Survei Tabungan Pendidikan Anak: Bank Mandiri, CIMB Niaga dan BNI

  • March 20, 2014

Bagaimana memilih tabungan pendidikan anak terbaik? Mencari jawabnya, saya menganalisa produk tabungan pendidikan tiga bank terkemuka, Mandiri, BNI dan CIMB Niaga. Hasilnya mengejutkan dan insightful

Kuncinya, pilih yang sesuai kebutuhan dan jangan mudah terkecoh tawaran tidak perlu.

Dalam mempersiapkan biaya sekolah anak, Tabungan Pendidikan masih pilihan paling populer. Survei Kompas di 2012 mengenai cara mempersiapkan biaya pendidikan menunjukkan hampir 90% responden menyebutkan tabungan pendidikan sebagai pilihan mereka. Survei majalah Swa akhir 2012 mengenai perilaku keuangan kelas menengah menemukan hal senada, mayoritas memiliki tabungan rencana untuk mempersiapkan biaya sekolah.

Tidak mengherankan, bank berlomba – lomba menawarkan tabungan pendidikan. Muncul dengan nama yang berbeda – beda di setiap bank, esensinya sama, tabungan untuk mempersiapkan biaya pendidikan di masa depan.

Namun, memilih yang tabungan pendidikan anak terbaik bukan perkara mudah karena banyaknya produk yang ditawarkan dengan fitur dan klaim manfaat yang beragam. Supaya jelas, saya memutuskan mendatangi langsung tiga cabang bank tersebut, yang setahu saya terbesar dalam tabungan pendidikan, berbicara dan berdiskusi dengan customer service sebagai calon nasabah. Hasilnya saya rangkum dalam tulisan ini.

Kenapa Tabungan Pendidikan Populer

Meskipun tidak memberikan keuntungan yang optimal, seperti dibahas lengkap disini, tabungan pendidikan masih menjadi pilihan mayoritas orang tua untuk mempersiapkan biaya sekolah anak. Ada banyak penyebabnya, tapi beberapa yang penting adalah sebagai berikut:

Pertama, proses keikutsertaannya sangat mudah dan convenience. Tinggal datang ke bank, bertemu customer service, Anda sudah bisa langsung membuka rekening dan menabung. Semuanya dilayani di satu tempat dalam waktu yang relatif singkat.

Setoran dilakukan dengan fasilitas auto-debit. Auto-debit membuat nasabah tidak perlu pergi ke cabang setiap saat ingin menyetorkan dana tabungan. Cukup sediakan dana, lewat transfer atau setor tunai di teller, ke rekening tabungan biasa (bukan tabungan pendidikan), maka setiap bulan pada tanggal tertentu bank otomatis akan memotong tabungan tersebut dan menyetorkannya ke rekening pendidikan.

Proses ini tentu berbeda jauh kompleksitasnya dengan instrumen investasi lain, seperti Reksadana dan emas. Jika ingin membeli emas, Anda harus pergi ke toko emas, kemudian masih harus menyewa tempat penyimpanan yang biayanya tidak murah untuk memastikan emas aman. Begitu pula dengan reksadana. Meskipun saat ini proses investasi reksadana sudah jauh lebih mudah, karena bisa dilakukan secara online, namun proses setoran di tabungan tetap lebih mudah.

Kedua, tabungan adalah produk bank yang paling dikenal. Sejak kecil, kita semua sudah dikenalkan dengan tabungan (ingat: Tabanas atau Tapenas!). Tabungan adalah intrumen keuangan paling awal yang diketahui anak – anak. Berbeda dengan instrumen lain yang baru dikenal setelah beranjak dewasa.

Karena dikenal, masyarakat cenderung lebih berani mempercayakan menempatkan uangnya di tabungan. Walapun instrumen investasi lain, seperti reksadana dan saham, punya sejumlah keunggulan dibandingkan tabungan, namun karena belum dikenal, instrumen ini tidak banyak jadi pilihan.

Ketiga, tabungan pendidikan menawarkan disiplin menabung. Ini penting karena banyak masyarakat yang saat ini tidak punya kebiasaan menabung yang baik. Istilahnya perencana keuangan, tidak punya ‘Good Money Habits’.

Mereka tahu bahwa menabung itu penting untuk masa depan keluarga. Penting untuk pensiun, sekolah anak atau bahkan travelling. Tapi, implementasinya, jauh panggang dari api. Sulit sekali. Selalu keduluan oleh hasrat konsumsi yang tidak terbendung.

Tabungan pendidikan ‘memaksa’ pesertanya menabung. Setiap bulan sudah ada tanggal pasti dimana peserta harus menyetor jumlah tertentu secara rutin. Jika alpa, bank memberikan reminder dan ujungnya denda.  Mau tidak mau, peserta ‘dipaksa’ menyisihkan penghasilannya untuk disimpan.

Dalam instrumen investasi lain, sifat memaksa ini tidak hadir sekuat tabungan pendidikan. Jika ingin berinvestasi di saham atau emas, Anda harus melakukannya sendiri. Tidak ada mekanisme auto-invest yang menjadi ciri tabungan pendidikan, di investasi lain.

Keempat, menawarkan iming – iming bunga lebih tinggi dari umumnya tabungan. Fitur ini merupakan daya tarik karena biaya sekolah yang semakin mahal setiap tahun membuat orang tua mengharapkan return yang tinggi.

Bank sadar betul akan kondisi ini. Makanya, bunga tabungan pendidikan yang relatif lebih tinggi menjadi poin yang rajin dipromosikan oleh bank.

Kriteria Tabungan Pendidikan

Sebelum membedah produk, sebaiknya kita pahami dahulu apa kriteria tabungan pendidikan yang baik. Tentu saja, kriteria masing – masing dari kita bisa sangat berbeda – beda karena kebutuhan yang beragam. Panduan ini membahas kriteria umum yang kemungkinan besar diperlukan.

1. Bunga Tabungan

Ini adalah kriteria yang wajib dilihat. Karena tujuan menabung adalah mengumpulkan dana untuk kebutuhan di masa depan. Bunga yang kecil menimbulkan risiko tujuan menabung tidak tercapai. Apalagi biaya pendidikan yang gerakkannya selalu melesat keatas dan tidak pernah turun.

Pastikan mencari tabungan yang menawarkan bunga menarik. Namun, jangan terkecoh, hanya melihat bunga semata. Ada hal lain yang tidak kalah penting.

Bagaimana penetapan ketentuan bunga? Ada yang bunganya bersifat mengambang, artinya bank bisa merubah tingkat bunga setiap saat. Namun ada pula yang bunga bersifat tetap, artinya selama masa kontrak tabungan, bunga tidak akan berubah (meskipun bunga pasar berubah).

Satu hal lain adalah apakah tingkat bunga yang ditawarkan patuh pada batasan bunga maksimum dari Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Kenapa? Jika bunganya diatas batasan maksimum, tabungan tidak dijamin oleh LPS. Artinya, saat bank-nya collapse, tabungan tidak aman karena tidak akan dibayar oleh LPS.

2.Proteksi Asuransi Jiwa

Ada tidaknya proteksi asuransi jiwa menjadi kriteria berikutnya. Dengan adanya proteksi ini, ketika pihak yang memiliki tabungan pendidikan meninggal dunia, dana tabungan tetap aman. Pihak tertanggung, yaitu anak atau keluarga yang ditinggalkan,  tidak  terganggu masa depan sekolahnya.

Yang perlu dilihat, pertama adalah siapa yang membayar premi asuransi jiwa ini. Ada yang preminya gratis dibayar oleh bank, namun ada pula yang nasabah membayar premi.

Yang kedua, berapa pertanggungan yang dilindungi oleh asuransi jiwa. Banyak bank membatasi pertanggungan maksimum. Jika jumlah dana di tabungan pendidikan lebih tinggi dari pertanggungan maksimum itu, maka asuransi tidak akan mengganti semua. Makanya, perlu dilihat seberapa besar maksimum pertanggungan asuransi jiwa.

asuransi term life

3. Penarikkan Dana

Ketika mengambil tabungan pendidikan, nasabah membuat kontrak dengan bank untuk menyetor secara rutin jumlah tertentu selama periode tertentu. Bagaimana jika ingin menarik dana sebelum kontrak berakhir?

Kebijakan masing – masing bank mengenai masalah ini bisa berbeda – beda. Ada yang tidak boleh diambil sama sekali selama jangka waktu tertentu, namun ada yang bisa diambil (tanpa batas waktu) dengan membayar sejumlah denda.

4. Jumlah Setoran

Jumlah setoran penting karena jumlahnya menentukan besarnya dana pendidikan yang akan terkumpul. Jumlah setoran yang kecil punya risiko dana pendidikan tidak cukup.

Namun jumlah setoran yang kelewat besar juga ada risikonya. Bisa mengganggu keuangan rumah tangga. Jangan sampai karena tingginya kewajiban iuran tabungan pendidikan tiap bulan, Anda terpaksa berhutang pakai kartu kredit. Ini jelas tidak bijaksana.

Makanya, persyaratan jumlah setoran harus jadi pertimbangan. Tidak hanya jumlahnya, tetapi apakah ada pula tambahan setoran awal, disamping setoran bulanan. Jumlah setoran awal biasanya lebih besar dari setoran bulanan, sehingga harus diperhitungkan dengan matang.

Tabungan Rencana Bank Mandiri

tabungan rencana mandiri

Bank Mandiri mengeluarkan produk tabungan pendidikan yang disebut Tabungan Rencana Mandiri. Anda bisa menemukannya di semua cabang Bank Mandiri.

Setoran awal sangat terjangkau, minimum hanya Rp 100 ribu dan harus memiliki tabungan Mandiri. Tabungan rencana menerapkan jangka waktu menabung minimum 1 tahun. Tidak dilakukan setoran selama 3 bulan berturut –turut otomatis tabungan ditutup dan saldo dicairkan ke rekening awal.

Ketentuan bunga adalah Suku Bunga Mandiri Tabungan Tertinggi (SBMT) plus prosentanse tertentu (tergantung masa kontrak tabungan rencana). Selengkapnya di tabel bunga dibawah.

Penggunaan SBMT menunjukkan komitmen Bank Mandiri memberikan bunga tertinggi kepada tabungan rencana dibandingkan produk – produk tabungan Bank Mandiri lainnya.

Bunga di tabungan rencana adalah floating. Artinya, Anda harus siap bahwa bunga bisa berubah sewaktu – waktu sesuai kebijakan bank.

Bunga Tabungan Rencana Bank Mandiri

tabungan pendidikan

Penarikkan dana diperbolehkan setelah 1 tahun dan dibatasi paling banyak 30%. Biayanya Rp 100 ribu. Pengambilan diatas 30% dianggap berhenti.

Perlindungan asuransi diberikan gratis, tanpa pemeriksaan kesehatan, dengan pertanggungan maksimum setoran bulanan Rp 5 juta. Misalnya, nasabah memiliki setoran bulanan Rp 5.1 juta, maka hanya mendapat perlindungan sampai Rp 5 juta, sedangkan sisanya Rp 100 rb tidak ditanggung oleh asuransi.

Pembayaran asuransi ditawarkan dalam dua pilihan. Pertama, setoran dilanjutkan oleh asuransi sampai jatuh tempo. Kedua, sisa setoran bulanan sampai jatuh tempo dibayarakan di muka (lump sum) yang dhitung menggunakan net present value (NPV).

Di tabungan rencana, asuransi tidak memiliki masa tunggu untuk meninggal akibat sakit. Pertanggungan mulai berlaku sejak pembukaan rekeningan tabungan.

Tabungan Pendidikan Bank CIMB Niaga

tabungan rencana mandiri

Bank CIMB Niaga merupakan pelopor tabungan pendidikan di Indonesia. Saat ini, CIMB Niaga menawarkan dua jenis tabungan pendidikan, yaitu reguler dan X-tra. Keduanya punya fitur yang berbeda.

1.Tabungan Pendidikan Reguler

Setoran bulanan minimum adalah Rp 100 ribu. Namun, tabungan ini mensyaratkan setoran awal sebesar 10x setoran bulanan. Artinya, nasabah paling sedikit harus menyetor 100 rb per bulan dan setoran awal Rp 1 juta.

Tidak ada batasan minimum masa kontrak. Namun, kontrak dibawah dua tahun mendapatkan tingkat bunga yang lebih rendah dan bersifat floating (mengikuti pasar), sementara kontrak dua tahun keatas diberikan bunga lebih tinggi dan bersifat fixed (tetap sampai jatuh tempo).

Bunga yang ditawarkan termasuk paling menarik. Bahkan dalam brosur, Niaga mengklaim bahwa bunga mereka tertinggi diantara tabungan pendidikan bank lain. Bunga selengkapnya bisa dilihat dalam tabel dibawah. Bunga ini bersifat tetap, artinya tidak berubah sampai masa jatuh tempo.

Penarikkan dana cukup fleksibel. Tidak ada batasan berapa dana yang bisa ditarik. Hanya, biaya pinalti cukup besar, yaitu  1% dari saldo akhir tabungan untuk penarikkan dibawah 2 tahun dan 2% untuk diatas 2 tahun.

Bunga Tabungan Pendidikan Reguler Bank CIMB Niaga

tabungan pendidikan

Perlindungan asuransi diberikan gratis, tanpa pemeriksaan kesehatan, dengan pertanggungan hingga setoran bulanan Rp 5 juta. Pertanggungan diberikan dengan melanjutkan setoran bulanan sampai masa jatuh tempo. Tidak ada pilihan pembayaran klaim asuransi di depan.

Yang penting diperhatikan, adanya masa tunggu asuransi. Jika meninggal dunia di tahun pertama kontrak, pertanggungan hanya untuk meninggal kecelakaan sedangkan meninggal sakit tidak ditanggung. Meninggal karena sakit punya masa tunggu, yaitu setelah 2 tahun sejak pembukaan rekening.

2. Tabungan Pendidikan X – Tra

Perbedaan tabungan ini dengan tabungan pendidikan Niaga sebelumnya adalah perihal pertanggungan asuransi. Dalam tabungan ini, premi tetap gratis, namun jumlah pertanggungan tidak dibatasi dimana sesuai jumlah setoran tabungan pendidikan setiap bulan (sebelumnya – maksimum setoran Rp 5 juta per bulan).  Selain itu, masih ada pertanggungan tambahan lagi sebesar 5x setoran jika meninggal dunia.

Jadi saat pemilik tabungan pendidikan meninggal dunia, setoran terus berlanjut serta mendapat tambahan 5x setoran bulanan di saat jatuh tempo.

Namun, kondisi pertanggungan asuransi yang jauh lebih baik  ini, bukannya tanpa biaya. There’s no free lunch.

Pertama, minimum masa kontrak adalah 5 tahun. Ini masa yang cukup panjang karena biasanya tabungan pendidikan lebih bermanfaat dalam jangka pendek, 1 sampai 3 tahun, mengingat bunganya yang tidak terlalu tinggi.

Kedua, nasabah diwajibkan lolos pemeriksaan kesehatan untuk mendapatkan fasilitas asuransi,. Hal mana yang tidak ada di tabungan sebelumnya.

Ketiga, bunga relatif lebih rendah. Selengkapnya dalam tabel dibawah ini. Bunga bersifat tetap untuk masa interval 5 tahun, artinya setiap periode  itu bunga dikaji kembali, bisa tetap, sama atau berubah.

Bunga Tabungan Pendidikan X-Tra Bank CIMB Niaga

tabungan pendidikan

Keempat, setoran awal minimum Rp 10 juta dan setoran bulanan minimum Rp 1 juta. Peningkatan yang cukup signifikan dibandingkan sebelumnya yang hanya Rp 1 juta (awal) dan Rp 100 ribu (bulanan).

Tabungan Pendidikan BNI

tabungan rencana mandiri

Tabungan pendidikan BNI disebut Tabungan Perencanaan Masa Depan, disingkat Tapenas. Setoran bulanan minimum adalah Rp 100 rb. Tidak ada setoran awal. Periode kontrak minimum 2 tahun sampai 18 tahun. Tidak dilakukan setoran selama 3 bulan berturut –turut otomatis tabungan ditutup dan saldo dicairkan ke rekening awal.

Bunga saat ini adalah 4% setahun. Ini adalah bunga mengambang, bisa berubah setiap saat tergantung kebijakan bank.

Tidak diperkenankan melakukan penarikkan dana. Karena ketika peserta menarik dana, Tapenas harus ditutup. Penarikkan yang disertai penutupan ini dikenakan denda 1% terhadap saldo akhir.

Tapenas menyediakan asuransi gratis tanpa pemeriksaan kesehatan. Pertanggungan adalah melanjutkan setoran bulanan sampai jatuh tempo dengan total maksimum penggantian Rp 1.5 miliar. Perhitungan saya, nilai proteksi ini relatif lebih tinggi dibandingkan proteksi dengan maksimum setoran bulanan. Nilai Rp 1.5 miliar itu kira – kira ekuivalen dengan setoran bulanan Rp 6.5 juta, lebih besar dari maksimum pertanggungan Rp 5 juta per bulan yang diberikan tabungan pendidikan lainnya.

Meninggal dunia sebab kecelakaan ditanggung sejak pembukaan tabungan, namun sebab bukan kecelakaan (antara lain sakit) harus punya masa tunggu, yaitu setelah 6 bulan sejak tanggal pembukaan tabungan.

What is the Verdict?

Jadi apa pilihan terbaik dari ketiga produk tabungan pendidikan dan tabungan rencana? Tidak ada yang terbaik.

Bukan karena ketiganya jelek. Sama sekali bukan. Definisi saya mengenai produk yang terbaik adalah produk yang mampu memenuhi kebutuhan kita. Karena itu, satu tabungan mungkin terbaik untuk saya, namun mungkin tidak terbaik untuk orang lain dikarenakan kebutuhan kita sangat mungkin berbeda.

Makanya, perbandingan ini bukan untuk menunjukkan produk mana yang terbaik. Ini rangkuman penilaian berdasarkan kriteria tabungan yang sudah disebutkan sebelumnya.

  • Tabungan Rencana Mandiri. Keunggulannya adalah penarikkan dana dikenakan denda paling kecil, kemudian pertanggungan asuransi menawarkan pilihan untuk bisa dibayar dimuka (lump-sum) maupun dibayar sebagai setoran sampai jatuh tempo. Pertanggungan asuransi meninggal karena sakit berlaku tanpa masa tunggu. Namun, produk ini menawarkan bunga paling rendah dibandingkan yang lain. Bunganya pun ditetapkan mengambang, sehingga bisa berubah setiap saat.
  • Tabungan Pendidikan CIMB Niaga. Keunggulan produk ini adalah bunganya tertinggi diantara yang lain. Dan, ini yang tidak kalah penting, bunga tetap sampai kontrak selesai. Namun, persyaratan awal cukup berat karena harus membayar setoran awal minimum 1 juta atau 10x setoran bulanan. Selain itu, penarikkan dana dikenakan denda yang cukup tinggi dan asuransi meninggal karena sakit kena masa tunggu selama 1 tahun.
  • Tabungan Pendidikan BNI. Produk ini ditengah – tengah diantara dua yang lain. Bunganya cukup lumayan, meskipun bersifat floating. Nilai pertanggungan asuransi cukup besar karena dilihat dari total nilai tabungan, bukan dari jumlah setoran. Namun, penarikkan dana sebelum jatuh tempo membuat tabungan langsung ditutup (artinya tidak diperbolehkan melakukan penarikan dana) dan adanya masa tunggu asuransi meninggal karena sakit selama 6 bulan.

Demikian review ketiga tabungan pendidikan yang mudah – mudahan memberikan manfaat. Ingat, tidak ada produk terbaik. Cari yang paling sesuai dengan kebutuhan Anda. Berikut rangkuman perbandingan masing – masing produk.

tabungan rencana mandiri

Satu hal lagi, tabungan rencana atau tabungan pendidikan itu berbeda dengan asuransi unit – link. Kesalahan pemahaman ini bisa menjerumuskan Anda karena keduanya punya risiko dan fitur yang completely different.

Supaya tidak salah ambil, simak tulisan selanjutnya mengenai perbedaan Tabungan Pendidikan dan Asuransi Pendidikan Unit – Link dan Hindari Kesalahan dalam Memilih Asuransi Pendidikan.

GRATIS Konsultasi Premi Asuransi

30 Responses

  1. Financial Planner

    Terima kasih hasil survey nya pak.
    Saya rasa nasabah tabungan pendidikan, setidaknya mengetahui profil resiko mereka masing-masing sebelum komitmen ke tabungan pendidikan. Karena sudah pasti, bunga setinggi di CIMB Niage (hingga 7% / tahun), merupakan hasil tidak ideal bagi tipe Agresif.
    Namun untuk konservatif, tabungan pendidikan bank. Sudah baik sekali, cuma perlu memperhitungkan ketidak mampuan orang tua sebagai penyetor bulanan, jika orang tua mengalami sakit kritis.
    Alangkah baiknya memang ada portofolio jika dana mencukupi, menabung di bank dan juga di produk asuransi.

    Reply
  2. Brillie

    Pak mau tanya,, saya ikut menabung di bumi putera, setiap bulan untuk pendidikan anak saya kelak. diberikan secara bertahap nti ketika anak saya masuk SD, SMP, SMA dan mau masuk kuliah.

    Pertanyaan saya, bumiputera yang seperti itu termasuk jenis tabungan pendidikan atau asuransi pendidikan ya?

    soalnya tidak dapat bunga, premi tetap setiap bulan (500rb).

    makasih.

    Reply
    • admin

      Terima kasih sudah berkunjung. Sulit buat saya menjawab karena tidak melihat secara langsung. Mudahnya tanyakan saja pihak yang mengeluarkan produk tersebut siapa. Jika yang mengeluarkan adalah bank, maka itu tabungan pendidikan. Jika yang mengeluarkan adalah asuransi, maka itu asuransi pendidikan. Salam.

      Reply
  3. agus

    Cara pengambilan saldo tabungan mapan niaga gimana ya? Kan sudah genap 2 tahun saya. Apa harus ke kanttor cab. Pembuka rekning tabngan mapan? Atau bisa di semua kantor.? Trus bilangnya klau sudah genap 2 tahun g segara di ambil , itu otomatis perpanjang 2 tahun lg…
    Mohon pnjelasannya omm… makasih

    Reply
    • admin

      Terima kasih sudah berkunjung. Tabungan Mapan itu sistemnya kontrak, jadi sudah ada jangka waktunya. Setahu saya, jika kontrak sudah selesai, tabungan akan berhenti dan tidak diperpanjang otomatis. Mengenai pengambilan, Anda harus lihat dulu kapan dilakukan? Jika dilakukan saat kontrak selesai, hasil tabungan mapan akan ditransfer ke rekening utama yang bisa diambil via ATM. Jika dilakukan sebelum kontrak selesai, Anda harus cek ketentuannya karena biasanya ada denda, minimum jangka waktu dan jumlah dana yang bisa diambil. Salam

      Reply
    • admin

      That’s good. saya ikut senang jika tulisan di blog ini bermanfaat. Salam

      Reply
  4. ical sebastiantaka

    Thks banget blog ini sangat membantu,boleh kita interaksi via email kah?THKS

    Reply
  5. ahmad kosim

    Admin yang terhormat, mau tanya dong…
    misalkan saya mau ikut tabungan rencana mandiri dengan pendebetan setiap bulan 3jt dengan batas waktu satu tahun (12bln). Nah, bungan yang di dapat berapa ya kira2? mksdnya perhitungan selama satu tahun saya dapat berapa? masih bingung hitungannya (bunga).

    Reply
    • admin

      Bunganya Rencana Mandiri berapa sekarang? Itu harus tahu dulu sebelum menghitung bunga. Saran saya, tanya saja ke banknya, biasanya mereka akan dengan mudah menghitungkan.

      Reply
  6. ari

    Pak, kalau ingin ikut tabungan pendidikan niaga mapan dengan alasan premi asuransi gratis dan tidak perlu mengikuti medcheck, menurut bapak bagaimana? trimssss

    Reply
  7. astri

    saya mau bertanya , jika orang yang membayar ansuran tabungan untuk anak meninggal sebelum kontrak perjanjian selesai.
    itu bagaimana perhitungan dari masing-masing bank ?

    di tunggu bantuan & kerjasamanya.

    thk/as3

    Reply
  8. fani

    Pak saya mau tanya, lebih baik mana ikut tabungan pendidikan rencana mandiri atau ikut tabungan bni tapenas buat pendidikan ank saya yg sekarang masih berusia 6 bulan dan mengambil jk waktu 5 thn? Mohon bantuan nya ya pak

    Reply
    • admin

      Cari yang bunga dan proteksi asuransi jiwanya paling bagus. Anda harus datang ke bank dan membandingkannya.

      Reply
  9. ari

    malam pak,

    terimakasih atas review bapak ini cukup membantu sekali bagi kami orangtua dengan 2 anak (satu masih didalam kandungan)
    kami sudah melakukan dana pendidikan untuk anak kami yang pertama di bank Niaga mapan dan akan habis masa kontraknya.
    saya (ibu) ingin memecah dana pendidikan tersebut ke bentuk investasi pendidikan lainnya dengan pengalokasian untuk 2 anak sekarang.
    apakah tabungan pendidikan dengan basis reksadana (kalau saya tidak salah ada bank yang menawarkan investasi tabungan untuk tujuan tertentu-misal pendidikan, traveling ,dst) apakah hal tersebut cukup aman? atau saya lanjutkan dengan tabungan pendidikan saja, tapi saya tidak yakin akan mengejar melihat kebutuhan akan pendidikan dll sudah sangat melambung tinggi.

    kami mohon review dari bapak, jika ada review singkat mengenai hal tersebut dalam bahasa yang ringkas yang bisa kami pahami..

    terimakasih sebelumnya

    Reply
    • admin

      Tabungan Pendidikan bunganya max 5% setahun, biaya pendidikan naik 10%/setahun. Apakah tabungan pendidikan akan mencukupi? Menurut saya tidak.

      Saran saya Anda mulai investasi Reksadana. Caranya gimana? Silahkan baca Panduan Investasi Reksadana.

      Reply
  10. vivi

    pagi pak,,,
    blog bapak ini sangat bermanfaat untuk saya ibu yang mempunyai anak umur 18 bulan. melihat pendidikan yang biayanya selangit. saya ingin menanyakan apakah yang harus saya lakukan untuk biaya pendidikan anak saya? tabungan pendidikan kah? asuransi pendidikan kah? Investasi Reksadana kah? lalu bank mana?
    terima kasih banyak pak….

    Reply
    • admin

      Vivi,

      Saran kami adalah Reksadana karena itu yang palin memadai return-nya untuk mengejar inflasi biaya pendidikan yang tinggi.

      salam

      Reply
  11. yulie

    Mav sy mau tanya
    Sy kan mbuka tabungan mapan baru bbrp bulan dlm jangka 2tahun,tp jika sy mau bhenti lalu beralih ke tabungan pendidikan anak apakah bs bhenti sblm 2th…
    Trmksh

    Reply
  12. Arie May Wibowo

    Terimakasih atas informasi yang sangat berharga di atas.
    Nampaknya untuk saat ini yang ideal dan flexibel adalah CIMB Niaga yah.

    Namun saya mau menanyakan dari sisi bapak. Kalau pak admin sendiri lebih merekomendasikan asuransi pendidikan (yang bukan unit link) atau tabungan pendidikan pak?

    Terimakasih.

    Reply
    • admin

      Arie,

      Rekomendasi saya adalah Reksadana dan Asuransi Jiwa Murni (Term Life). Itu lebih murah dan hasilnya lebih tinggi, karena potongan biayanya lebih kecil.

      salam

      Reply
  13. isti yulianti

    pak saya mau tnya,sya berencana membuka tabungan pendidikan untuk anak saya..menurut bapak,mana yang lebih mudah syaratnya dan mudah di pahami??

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Ikuti berita terbaru Duwitmu.com!