7 Masalah Bank Mandiri Internet Banking Mobile 2018 Perlu Anda Ketahui

  • January 24, 2019

Sebagai pengguna Mandiri internet banking mobile, saya membandingkan fitur produk bank BUMN ini dengan GoMobile CIMB Niaga dan Permata Mobile. Dari situ, saya melihat 7 masalah di Bank Mandiri Mobile yang perlu ketahui dan waspadai.

Saya menggunakan Bank Mandiri Mobile awalnya karena ‘terpaksa’. Jujur, karena pembayaran e-toll, saya menggunakan Bank Mandiri ib bank.

Seiring waktu, saya merasakan fitur Mandiri Mobile mulai berkembang. Pelan – pelan saya merasakan keunggulan mereka dibandingkan aplikasi mobile banking dari bank lainnya.

Sementara itu, saya tidak hanya memakai satu aplikasi mobile banking saja (pasti Anda juga !). Ada beberapa aplikasi lain yang saya unduh di HP android saya.

Nah, karena ingin memberikan saran agar Mandiri Mobile lebih baik lagi, yang mana itu yang saya harapkan, saya membandingkan fitur Bank Mandiri dengan GoMobile CIMB Niaga dan Permata Mobile di 2018.

Saya ingin melihat fitur-fitur mana yang bisa diperbaiki untuk menjadi aplikasi mobile banking terbaik.

Masalah Mandiri Internet Mobile Banking

Ada sejumlah fitur mobile banking yang sering saya gunakan yang bisa saya bandingkan di antara ketiga aplikasi ini.

#1 Cara Login Internet Mobile Banking

Mandiri Mobile Internet banking

Satu hal yang Mandiri Mobile ib belum ada adalah akses login dengan sidik jari, finger print, untuk membuka aplikasi mobile. Akses finger print sudah dipakai di GoMobile Niaga dan Permata Mobile.

Keuntungan menggunakan finger print yang saya rasakan adalah:

Pertama, nasabah tidak perlu menulis user ID dan password untuk membuka aplikasi. Cukup menempelkan finger-print di belakang HP yang sudah disediakan untuk membaca sidik jari.

Dengan cara ini, proses akses bisa lebih cepat dibandingkan harus menuliskan user ID dan password.

Kedua, jujur ini yang paling painful buat saya, yaitu saya harus selalu mengingat dan mengganti password setiap waktu jika menggunakan akses USER ID, sementara dengan sidik jari, saya tidak perlu mengingat-ingat password dan tidak harus mengganti password secara rutin.

Karena sidik jari itu unik, kita hanya perlu sekali rekam dan tidak perlu mengganti – ganti setiap waktu.

#2 Tidak Bisa Dipakai Saat di Luar Negeri

Awalnya, saya tidak percaya ketika teman yang baru kembali dari berlibur di Rusia menceritakan bahwa dia kalang kabut saat disana karena Mandiri Online tidak bisa dibuka di luar negeri sementara dia harus secara rutin memantau mutasi rekening di Mandiri Online.

Tetapi, kemudian saat cari di internet, saya menemukan kasus sama. Ini cuplikan dari e-mail pembaca ke redaksi salah satu media online:

“Saya adalah salah satu nasabah yang baru joint dengan Bank Mandiri mengingat kondisi saya yang banyak travelling. Maka saya tertarik untuk melengkapinya dengan fasilitas internet banking.

Tetapi, bayangan kemudahan yang ditawarkan tidak sesuai kenyataan. Saya sama sekali tidak bisa mengakses situs Bank Mandiri kalau saya berada di luar negeri.

Saya sudah berusaha dengan beda-beda jaringan. Juga komputer. Tapi, tetap saja situs Bank Mandiri tidak bisa terbuka sama sekali. Terus apa artinya ini kalau dari luar negeri tidak bisa diakses.

Tentu sangat useless sekali mengingat nasabah juga dikenakan biaya administrasi. Saya mohon Bank Mandiri menindaklanjuti demi kenyamanan nasabah. Bank-bank yang lain sangat mudah diakses di mana pun kita berada. Terima kasih.

Pengalaman saya selama ini jalan – jalan ke luar negeri tidak pernah ada masalah dalam membuka dan mengakses aplikasi mobile banking lain, yaitu GoMobile Niaga, Permata Mobile dan BCA m-banking.

Saya memang belum pernah menggunakan Mandiri Mobile ketika travel ke luar Indonesia karena penggunaan terutama untuk top-up e-toll. Namun, share cerita di atas menjadi hal yang perlu perhatian seandainya ke luar negeri dengan hanya membawa Mandiri Mobile.

Hal yang saya kaget juga adalah Mandiri Online tidak memiliki fitur transfer ke bank luar negeri. Fitur yang menurut saya cukup diperlukan, terutama bagi yang melakukan bisnis internasional.

Di GoMobile, fitur transfer ke bank luar negeri tersedia, sehingga nasabah bisa melakukan pengiriman uang ke luar negeri dengan mudah at anytime anywhere lewat aplikasi GoMobile Niaga.

#3 Laporan Mutasi Rekening Terbatas

Kebutuhan akan laporan mutasi rekening penting untuk memantau pergerakkan dan keluar masuk dana di rekening. Sayangnya, laporan mutasi rekening dalam beberapa bulan ke belakang belum disediakan di Mandiri Mobile.

Saat ini, Mandiri Mobile hanya menyediakan laporan mutasi rekening untuk periode waktu yang terbatas, yaitu maksimum 31 hari ke belakang atau 1 bulan.

Yang lebih sulit lagi adalah laporan mutasi rekening yang ada tersebut tidak bisa di download. Kita hanya bisa membaca di layar ponsel.

Jadi, kalau ingin merekap laporan mutasi rekening dari Mandiri Mobile, saya harus mencatat kembali secara manual. Atau pindah ke internet banking Mandiri yang menyediakan fasilitas mutasi rekening.

Sementara, GoMobile CIMB Niaga cukup mewah untuk fitur ini dengan menyediakan download atau kirim account statement ke alamat email sampai 6 bulan terakhir. Ini contoh yang saya screen capture dari aplikasi:

aplikasi GoMobile Niaga CIMB

PermataMobile lebih menarik lagi. Anda bisa melihat transaksi hingga 12 bulan ke belakang dalam bentuk laporan rekening.

#4 Tidak Bisa Screen Capture

Nah, ini fungsi yang sampai hari ini saya tidak paham, kenapa tidak bisa saya lakukan di Mandiri Mobile.

Tidak bisa melakukan screen-capture di Mandiri Mobile. Betul, tidak bisa screen-capture, ajaib kan !

Saat saya melakukan screen-capture, hasilnya ‘blank’, warna hitam di layar. Saya coba screen capture yang berbeda – beda di Mandiri Mobile, namun semua hasilnya sama.

Di GoMobile Niaga, BCA m-Banking, Permata Mobile dan aplikasi mobile banking lainnya, saya selalu berhasil melakukan screen – capture. Hanya di Mandiri Mobile saya tidak bisa screen-capture.

Saya tidak tahu, kenapa fasilitas screen-capture dihilangkan di Mandiri Mobile. Jika alasannya security, seharusnya bank-bank lain yang memiliki aplikasi mobile banking pasti sudah mengikuti. Tetapi ini kan tidak.

#5 Pembayaran dan Transfer Scan QR

Satu inovasi lain yang sementara ini belum ada di Mandiri Mobile adalah penggunaan scan QR atau QR code untuk melakukan transaksi pembayaran dan transfer uang. Scan QR membantu nasabah untuk bisa dengan mudah dan cepat melakukan transaksi.

GoMobile menawarkan scan QR sebagai fitur terbaru.

Caranya mudah, saya hanya perlu (1) pilih menu pindai (scan) di GoMobile; (2) saya scan barcode QR di merchant dengan nominal yang sudah tercantum dan diinput oleh merchant; (3) saya konfirmasi untuk pembayaran dan pilih sumber dana yang diinginkan : Tabungan, Kartu Kredit atau Rekening Ponsel; (4) Saya lakukan konfirmasi pembayaran dengan memasukkan pin Go Mobile 2 dari 6 password yang ada dan akan mendapatkan Notifikasi dari Go Mobile apabila transaksi telah berhasil mendebet sumber dana Nasabah (transaksi berhasil dilakukan).

#6 Tawaran Pinjaman

Satu hal yang membedakan Permata Mobile dengan Mandiri Internet Banking Mobile dan GoMobile CIMB adalah ada penawaran pengajuan pinjaman lewat aplikasi mobile banking.

Di PermataMobile, saya bisa mengajukan aplikasi KTA, KPR dan Kartu Kredit secara online, sementara di Mandiri Mobile dan GoMobile CIMB belum bisa mengajukan aplikasi pinjaman.

Permata Mobile KTA

Pengajuan pinjaman di mobile banking merupakan sebuah kemudahan buat nasabah bank. Sehingga fitur ini cukup menarik. Apalagi, saat ini bank menghadapi persaingan tajam dari Fintech yang menawarkan pengajuan pinjaman secara online.

#7 Pembelian Reksadana

Fitur lain yang ditawarkan PermataMobile dan berbeda dengan GoMobile dan Mandiri Mobile adalah investasi Reksadana. Melalui aplikasi PermataMobile, nasabah bisa membeli atau mencairkan Reksadana.

Menurut saya, reksadana adalah investasi yang menarik karena menawarkan keuntungan lebih tinggi, minimum investasi kecil dan memberikan diversifikasi investasi yang penting dalam rencana keuangan keluarga.

Dengan reksadana bisa dibeli secara online di PermataMobile itu berarti mempermudah nasabah untuk mengakses alternatif investasi.

Kesimpulan

Meskipun punya beberapa kelemahan yang saya sebut diatas, saya tetap dan akan memakai Mandiri Mobile. Kenapa ?

Karena pengisian e-toll. Fitur top-up e-toll ini yang tidak dimiliki oleh GoMobile dan Permata Mobile. Sementara, buat yang tinggal dan bekerja di Jabodetabek, e-toll sangat sangat penting.

Menurut saya, banyak kesempatan buat Mandiri Mobile memperbaiki fitur mereka agar lebih baik dan lebih bermanfaat atau paling tidak setara dengan aplikasi mobile banking bank – bank lainnya.

2 Responses

  1. link alternatif 18hoki

    Makasi, infonya sangat bermanfaat. Saya pembaca
    setia di blog ini. Kontennya bener-bener joss…

    Reply
  2. 18hoki

    Min, saya mau tanya gimana sih caranya bisa konsisten dan punya konten bagus kayak gini.

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published.