, biaya sekolah perbulan menjadi sekitar 2 jutaan, bukan 6,7 juta. Bisa disharing darimana angka 6,7 jt diperoleh ?

    Reply
  28. dwi

    Sy wanita usia 36 tahun. Anak saya usia 4.5 tahun…Saya punya dana tunai 50 juta..sy ikutkan tabungan pendidikan atau reksadana…suami sy usia 63 tahun seorangka konsultan.tidak punya asuransi jiwa.Kami tidak punya dana tunai utk biaya sekolah anak..tapi ada 3 rumah dan tanah untuk persiapnya kuliah..bgm menurut bapak..tabungan seperti apa yg hrs sy ambil untuk anak saya

    Reply
    • admin

      pertama, harus beli asuransi jiwa untuk memberikan proteksi kepada anak jika ortu terkena musibah. Kedua, Reksadana lebih baik karena return lebih tinggi dari tabungan pendidikan. Pilih Reksadana Pasar Uang utk jangka pendek (SD/SMP) dan Reksadana Saham utk Jangka Panjang (SMA/Kuliah). salam

      Reply
  29. Anissa Oktavianti

    Salam Pak, saya wanita 31 tahun, sedang menunggu kelahiran anak pertama, rencananya saya mau sedini mungkin mempersiapkan dana pendidikan untuk anak saya. setelah diskusi dengan beberapa teman, ada yang menyarankan untuk ikut di Bumiputra, nah saya sempat cari tahu ternyata da 2 produk pendidikan yakni ‘ Mitra Cerdas & Mitra Beasiswa’. dari uraian masing-masing produk, yang lebih menguntungkan untuk diambil kiranya yang mana/ karena saya kurang memahami sepenuhnya.Terima Kasih.

    Reply
  30. Raini aihara

    Mlm mas admin
    Saya ingin bertanya mengenai asuransi kesehatan. Bgmn ya cr memilihnya?
    Mohon informasinya

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published.