Tabungan Pendidikan dan Asuransi Pendidikan Risikonya Sangat Berbeda

  • March 20, 2014

Banyak nasabah bank yang menyamakan tabungan pendidikan atau rencana dengan asuransi pendidikan unit – link. Padahal, keduanya memiliki risiko dan karakteristik yang sangat berbeda. Kesalahan ini seringkali menimbulkan permasalahan bagi nasabah dan juga bagi bank. 

Perlu memahami perbedaan keduanya, sebelum membeli, sehingga tidak salah pilih.

Di koran, saya beberapa kali membaca nasabah komplain kenapa nilai tabungan pendidikannya berkurang. Setelah diselidiki oleh bank, ternyata nasabah itu bukan membuka tabungan pendidikan, namun masuk ke asuransi pendidikan unit – link dimana saat itu kinerja investasi sedang menurun. Komplain nasabah ini terjadi karena pemahaman yang keliru soal mana tabungan pendidikan dan mana asuransi pendidikan berbasis unit – link.

Memang, jika hanya dilihat sekilas dan tidak diteliti cermat, keduanya tampak serupa. Sama – sama untuk menyiapkan dana pendidikan, memberikan proteksi asuransi dan investasi. Ditambah lagi, banyak nasabah yang memiliki literasi keuangan yang masih rendah.

Selain itu, di beberapa kantor cabang bank, saya amati bahwa posisi serta setting tempat duduk financial advisor (sales) bancasssurance, yang menjual unit – link, berdampingan dengan customer service. Implikasinya, nasabah kerap menganggap financial advisors bertugas sama dengan customer service, termasuk menjual produk tabungan.

Tabungan vs Asuransi

Brosur dua produk yang berbeda ini pun hampir mirip. Dibawah ini adalah gambar brosur yang saya peroleh dari cabang Bank Mandiri. Yang satu adalah brosur tabungan rencana sedangkan yang satu lagi adalah brosur asuransi pendidikan. Sekilas keduanya tampak serupa, sama – sama memberikan janji membantu mempersiapkan dana pendidikan anak.

Brosur Tabungan Pendidikan & Asuransi Pendidikan Tampak Serupa

tabungan pendidikan

Oleh karena itu, saya ingin mengingatkan dan menggarisbawahi bahwa tabungan pendidikan atau rencana BERBEDA dengan asuransi pendidikan. Keduanya memiliki risiko dan return yang sama sekali berbeda. Salah pilih produk membuat kebutuhan Anda tidak terpenuhi, atau bahkan merugikan.

Perbedaan Tabungan Pendidikan dan Asuransi Pendidikan

Apa saja perbedaannya?

Pertama, Tabungan pendidikan atau rencana adalah produk bank. Karena itu, tabungan ini dijamin oleh LPS (sampai jumlah tertentu dan mengikuti ketentuan bunga maksimum). Jika bank collpase, nilai tabungan aman karena ada jaminan dari LPS.

Sementara, asuransi unit – link bukan produk yang dikeluarkan atau dijamin oleh bank. Asuransi unit – link adalah produk perusahaan asuransi. Bank hanya berperan sebagai agen penjual unit – link. Financial advisors yang duduk di kantor cabang bukan pegawai bank, melainkan pegawai perusahaan asuransi.

Kedua, tingkat keuntungan (bunga) tabungan pendidikan itu pasti. Apa artinya ‘pasti’? Jika bank sudah menetapkan bunga tertentu, maka nasabah akan memperoleh pembayaran bunga sebesar itu. Tidak lebih tidak kurang. Karena sifat bunga yang pasti tersebut, nilai simpanan di tabungan tidak akan pernah berkurang.

Sementara, tingkat keuntungan di asuransi pendidikan unit – link tidak pasti atau tidak dijamin, tergantung kinerja investasi yang dipilih dan risiko investasi. Jika memilih reksadana saham sebagai instrumen investasi, maka fluktuasi harga saham dan gejolak di pasar modal sangat mempengaruhi naik turunnya nilai dana investasi dalam asuransi unit – link.

Karena keuntungan yang tidak pasti, nilai investasi di unit – link bisa turun, tetap atau bertambah. Penurunan terjadi, misalkan, karena kinerja investasi yang sangat buruk sehingga menggerus, tidak hanya keuntungan, tetapi juga modal awal.

Namun, perlu pula dipahami, bahwa asuransi unit – link bisa menghasilkan tingkat keuntungan yang berlipat diatas keuntungan tabungan pendidikan atau rencana. Kalau di tabungan, keuntungan itu pasti, sementara keuntungan di asuransi unit – link bisa tidak terbatas. Disini berlaku hukum, “high risk high return”.

Yang perlu diingat bahwa tingkat investasi yang digambarkan dalam proposal asuransi unit – link adalah ilustrasi berdasarkan kinerja masa lalu. Hasilnya, bisa sama, lebih rendah atau lebih tinggi. Dan yang paling penting diingat bahwa dibalik janji return yang tinggi, selalu hadir risiko yang tinggi. Begitu pula sebaliknya.

Ketiga, nilai proteksi asuransi di tabungan pendidikan umumnya lebih rendah dibandingkan unit – link. Kenapa? karena premi untuk proteksi asuransi di tabungan pendidikan umumnya gratis. Bank yang membayar preminya, sehingga jumlah pertanggungan terbatas. Misalnya, produk sebuah tabungan pendidikan hanya mengganti sampai maksimum jumlah setoran tertentu, lebih dari itu tidak diganti.

Sementara, proteksi di asuransi pendidikan nilainya boleh dikatakan tidak terbatas. Karena dibayar oleh nasabah sendiri, nilai pertanggungan tergantung kemampuan nasabah membayar premi.

Bagaimana Memastikan Tabungan atau Asuransi Pendidikan

Jika bingung dan ingin memastikan apakah produk yang Anda pilih adalah produk tabungan dan bukan unit – link. Atau sebaliknya. Berikut tips hal yang sebaiknya Anda tanyakan dalam memilih produk ini.

Pertama, tanyakan apakah produk ini dijamin oleh bank atau tidak. Jika dijawab tidak, maka pasti produk itu bukan Tabungan Pendidikan. Kemungkinan itu adalah unit – link.

Sebaliknya, jika dijamin oleh bank, produk itu adalah tabungan. Dan bukan unit – link.

Kedua, tanyakan apakah return (tingkat keuntungan) tersebut hasilnya pasti atau tidak. Jika dijawab pasti, itu artinya tabungan pendidikan.

Sebaliknya, jika return disebut tidak pasti, itu artinya unit – link. Hasil unit – link tidak pasti, tergantung kinerja investasi pilihannya.

Biaya Pendidikan

Dua pertanyaan sederhana ini cukup untuk mementukan, apakah ini produk tabungan atau produk unit – link. Dengan panduan singkat ini, moga – moga Anda mengerti penawaran produk keuangan secara lebih cerdas dan  tidak salah memahami produk yang ditawarkan.

Jika ingin memahami lebih jauh soal tabungan pendidikan, termasuk risiko terbesarnya apa, simak di artikel ini. Serta bagaimana mengelola keuangan keluarga dapat baca di artikel ini.

Update:

Silahkan simak artikel mengenai tips dan trik menghindari kesalahan-kesalahan dalam Asuransi Pendidikan.

114 Responses

  1. Ririn

    ternyata menyimpan uang di suatu tempat selalu ada resiko nya ya mas. Jadi kita harus bisa memilih resiko yang kecil hehehe 😀

    Reply
    • admin

      Terima kasih sudah berkunjung. Pahami kebeutuhan kita sebelum berinvestasi. Itu yang penting. Salam.

      Reply
  2. Parfum Shop

    Mau bertanya pak tentang Tabungan Pendidikan

    Jika pihak orang tua meninggal sebelum masa menabung selesai, bagaimana dengan tabungan anak ini ?
    misal kontrak 5 tahun harusnya dapat 50 juta, tetapi jalan 2 tahun, sudah ada musibah.
    apakah anak tetap mendapat 50 juta sesuai kontrak ? atau anak akan mendapat dana proporsional selama 2 tahun + uang pertanggungan jiwa ?

    terima kasih

    Reply
    • admin

      Terima kasih sudah berkunjung. Pada saat membeli tabungan pendidikan terdapat perlindungan asuransi jiwa jika orang tua atau pihak yang membayar tabungan pendidikan meninggal dunia. Berapa nilai yang ditanggung ketika orang tua meninggal tercantum dalam asuransi tersebut. Sementara, pencairan asuransi di tabungan pendidikan, ada dua cara. Pertama pembayaran lump-sum dimana nilai uang pertanggungan langsung dibayarkan. Kedua, pembayaran cicilan tabungan pendidikan dilanjutkan oleh pihak asuransi sampai selesai. Salam

      Reply
  3. yuli

    halooo
    pertanyaan saya, konyol gak klo saya dg penghasilan yg cukup tiap bulan -cukup lho ya bukan besar- ingin mempunyai tabungan pendidikan sampai minimal sarjana utk dua anak, tabungan pensiun dan investasi jk pnjng, misalnya tanah/usaha dagang franchise/bisnis:D
    ??? gimana caranya 🙂
    tks

    Reply
    • admin

      bisa sekali. produk asuransi dan investasi sudah sangat beragam saat ini. berbagai kebutuhan sudah ada solusi produknya. tergantung kita siap tidak untuk mulai komitmen dan dispilin menyisihkan simpanan untuk masa depan kita dan anak-anak. saya butuh beberapa data Anda untuk bisa membuat rekomendasi. saya sudah kirim via email data yang dibutuhkan. salam

      Reply
  4. Jafar

    Kalau kita ingin dpt manfaat pd setiap jenjang pendidikan (SD, SMP, SMA, PT) manajah jenis tabungan terbaik/bank rekomended?

    Reply
    • admin

      Pakai Reksadana + Asuransi Tradisional. Hasilnya jauh lebih optimal dibandingkan tabungan pendidikan. Bunga tabungan pendidikan jauh dibawah kenaikkan biaya sekolah, alhasil Anda harus menabung luar biasa banyak supaya simpanan di tabungan pendidikan mencukupi biaya sekolah.

      Reply
  5. ari

    artikel yang menarik banget. cuma saya masih bingung untuk menentukan besaran tabungan pendidikan atau asuransi pendidikan yang harus dikeluarkan tiap bulan untuk mencukupi kebutuhan pendidikan anak. apakah ada perhitungannya?

    Reply
    • admin

      berapa kebutuhan biaya pendidikannya? tentukan itu dulu baru hitung mundur mau nabung berapa. Anda harus survei ke sekolah yang dituju kemudian prediksi biaya sekolah di tahun dimana anak masuk sekolah dengan kenaikkan sekitar 10% setahun.

      Reply
  6. memey

    Pak, untuk bisa berinvestasi di reksadana, apakah perlu uang banyak?dan untuk manajer investasi bisakah direkomendasikan? terima kasih sebelumnya

    Reply
    • admin

      Tidak. Cukup rp 250 ribu sudah bisa investasi reksadana. bahkan saya dengar ada yg bisa rp 100 ribu. cek disini utk belajar Reksadana lebih jauh. Soal Manajer Investasi, kebutuhan dan tujuan investasi Anda apa? pilih Manajer Investasi yang sesuai kebutuhan Anda. Kebutuhan saya mungkin berbeda dengan Anda.

      Reply
  7. oktovianus

    Pak, untuk memilih tabungan pendidikan untuk anak2 nantix,
    apakah sy sdh bisa memulai skrng? Tapi skrng ini sya masih single pak…
    Dan klo bisa memulai tabungan pendidikan, bagusnya dmna pak? Mohon infox pak. Tq
    Salam Sukses

    Reply
    • admin

      Bagus sudah mulai sejak dini. Anda akan bisa mendapatkan hasil yang lebih baik dengan investasi yang lebih ringan karena waktu investasi Anda masih panjang. Daripada tabungan pendidikan, saran saya lebih baik Reksadana karena return lebih tinggi dan lebih fleksibel.

      Reksadana sangat bisa digunakan untuk persiapan dana pendidikan. kalau nanti ternyata tidak jadi, bisa dirubah untuk dana pensiun.

      Coba cek disini soal Reksadana. Penjelasannya komplit disitu.

      Reply
  8. Dieta

    Pak saya juga boleh ga Pak mendapatkan review atas pengaturan keuangan yg telah sy lakukan selama ini? Apakah sdh tepat / blm.
    Data apa saja Pak yg Bapak perlukan dan dikirim kemana?
    Trims sebelumnya.

    Reply
  9. ical sebastiantakaa@yahoo.co.id

    artikel yg sangat2 bermanfaat banget,jujur saya masih binggung tentang dunia keuangan,asuransi dan tabungan pendidikan yg pengen saya punya,dengan penghasilan yg cukup kira2 yg cocok untuk aku apa ya, untuk pendidikan anaka saya,boleh sharing lebih lanjut via email kah?terimakasih

    Reply
  10. gusti

    Saya mau tanya… Menurut bapak tabungan pendidikan yg bagus dari bank apa ya? Thx

    Reply
  11. husen

    sy pernah di tawarin agen asuransi pendidikana- unit link. dlm jangka waktu 10 thn. hitungan 10 thn kedpn anak sy mau kuliah, sy berncana mau ambil tuk biaya kuliah anak sy, pd saat itu nilai unit link turun atau tdk sesuai dgn harpn, berarti anak sy bs tertunda melanjutkan pendidikn’a? apakah lebih baik ber investasi di property.tks.

    Reply
    • admin

      setiap investasi pasti punya risiko. Di property pun pasti ada risikonya. Bohong kalau ada yang bilang investasi di properti tanpa risiko. kalau aman taruh di tabungan, tapi bunganya 3% setahun.

      yang ibu perlu pastikan adalah cukup tidak uang dari asuransi pendidikan tersebut untuk membiayai anak ibu kuliah nanti. Dari sekarang sudah bisa diprediksi kira-kira berapa biaya kuliah anak ibu nanti, kemudian cocokan dengan proposal asuransi yang ibu miliki. apakah dana dari asuransi cukup atau tidak.

      kemudian, apakah ibu sudah punya asuransi jiwa dengan uang pertanggungan yang memadai untuk melindungi anak ibu, jika terjadi sesuatu dengan ibu. cek di asuransi pendidikan, yang ibu punya, berapa nilai uang pertanggungannya.

      Reply
  12. Survei Tabungan Pendidikan Anak: Bank Mandiri, CIMB Niaga dan BNI

    […] Satu hal lagi, tabungan rencana atau tabungan pendidikan itu berbeda dengan asuransi unit – link. Kesalahan pemahaman ini bisa menjerumuskan Anda karena keduanya punya risiko dan fitur yang completely different. Supaya tidak salah ambil, simak tulisan selanjutnya mengenai perbedaan Tabungan Pendidikan dan Asuransi Pendidikan Unit – Link. […]

    Reply
  13. lolyta

    anak saya usianya 1,6 bulan, rencananya saya ingin mengambil asuransi pendidikan yang bisa di klaim saat dia masuk sd, smo, sma hingga pt. asuransi pendidikan seperti apa yang sebaiknya saya ambil, dengan asumsi jika saya tidak bisa lagi membayar premi uangnya bisa saya ambil kembali.tk

    Reply
      • ıstı

        Tolong kırım kan juga ke emaıl saya jawaban pertanyaan dr ıbu yang ını pak … Terıma kasıh banyak sebelumnya.

        anak saya usianya 1,6 bulan, rencananya saya ingin mengambil asuransi pendidikan yang bisa di klaim saat dia masuk sd, smo, sma hingga pt. asuransi pendidikan seperti apa yang sebaiknya saya ambil, dengan asumsi jika saya tidak bisa lagi membayar premi uangnya bisa saya ambil kembali.tk

      • admin

        Isti,

        Kami tidak menyarankan asuransi pendidikan. Simulasi dana pendidikan kami sarankan, kami kirim via email.

        salam

      • Aeyra Nuha

        Salam..
        Mohon kirimkan juga pak.Terimakasih.

  14. cherly

    saya ingin merencanakan pendidikan untuk anak saya. tabungan/asuransi pendidikan yang cocok? skrg usia anak saya 8bln. tolong dibantu pak. terima kasih (apakah bisa untuk kesehatan+pendidikan saya ambil sekaligus)

    Reply
  15. Yoga

    saya ingin menjamin biaya pendidikan kuliah (PT) untuk anak saya. Saat ini usia baru 1 bulan. Inginnya yg model asuransi pendidikan dgn premi sekitar 300ribu-500ribu.
    Asuransi Pendidikan yg cocok yg mana ya kalo bisa sekaligus ada proteksinya?
    terima kasih pak

    Reply
  16. Kristian Lolong

    Salam sukses pak, thanks utk pencerahannya, anak saya baru usia 10 hari, namun saya mulai berpikir untuk mencari asuransi atau tabungan yang tepat untuk pendidiknya kelak berhubung umur saya 35 tahun alias sudah hampir tua. Boleh atau tidak kalau saya ikut reksadana atau asuransi dgn besaran 200rb-400rbu tp bisa mnjaminnya sampai selesai kuliah. Trimakasih pak, salam sukses. kris.

    Reply
    • admin

      Reksadana dan asuransi punya fungsi yang berbeda. Reksadana untuk investasi, asuransi untuk proteksi. meskipun saat ini sudah banyak produk 2in1, yaitu unit link. Soal unit link, bisa baca disini. Perlu lihat kondisi keuangan Anda untuk memutuskan produk apa yang sebaiknya dipilih.

      Reply
  17. Bintang Al Farisy

    Salam kenal pak..
    Mohon pencerahannya..
    saat ini saya berusia 31 Th baru mempunyai 1 org anak usia 15 bln.
    saya ingin mempersiapkan dana buat pendidikan dia nantinya mulai SD s/d Kuliah. kira – kira instrumen apa yang cocok untuk saya gunakan ya…

    Reply
    • admin

      Ada solusi yang bisa membantu untuk mencapai dana pendidikan yang bisa dicairkan di setiap jenjang (SD. SMP, SMA dan Kuliah). Jumlahnya relatif terjangkau, bisa mulai dari menabung 5 juta setahun. Kami perlu data-data keluarga Anda dan anak. Sudah kami kirim via email detailnya. Mohon dicek.

      Reply
      • elfis

        mas saya juga minta penjelasan spt pertanyaan Bintang Al Farizy tp bedanya, usia saya 40 thn, punya anak 2 (yang pertama 2 thn 7 bln dan yang kedua 9 bulan)

      • andre

        Pak, saya umur 34thn,anak saya lahir 7 mei 2o14,mohon informasi juga seperti yang bapak ceritakan, instrumen investasi yang bisa dicairkan SD,SMP,SMA sampai kuliah.
        Terimakasih Pak

  18. yanuar

    anak saya usianya 3 tahun, rencananya saya ingin mengambil asuransi pendidikan yang bisa di klaim saat dia masuk sd, smo, sma hingga pt. asuransi pendidikan seperti apa yang sebaiknya saya ambil, dengan asumsi jika saya tidak bisa lagi membayar premi uangnya bisa saya ambil kembali.
    Inginnya yg model asuransi pendidikan dgn premi sekitar 300 ribu/bulan.
    Asuransi Pendidikan yg cocok yg mana ya kalo bisa sekaligus ada proteksinya?

    Reply
    • admin

      Ada program dana pendidikan yang bagus dengan premi terjangkau. Perlu tahu data-data pribadi supaya analisa dan solusinya tepat. Kami kirim ke email.

      Reply
    • kris

      saya juga punya pertanyaan yg serupa dengan pak Yanuar, dengan premi sekitar 500Rb per bulan. Mohon info asuransi apa yang cocok yang didalamnya include proteksi. Atau barangkali ada yang termasuk juga asuransi kesehatan.

      Reply
      • admin

        Kami jawab via email. Perlu lihat data-data Anda untuk tahu apakah preminya bisa 500rb.

    • Khaidir

      Saya ingin menanyakan hal yg sama sperti Bapak Yanuar, mohon kiranya admin untuk email saya jg..Terimakasih

      Reply
  19. Joko

    Asslkm pak,

    saya sudah kirim email konsultasi ke alamat email diatas, mohon pencerahannya

    terima kasih
    salam sukses

    Reply
  20. photobooth wedding

    Assalamualaikum..
    Dear..
    Kami ingin merencanakan Tabungan / Dana dipersiakan untuk pendidikan (SD, SMP, SMA sampai PT) dengan menyisihkan kira2 Rp.500K setiap bulan, sebaiknya mempersiapkan dengan mekanisme seperti apa ya yang terbaik?

    Terima kasih.

    Reply
  21. rudi

    saya baru mulai di reksadana (reks. saham), tpi sblumnya sy sudah punya tab.pesiun(simponi). besaran jasa di simponi slma 2 th ini 8-10% per tahun, kalo mnrut pnglman bapak di reksadana yg bpk punya apakah jasanya bisa lbh besar dari tab. simponi?

    Reply
    • admin

      Reksadana Saham bisa diatas 20% per tahun. Tpai Anda perlu pahami risiko Reksadana Saham juga. Penjelasan lengkapnya baca disini.

      Reply
  22. rudi

    nanya lagi (maaf banyak nanya)
    saya baca kinerja panin dana maksima return sejak perdana sudah 7557,71 % (kira-kira sudah 18 tahun) apakah itu artinya kalo ikut dari awal lahir misal 10 juta maka uangnya sekarang adalah 10.000.000 x 7557,71 % = 755.711.000. apakah seperti itu?

    Reply
    • admin

      Secara total betul seperti itu. Tapi, dalam perjalanannya ada naik turun (fluktuatif), grafiknya tidak naik terus. Di saat anjlok itu, sebagai pemodal dituntut untuk tetap bertahan (tidak menjual Reksadananya). Kalau di saat harga anjlok, pemodal menjual Reksadananya, maka tidak bisa menikmati kenaikkan return sebesar itu.

      Reply
  23. Robby

    Selamat malam,

    Saya telah mengirimkan email ke alamat email anda mengenai konsultasi. Tks. Salam

    Reply
  24. Marianne

    Selamat malam..

    Begini pak. Saat ini saya masih single. Umur 27 tahun. Tapi saat ini saya berpikir untuk mempersiapkan dana pendidikan untuk anak saya nantinya hingga dia lulus perguruan tinggi. Sebaiknya memilih tabungan pendidikan, atau asuransi, atau ada Pilihan lainnya? Dan sebaikx brp bsr nominal yg sekiranya cukup dana pendidikannya tp tdk memberatkan biaya hdp sy jg? Makasih..

    Reply
    • admin

      Dana Pendidikan itu sebaiknya disiapkan ketika Anda sudah punya anak karena untuk menentukan jumlah yang perlu di tabung perlu tahu biaya sekolah dan kapan anak akan masuk sekolah.

      Jika ingin mulai dari sekarang boleh saja, tapi tentu saja harus di analisa ulang nanti saat sudah punya anak. Jumlahnya berapa ? Tidak bisa ditentukan karena belum tahu berapa target biaya sekolahnya dan kapan hendak dicapai.

      Saya berpendapat Reksadana adalah instrumen yang paling tepat untuk mempersiapkan dana pendidikan. Silahkan baca Panduan Berinvestasi di Reksadana.

      Reply
  25. aji

    Saya mau ikut reksadana dengan modal awal 10 juta,kira keuntungan y berapa,bank mana yang rekomendasi ,cara bagai mana trima kasih. Mohon d balas via email .

    Reply
  26. putra

    anak saya umur 3 tahun, saya mau menanyakan apakah ada asuransi yang mengcover setiap kali untuk pembiayaan masuk sekolah seperti TK, SD dan selanjutnya? mungkin para orang tua sudah tau mahalnya biaya pendaftaran untuk pendidikan sekarang. untuk kelas toddler saya sempat menanyakan biaya pendaftaran yang sampai 8jutaan. bagaimana nanti TK, SD dan selajutnya. karena kami orang tua pun menginginkan pendidikan yang bagus buat anak?
    terima kasih

    Reply
    • admin

      Ada yang mengcover di setiap jenjang pendidikan. Saya kirim via email detilnya untuk menghitung iurannya.

      Reply
    • Grace W

      Saya tertarik dgn pertanyaan pak putra? Apakah ada asuransi yg bs mengcover tiap jenjang pendidikan? Terima kasih.

      Reply
  27. ahmad

    Salam kenal…
    Anak kami usia 1,5 tahun, dan ingin kami belikan asuransi pendidikan. Kriteria utama adalah bisa klaim tiap jenjang pendidikan sampai jenjang kuliah, dan lebih bagus jika ada benefit tambahan berupa proteksi buat si kecil. Dana yang kami alokasikan adalah maksimal 500 ribu. Kiranya asuransi mana yang terbaik yang bisa kami dapatkan?
    Terima kasih.

    Reply
  28. kusnadi

    saya memiliki anak pertama umur 5 tahun dan anak ke-2 umur 1 tahun rencananya saya akan membuat tabungan pendidikan untuk keduanya masing masing 500.000
    mohon pencerahanya tabungan pendidikan apa yang baik saya buka sehingga bisa mengcover pendidikan anak anak saya kelak

    jujur saya masih bingung apakah pakai unit link atau tabungan pendidikan

    terima kasih

    Reply
    • admin

      Kalau targetnya diatas 5 tahun, saya tidak rekomendasi dengan Tabungan Pendidikan karena retur-nya kecil sehingga tidak akan cukup menutupi kenaikkan biaya pendidikan. Saran saya Anda pakai Reksadana untuk investasinya dan Asuransi Term Life untuk proteksinya.

      Reply
  29. Hanasta

    Salam
    Anak saya umur 2,5 th. saya berniat untuk merencanakan dana pendidikan anak tercover oleh asuransi maupun tabungan pendidikan. Hal tersebut dikarenakan saya pekerja professional, bukan pegawai tetap. Mengingat gaji pendapatan juga naik turun tidak pasti.
    Investasi apa yang kiranya bisa membantu saya mengcover dana pendidikan anak saya nantinya.
    Saya juga berencana ingin ambil kredit rumah lewat KPR, karena belum punya rumah sendiri. Apa itu bisa mengganggu keuangan keluarga saya?
    Pendapatan kotor saya perbulan rata-rata sekitar Rp. 7 jt. Dengan nominal pendapatan tersebut, apa mungkin saya bisa?
    Mohon bantuan saran dan masukannya.
    Terimakasih.

    Salam.

    Reply
    • admin

      Anda sebaiknya menggunakan Reksadana karena return-nya cukup tinggi (diatas kenaikkan biaya pendidikan) dan biayanya relatif murah.

      Cicilan KPR jumlahnya cukup besar sehingga pasti mempengaruhi kemampuan Anda melakukan investasi. Anda harus menghitung dulu berapa kira-kira cicilan KPR sebulannya.

      Reply
  30. Andri

    Kalo udah SMA nih mau lulus pake asuransi pendidikan buat kuliah bs gak langsung keluar gt?? mohon infonya

    Reply
  31. Qodhir OK

    Anak saya baru berumur 1 minggu..dan rencananya, saya mau buka tabungan pendidikan untuk biaya sekolah anak saya nanti sampe dia bisa kuliah..karena berhubung gaji saya masih disekitar 3 – 3,5jt jadi rencananya saya setor perbulan sekitar 300rban..

    Yg ingin saya tanyakan Rencana Tabungan Pendidikan dari bank mana yg harus saya pilih?? dan Resikonya apa yah?? krn saya sangat awam dengan hal2 seperti ini..

    thx in advance

    Reply
    • admin

      Qodir OK,

      Tabungan Pendidikan memang cara yang relatif mudah dan risikonya sangat kecil karena dijamin pemerintah. Tapi, bunganya relatif kecil sehingga untuk tujuan jangka panjang, seperti kuliah, ada risiko dana di Tabungan Pendidikan tidak akan cukup. Untuk pilihannya, Anda bisa datang ke bank, ada banyak pilihan yang bisa dibandingkan.

      salam

      Reply
  32. S. Endah N

    saya single parent, gaji saya 2.5 juta /blnya, anak 1. kelas 5 SD, nmr 2. masuk SD kelas 1, setiap saya terima gaji knpa selalu habis, bagaimana caranya agar bisa menyisihkan uang untuk tabungan dan masa depan anak anak saya, suami sdh meninggal 1 th yg lalu. mohon bantunnya saya bingung harus bagaimana ini penyelesainya ini, keluarga pd cuek semua. terimakasih atas bantunnya, kami tunggu jawaban yang terbaik untuk saya, terimaksih…..

    Reply
    • admin

      S. Endah,

      Sebaiknya dihitung dan dianalisa pengeluaran tiap bulan untuk apa saja. Kemudian dilihat apakah yang bisa dihemat.

      salam

      Reply
  33. Johan

    Salam,

    saya ingin bertanya, apabila saya ingin menyisihkan dana untuk pendidikan anak saya dengan reksadana manakah pilihan reksadana yang terbaik. Berkaitan dengan artikel di atas bahwa reksadana tidak di jamin oleh Bank / Pemerintah, dan apabila di kemudian hari lembaga reksadana yang kita pilih collapse nilai investasi kita takutnya hilang begitu saja dan resiko lain seperti nilai investasi tabungan di reksadana kita turun jauh dari semestinya. Mohon advice dan bantuannya.
    Terima kasih

    Reply
    • admin

      Johan,

      Semunya punya plus dan minus. Tidak bisa ingin untung besar dan aman. Yang ada adalah untung besar, risiko juga besar; untung kecil, risiko kecil. Artinya, dalam investasi Reksadana, memang ada risiko yang harus kita ambil demi keuntungan yang lebih besar.

      Jika ingin aman, Anda bisa menggunakan tabungan pendidikan, tapi risikonya adalah nanti jumlah dana yang terkumpul di tabungan akan jauh lebih kecil (kecuali Anda menabung dalam jumlah yang sangat besar) dibandingkan kebutuhan dana sekolah karena return tabungan pendidikan amat rendah.

      salam

      Reply
  34. Sinta

    Jadi lebih baik tabungan apa asuransi ya mas? tapi kalo menurutku asuransi itu ada tanggungan kesehatan dan jiwa itu kelebihannya.

    Reply
    • admin

      Sinta,

      Tergantung tujuan Anda mau apa ? Kalau tabungan, nilai dana pendidikan pasti Anda dapatkan sehingga uang sekolah anak-anak terjamin. kalau asuransi pendidikan, hasil dana pendidikan tidak terjamin – bisa tinggi, bisa rendah – walaupun ada proteksi jiwa dan kesehatan.

      salam

      Reply
  35. Nurul laili

    Sy mau tanya apakh benar klo asuransi itu tdk sesuai dg persetujuan diawal, contoh kita sdh investasi selaama 5 thn lalu ketika sy butuh mau ngambil ternyata cm dikasi 3,5 jt berarti itu tdk sesuai dg perjanjian?

    Reply
    • admin

      Nurul,

      Dicek dulu bagaimana ketentuannya. Kalau investasi dengan unit link, ada risikonya, yaitu hasil investasi yang naik turun. Itu seharusnya sudah dijelaskan diawal oleh agent.

      salam

      Reply
  36. dyan

    Selamat malam pak.minta penjelasan&pengarahanya.. Anak ke1 usia 4 thun dan ke2 usia 5bln.. Saya pegawai ttap di prshaan swasta.pilihan yg tepat u/ ke 2ank saya dlam jnjng pendidikan sampai yg pling tnggi.di stiap tahap sekolah bsa tercover/klaim… Baiknya tbgan pnddkan/reksadana ya pak…. Tq bantuannya & sukses slalu..

    Reply
    • admin

      Dyan,

      Ada produk dana pendidikan yang mencairkan dana sesuai jenjang pendidikan. Detilnya kami kirim via email.

      salam

      Reply
  37. Tjantik

    Artikel yang sangat ok banget buat orang tua muda seperti saya. Mau sedikit bertanya, apakah bijak jika dijalankan keduanya, tabungan pendidikan & asuransi pendidikan dengan tujuan me-mix manfaat dari keduanya? misal 200 ribu di tab pendidikan dan 500 di asuransi pendidikan.
    anak saya 15 bulan dan saya belum sama sekali melakukan keduanya karena 1 dan lain hal. Okt ini plannya saya bisa eksekusi untuk 2 hal tsb.
    Ditunggu pencerahannya ya pak. Thank’s before

    Reply
    • admin

      Tjantik,

      cara Anda pemborosan dan tidak efektif. sebaiknya fokus di investasi untuk mencapai dana pendidikan dan proteksi dengan asuransi jiwa untuk melindungi jika orang tua kena musibah.

      salam

      Reply
  38. Dewi

    Saya ingin menabung dengan tabungan pendidikan untuk anak saya umur 10 dan 6 tahun. Bagaiamana cara menyisihkan dananya sementara uang bulanan yang di berikan suami tidak menentu. Terima kasih

    Reply
  39. Gharim

    Saya ingin mempunyai asuransi pendidikan sampai Perguruan Tinggi untuk anak saya. Saat ini usia baru 1 bulan. Saya ingin model asuransi pendidikan dengan premi sekitar 300ribu-500ribu.
    Asuransi Pendidikan yg cocok yg mana ya kalo bisa sekaligus ada proteksinya?
    Terima kasih Pak.

    Reply
    • admin

      Gharim,

      Saya tidak menyarankan asuransi pendidikan atau unit-link karena potongan (komisi) besar sehingga bisa kurang nanti dana pendidikannya. Saran saya Anda investasi di Reksadana dan beli Asuransi Term Life (Asuransi Jiwa Murni). Asuransi Term Life: 500,000/bulan

      Reksadana memberikan return diatas kenaikkan biaya pendidikan, sementara asuransi melindungi anak dari berbagai risiko (meninggal, cacat) orang tuanya. Keunggulan pilihan ini adalah hasilnya paling optimal (proteksi paling tinggi dan investasi paling besar).

      Jika ingin tahu lebih detail bisa kirim email ke duwitmu.keuangan@gmail.com

      salam

      Reply
  40. Chandra

    Saya pekerja swasta umur 31 thun dg pndapatan 3 jt/bln
    Anak usia 13 bulan
    Masih bingung utk mnentukan ikut asuransi pendidikan / tabungan pendidikan utk jenjang SD – PT
    Saya kurang nyaman dengan unit link yg punya banyak resiko, meskipun keuntungannya menggiurkan
    Baiknya bagaimana ya??
    Jawaban detail vie email bisa??
    Terima kasih banyak

    Reply
  41. Agus md

    Pak sya krywan bumn usia 26tahun ingin menyiapkan dana pendidikan untuk anak sya usia 5bulan. Baiknya tabungan,asuransi atau reksadana ya masih bingung soalnya. Mhon d bls via email trima kasih

    Reply
  42. arman

    salam pak .minta penjelasan&pengarahanya.. Anak ke1 usia 4 thun dan ke2 usia1thn.. Saya pegawai ttap di prshaan swasta.pilihan yg tepat u/ ke 2ank saya dlam jnjng pendidikan sampai yg pling tnggi.di stiap tahap sekolah bsa tercover/klaim… Baiknya tbgan pnddkan/reksadana ya pak…. Tq bantuannya & sukses slalu..

    Reply
  43. wawan kurniawan

    investasi buat masa depan anak dengan mengikutkan anak ke program asuransi pendidikan, jadi gak usah khawatir dengan masa depan dengan pendidikannya, dan gak usah pusing soal inflasi atau naik turunya nilai tukar kurs mata uang. thanks buat sharingnya duwitmu.com

    Reply
  44. farhaki

    program asuransi pendidikan apa yang bagus ya dan kalau bisa biayanya juga agak murah?

    Reply
  45. desi

    katanya reksadana lebih aman ya, cuman masih bingung untuk memulainya, karena pengetauan yang masih minim, katanya banyak resiko dan keuntungan yang menggiurkan

    Reply
  46. Zainul Aripin

    Selamat Siang pak

    Saya ada uang 20 Juta, sedangkan anak saya sekarang sudah kelas 2 SMA, Uang tersebut ingin saya simpan untuk biaya masuk kuliah.
    Pertanyaan saya : sebaiknya uang tersebut disimpan dalam bentuk apa ya pak, sepaya nanti uang tersebut bisa di gunakan untuk biaya kuliah anak tersebut. Mohon penjelasannya

    Reply
  47. candra

    Tulisan anda jelas dan mencerahkan sekali. Tapi saya ingin tahu lebih detil tentang investasi reksadana. Andai saya memiliki dana saat ini sebesar 100 juta, dan ingin menyimpan sebagai dana pendidikan anak saya 15 th yang akan datang, apakah sebaiknya dimasukkan ke reksadana?
    Bagaimana cara membeli investasi reksadana?

    Reply
  48. seongapusi

    Padahal, keduanya memiliki risiko dan karakteristik yang sangat berbeda. Kesalahan ini seringkali menimbulkan permasalahan bagi nasabah dan juga bagi bank. Perlu memahami perbedaan keduanya, sebelum membeli, sehingga tidak salah pilih.

    Reply
  49. Brankas

    Temukan artikel asuransi pendidikan anak terbaik disini. Jamin masa depan anak anda dengan asuransi pendidikan anak.

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Ikuti berita terbaru Duwitmu.com!