Reksadana Online Terbaik: Gratis Biaya Transaksi, 100 rb Bisa Investasi

  • October 6, 2014

Dalam artikel sebelumnya dibahas kriteria Reksadana Online Terbaik. Sekarang, kita lihat platform yang bisa memenuhi kriteria tersebut. 

Salah satunya adalah Reksadana online yang memberikan gratis biaya transaksi dan bisa investasi dari Rp 100 ribu. Apa itu?

Tulisan ini bagian dari Panduan Investasi Reksadana.

Salah satu yang saya suka dan cukup terpercaya adalah IPOTFUND. Situs IPOTFUND mengklaim sebagai Supermarket Reksadana Online karena menyediakan 19 Manajer Investasi dengan 86 Reksadana.

IPOTFUND dimiliki oleh Indo Premier, salah satu perusahaan broker terkemuka di Indonesia. Mereka tunduk dalam regulasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Supermarket Reksadana Online

Secara umum, proses registrasi dan transaksi di IPOTFUND, sebagai berikut:

Pertama, mengisi formulir pembukaan rekening di situs IPOTFUND. Setelah lengkap, formulir harus ditanda tangani nasabah dan dikembalikan dengan melampirkan dokumen foto copy KTP dan NPWP. Bisa dikirim atau pihak IPOTFUND menyediakan pick-up dokumen yang akan mengambil ketempat yang telah Anda tentukan pada hari dan jam kerja.

Setelah menerima dokumen, IPOTFUND melakukan verifikasi  dan, jika verifikasi disetujui, mengirimkan User ID, Password dan Pin Trading kepada nasabah, serta membuka Rekening Dana Investor (RDI) atas nama nasabah. RDI adalah Rekening Dana di Bank atas nama investor, khusus untuk transaksi jual beli Reksadana.

Kedua, dalam transaksi beli atau jual, nasabah memasukkan order di situs online. Untuk order beli, nasabah harus menyetor dana terlebih dahulu ke RDI yang dimilikinya. IPOTFUND akan mengeksekusi order tersebut dengan memindahkan dana dari RDI ke rekening Reksadana yang dipilih nasabah.

Untuk order jual, setelah nasabah memasukkan order di situs online dan IPOTFUND mengeksekusinya, dana hasil penjualan akan ditempatkan di RDI. Dana di RDI bisa digunakan untuk membeli reksadana lain atau bisa diambil. Jika ingin diambil dananya, nasabah memberikan perintah di situs online untuk memindahkan dana dari RDI ke rekening investor. Karena dana di RDI tidak bisa ditarik melalui ATM atau teller. Paling lama satu hari berikutnya, dana sudah sampai di rekening investor.

Keunggulan IPOTFUND

IPOTFUND

Setelah mencoba, saya melihat platform ini memiliki sejumlah keunggulan, sebagai berikut:

Mudahnya Pendaftaran dan Buka Rekening

Di situsnya di klaim bahwa, “Tidak Perlu Tanda Tangan Basah” dalam proses pendaftaran.

Dibandingkan platform online lain yang wajib datang ke kantor cabang saat buka rekening dan setiap ingin beli Reksadana baru, proses di IPOTFUND relatif lebih mudah. Pendaftaran dilakukan dengan mengisi data – data di situs IPOTFUND. Dokumen hardcopy bisa dikirimkan atau diambil oleh kurir.

Tidak perlu datang ke kantor cabang. Alhasil, hambatan waktu atau lokasi jadi hilang. Untuk pembelian Reksadana yang baru atau penambahan investasi (top up), prosesnya juga sama, cukup melakukan transaksi secara online di situs. Tidak ada kewajiban harus datang ke kantor cabang.

Gratis Biaya Transaksi

Biayanya Nol untuk fee pembelian dan fee penjualan. Ini berbeda dengan umumnya transaksi Reksadana. Sebagai perbandingan, umumya di tempat lain, biaya transaksi untuk membeli atau menjual reksadana adalah antara 1-3% dari nominal transaksi untuk sekali transaksi. Total biaya jual dan beli menjadi 2-6%.

Hanya Rp 100 ribu Bisa Investasi

Cukup dengan investasi sebesar Rp 100 ribu sudah bisa beli Reksadana. Setahu saya, ini persyaratan minimum investasi terkecil. Saya yakin jumlah ini bahkan lebih kecil dari uang pulsa bulanan Anda. Kegiatan investasi menjadi bisa dinikmati semua orang. Tidak ada alasan lagi buat yang ingin investasi tapi khawatir jumlahnya besar.

Sebagai perbandingan, jika ingin bermain saham, Anda harus menyiapkan uang setoran minimum Rp 25 juta, sementara lewat Reksadana Saham disini, Anda cukup mulai dengan Rp 100 ribu rupiah.

28 Manajer Investasi & 119 Reksadana

Jumlah pilihannya relatif banyak. Mulai dari Reksadana konvensional sampai syariah, mulai dari jenis saham, campuran, pendapatan tetap sampai pasar uang. Seperti dijelaskan dalam artikel sebelumnya, Reksadana dan Manajer Investasi yang banyak dan variatif membantu investor melakukan pemilihan secara lebih optimal.

Fasilitas Auto Investment

Fasilitas ini memungkinkan transaksi dilakukan secara rutin dan otomatis. Tidak perlu lagi membuat perintah setiap kali akan melakukan investasi. Hanya sekali di awal membuat perintah auto investment, sisanya akan dijalankan secara otomatis oleh pihak IPOTFUND.

Tidak Ada Minimum Setoran

Ketika mendaftar, pembukaan rekening nasabah di IPOTFUND (yang disebut RDI), tidak ada minimum setorannya dan tidak dikenakan biaya apapun kecuali materai. Nanti saat mulai investasi, Anda hanya perlu mentransfer dana dari rekening Anda di bank ke RDI ini. Begitu pula saat menjual, Anda perlu memerintahkan pemindahan dana hasil pencairan dari RDI ke rekening bank yang diinginkan.

Aman Bertransaksi 

Situs IPOTFUND memiliki sertifikasi Secure Sockets Layer (SSL) 256 bit, dimana setiap koneksi pengiriman data dienkripsi (diacak sedemikian rupa sehingga tidak bisa dibaca), yang merupakan best-practice di bank-bank besar di dunia dalam menjaga keamanan transaksi internet banking.

Untuk setiap transaksi, IPOTFUND meminta pengguna memasukkan nomor security PIN. Ada rekening terpisah untuk nasabah, yaitu Rekening Dana Investor (RDI) yang merupakan rekening bank khusus yang beratas-namakan investor sebagai penyimpanan dana tunai untuk penyelesaian transaksi. Dan setiap unit penyertaan reksadana akan disimpan dan dicatat pada Bank Kustodian, bukan disimpan di IPOTFUND/ Indo Premier Securities.

Tools Data dan Analisa yang Komprehensif dan Gratis

Ini salah satu fitur favorit saya. Disediakan daftar data dan analisa yang cukup komprehensif dan gratis, yaitu:

  • Daftar Manajer Investasi, nama Reksadana, jenis Reksadana berdasarkan indikator kinerja 3 bulan, 6 bulan, 9 bulan, YTD (Year To Date) , 1 tahun, 3 tahun dan 5 tahun, Sharpe Ratio, Management Fee, Fund Rating dan AUM. Anda bisa men-filter menggunakan berbagai indikator ini sesuai kriteria.
  • Mengkategorikan Reksadana sesuai profil resiko investasi (yaitu konservatif, moderat konservatif, moderat, moderat agresif dan agresif).
  • Data harga Nilai Aktiva Bersih (NAB) terkini untuk setiap Reksadana tersedia pada akhir hari bursa. NAB adalah indikator ‘harga’ Reksadana, yang digunakan untuk menilai berapa posisi nilai investasi Anda setiap hari. NAB disebut juga sebagai Net Asset Value (NAV).

Fitur Data dan Analisa

Seperti disebutkan diatas, fitur data dan analisa adalah salah satu yang menarik. Variannya cukup lengkap, dibandingkan platform lain, serta disediakan tanpa biaya tambahan.

Saya coba tampilkan beberapa data yang menurut saya penting, sebagai berikut:

Mutual Fund Screener

Fitur ini menampilkan Reksadana berdasarkan sejumlah indikator yang umum digunakan dalam dunia keuangan. Anda bisa memilih Reksadana terbaik menggunakan filter sesuai kriteria yang diinginkan.

Reksadana IPOTFUND

Fund Manager Screener

Berbeda dengan sebelumnya yang membandingkan reksadana, fitur ini menunjukkan kinerja Manajer Investasi. Dalam satu Manajer Investasi, mungkin terdiri dari banyak Reksadana, yang kemudian dilihat performance-nya dalam satu kesatuan .

Reksadana IPOTFUND

Comparison Screener

Ada pula fitur perbandingan, yang bisa membandingkan antara Reksadana dan antar Manajer Investasi.

  • Ini adalah contoh yang membandingkan antar Reksadana.
Reksadana IPOTFUND
Reksadana IPOTFUND
  • Ini adalah contoh yang membandingkan antar Manajer Investasi.
Reksadana IPOTFUND

Kesimpulan

Setelah dalam artikel sebelum ini dibahas kriteria memilih Reksadana Online terbaik, sekarang berdasarkan kriteria tersebut, saya mencari dan menelisik platform apa yang bisa memenuhi. Salah satunya adalah IPOTFUND.

Mungkin Anda juga punya pilihan platform online yang lain. Yang paling penting adalah bagaimana platform ini bisa membantu dan memicu kita untuk bisa mulai berinvestasi di Reksadana sedini mungkin, supaya tujuan keuangan bisa terwujud.

GRATIS Daftar 5 Reksadana Saham Terbaik

112 Responses

  1. fauzi

    berminat banget c sama reksa dana ini, cuma sebetulnya masih bingung dengan sistemnya, kapan harus jual, kapan harus beli, dengan begitu artinya kita harus aktif terus ya, melihat perkembangan pasar, kalau memanfaatkan fitur autoinvesment tidak ada jaminan akan provit terus juga, hehehe,

    Reply
    • admin

      Yang namnya Investasi tidak ada jaminan akan profit terus. Itu berlaku untuk Investasi apapun, termasuk Reksadana. Kalau ada yang menawarkan investasi pasti untung terus, itu pasti bohong. Silahkan baca soal investasi bodong disini.

      Kalau mau pasti untung, simpan duit Anda di tabungan. Tabungan dijamin pemerintah, jadi pasti uang kita utuh. Tapi, bunga tabungan max 2-3% setahun. Tiap tahun nilainya berkurang disikat inflasi.

      Reply
      • yoga

        Jika bapak bilang “Yang namanya Investasi tidak ada jaminan akan profit terus”, bagaimana melihat forecast tabel manfaat di salah satu produk asuransi C*R 3* yang dipasarkan secara MLM, dengan memanfaatkan reksadana? apa itu berarti ekspektasi terhadap value yang kita harapkan sebagai konsumen dengan melihat table manfaat akan bisa meleset/tidak untung?

      • admin

        yoga, ‘forecast’ itu prediksi atau estimasi yang hasilnya belum pasti – bisa sesuai dgn tabel, bisa tidak. karena belum pasti hasilnya maka ada resiko. salam

      • Syaiful

        Yup betul, jadi semuanya juga tergantung usaha kita. Karena direksadana dana ini juga trading yang sama dengan trading2 yang lain seperti di pasar komoditi. Yang namanya trading kalau terjadi untung ya juga pasti terjadi rugi/ loss. Karena apapun di dunia ini tidak yang serba instan dan untung teruuus.

  2. Phie

    Nah, pas banget saya lagi cari 2nd opinion soal IPOTFUND. Tapi, pertama kudu punya RDI dulu, ya di BCA? Terus kalau uang dari RDI ga bisa ditarik via ATM, terus redeem-nya nanti gimana?

    Reply
    • admin

      Prosesnya seperti ini:

      (1) Sewaktu mendaftar, IPOTFUND akan otomatis membuka Rekening Dana Investor atas nama nasabah. Dana pencairan dan pembelian akan disimpan di RDI. Adanya RDI memastikan dana itu terpisah dan aman, serta tidak bisa ditarik selama tidak ada perintah pemilik rekening.
      (2) Bagaimana jika ingin menarik dana di RDI? Anda membuat order atau perintah di IPOTFUND secara online untuk mentransfer uang dari RDI ke rekening pribadi Anda. Prosesnya satu hari. Setelah masuk rekening pribadi, Anda bisa mengambil dananya.

      Reply
    • Zam

      “dapat username password ipotfund, terus nomor SID trus nomor rekening BCA (apa gitu,, saya ga mudeng).”
      Pertanyaannya.
      1.apa rek BCA yg dimaksud adalah rek RDI?
      2.apa rekening tersebut ada biaya admin atau saldo minimal seperti rekening pada umumnya.
      3.Bisa pilih Bank lain selain BCA ga?
      Makasih…

      Reply
      • admin

        Rek BCA ini adalah Rek RDI. Penentuan bank mana untuk Rek RDI oleh broker. Setahu saya, tidak ada biaya admin utk Rek RDI.

  3. Badruddin

    Sangat menarik ulasan Anda ttg RD maupun IPOTFUND. Sy mpy bbrp pertanyaan?
    1. Kpn IPOTFUND mulai beroperasi, sbg calon investor pemula bgmn kita bisa mempercayai kredibilitas IPOTFUND. Lagipula tidak ada biaya pembelian spt halnya ketika kita membeli RD di agen penjual RD seperti bank.
    2. Apakh calon investor di luar Jkt bisa mendaftar di IPOTFUND.
    3. Apabila kita invest RD (baik lewat bank agen penjual atau lewat IPOTFUND), apakh kita mendapatkan semacam sertifikat investasi yang menggambarkan portofolio investasi RD kita.
    4. RDI yg kita miliki sifatnya rekening online atau kita mendapatkan buku fisik semacam buku tabungan di bank.
    Tks atas jawabannya.

    Reply
    • admin

      (1) Cari cek-nya mudah. Siapa pemilik IPOTFUND? Indopremier yang merupakan perusahaan sekuritas resmi di Indonesia. Cek di forum-forum bagaimana pengalaman orang menggunakan IPOTFUND. Masih belum percaya? Bisa datang ke kantornya di GKBI untuk melihat bahwa secara fisik ada yang namanya IPOTFUND.

      Tidak adanya biaya pembelian justru merupakan keuntungan buat investor. Too good to be true ya? itulah uniknya online karena biaya ditekan serendah mungkin.

      (2) Ini kan online. Jangankan dari luar Jakarta, dari luar negeri pun bisa.

      (3) Anda akan dapat surat yang menunjukkan kepemilikan unit di Reksadana. Kalau mau sedikit ribet, Anda bisa cek ke Manajer Investasi atau Bank Kustodian, yang mengelola Reksadana, menanyakan apakah benar memang nama Anda tercatat sebagai pemilik unit di Reksadana tersebut.

      (4) Online. Tapi ada surat dari pihak Manajer Investasi setiap bulan yang menyebutkan posisi kepemilikan unit dan harga unit.

      Reply
      • eugenie

        apakah pembelian reksadana dari luar negri dapat dilakukan juga di aplikasi ipotfund? bagaimana sistemnya?thanks

  4. agus ariyanto

    menarik, tapi belum paham masih awam
    1. awal investasi 100rb, trus investasi selanjutnya minimal berapa? menambah investasi bisa sewaktu-waktu ataukah ada batasannya?
    2. profit dari investasi masuknya ke RDI, trus mindahnya ke ATM kita gimana?

    Reply
    • admin

      (1) Terserah mau ditambah atau tidak. Mau ditambah sewaktu-waktu bisa. Tidak ada batasan. Tidak ditambah juga tidak masalah. Reksadana itu SUPER Fleksibel.
      (2) Mau diambil di ATM sangat bisa. Anda harus isi perintah di sistem Reksadana untuk memindahkan dana reksadana ke rekening Anda (misal BCA) supaya bisa ditarik via ATM.

      Belum jelas? Ikut kursus Reksadan Online disini.

      Reply
  5. K ANAM

    SayaHobby Investasi :

    To Admin

    Ow ia untuk Pemindahan Transfer Via ATM apa bisa Via ATM BRI dll,Thanks

    Reply
  6. Arik

    admin..
    saya mahasiswa ingin investasi di reksadana
    tapi saya gak punya penghasilan tetap
    npwp juga tidak punya
    saya maunya investasi dari uang yang saya sisihkan dari uang jajan yang di berikan oleh orang tua saya
    pertanyaan saya
    1. bangaimana cara saya mengisi form data pekerjaan
    soal na saya liat ada sumber dana “dari orang tua”
    soalnya di form pendaftarannya tidak ada info yang mana harus di sisi sama yang boleh di kosongin

    2. untuk sistem pengiriman uangnya ke ipotfund
    bisa melalui bank danamon? kena biaya atau tidak?

    terima kasih

    Reply
  7. rosid

    terima kasih atas tulisannya.. terus terang saya menjadi “sedikit terbuka” untuk berinvestasi reksadana setelah membaca tulisan2 di blog/website ini.

    singkat cerita, saya sudah mendaftar di ipotfund. terus sekarang sudah dapat username password ipotfund, terus nomor SID trus nomor rekening BCA (apa gitu,, saya ga mudeng).

    pertanyaannya, terus saya memulainya dari mana?bagaimana? apakah saya transfer dana saya dari rekening tabungan ke rekening BCA yg itu atau gmn?trus kalau seandainya sudah transfer ke rekening itu, bagaimana kita tahu kalau dananya sudah masuk apa belum?terus beli reksadananya boleh sesuka kita atau dibatasi satu?misal kalau bulan ini saya beli reksadana saham apa boleh bulan depan beli reksadana pasar uang misalnya? misal beli merk A hari ini apa bisa beli merk lain di lain waktu atau gmn?

    mohon pencerahannya. terima kasih

    Reply
    • admin

      Selamat Anda sudah mulai melakukan salah satu langkah penting dalam perencanaan keuangan yang sehat.

      (1) Transfer uang ke rekening BCA yang disediakan oleh IPOT. Itu adalah rekening Anda yang berada di IPOT, dimana dari rekening ini dana diambil untuk pembelian reksadana atau dana disetor untuk penjualan reksadana.

      (2) Setelah transfer, Anda cek di IPOTFUND pakai user name dan password. Disitu akan terlihat saldo uang Anda yang siap untuk beli Reksadana.

      (3) Setelah dana tersedia, Anda silahkan pilih Reksadana yang akan dibeli apa.

      (4) Terserah mau beli Reksadana apa, berapa dan kapan. Itu semua terserah Anda. Tidak ada batasan sama sekali. Ingat, Reksadana itu bukan Unit Link. Kalau Unit link memang sudah ada batasan-batasannya. Investasi di Reksadana itu BEBAS.

      Reply
      • rosid

        terima kasih atas jawabannya..

        nah hari ini saya nyoba untuk transfer ke rekening dana investor yang ada di ipotfund itu. yang bikin saya bingung, dimana saya ngecek uangnya sudah sampai atau belum. saya cari-cari ga nemu informasi saldonya.

  8. andika

    terima kasih menarik sekali artikel ini, karna ada ke kurang pahaman maka sebelum memulai investasi ada yang ingin saya tanyakan
    1. apakah semua produk (available purchased) bisa di mulai awal investasi rp.100.000,- dan bebas fee transaksi. sebagai contoh, First state indoequity dividen yield atau mengacu pada masing masing subscription produk.
    2. First State IndoEquity Dividend Yield
    Available for Purchase
    Subscription
    Minimal Investasi awal dan seterusnya Rp. 1,000,000.-
    Tidak dikenakan biaya pembelian
    Redemption
    Minimal Penjualan kembali setara Rp. 100,000.-
    Tidak dikenakan biaya penjualan
    Saldo Minimum Kepemilikan Unit Penyertaan 1,000 unit
    -yang jadi prtanyaan diatas misalnya 1nab = rp. 4500
    awal investasi rp.1,000,000, atau rp.4,500,000, = saldo min 1000 unit.
    -apakah bisa di redeem kembali/di alihkan bila awal investasi rp.1,000,000: 4,500/nab=222,22 unit < dari min 1000 unit.
    terima kasih

    Reply
    • admin

      (1) Tidak semua min 100rb. Tergantung ketentuan masing-masing Reksadana
      (2) Di redeem bisa; dialihkan bisa, setahu saya. Tapi, untuk pastinya kontak pihak IPOT.

      Reply
  9. Gotcha

    Kalo berdasarkan pengalaman Mas, Besar Biasa transfer Dana ke RDI dan ke rekening bank kustodian berapa ya? Terus nilai Nab yg dipakai yg mana (Saat kita transfer setor ke rekening bank kustodian atau saat sudah terbuku) mengingat realisasi pembelian H+7. Pertanyaan yg sama juga kalo saat penjualan.

    Reply
    • admin

      Biaya transfer adalah biaya dari rekening atau ATM Anda ke RDI. Cek ke bank Anda. NAB yang digunakan adalah NAB esok hari pada saat pembelian atau penjualan Reksadana dilakukan . Tidak NAB H+7.

      Reply
  10. dwi

    bagaimana jika reksadana yg kita pilih mengalami penurunan harga? apa kita harus menarik investasinya? apakah uang yang kita tanamkan di reksadana bisa habis ?

    salam dwi

    Reply
    • admin

      (1) Ini Investasi, ada risikonya. Tidak ada investasi yang risikonya nol.
      (2) kalau turun, jangan panik, selama periode investasi masih panjang, biarkan saja. karena nanti akan recovery. sebaiknya baca artikel mengenai recovery investasi.
      (3) Uang Anda bisa saja habis di Reksadana karena memang itu investasi yang ada risikonya.

      Reply
  11. thoriqhakim

    Saya tinggal di kota samarinda,adakah kantor cabangnya di samarinda,klo bisa di adakan seminar di kota saya supaya saya bisa lebih faham bgmna caranya berinvestasi di reksadana..saya yakin banyak orang yg ingin belajar berinvestasi direksadana,tapi karna ketidaktauan tentang caranya, dan mana pilihan produk yg menguntungkan.

    Reply
    • admin

      Coba IPOTFUND saja, tidak perlu ada kantor cabang karena semuanya dilakukan secara online dan melalui surat menyurat. Trims masukkannya.

      Reply
  12. tanti

    apakah harus melalui bank BCA,,kalau lewat bank lain bisa apa tidak??

    Reply
  13. novita

    Saya IRT pengen banget punya reksadana.umur sy 40 th..
    1. Saya ingin mempersiapkan dana pensiun sy.kira2 reksadana yg cocok apa ya?
    2. bagaimana cara memilih manajer investasi yang baik??

    Reply
  14. Lia Indah

    Yang saya tahu, Phillip Sekuritas juga ada reksadana online, tampilannya lebih enak sih, simple , ga se crowded ipotfund, terus sama juga sih hampir sama, bebas biaya transaksi, ada menu cumpare juga… dan setau saya juga reksadana mereka juga bisa buat beli saham beda sama ipotfund yg khusus untuk reksadana saja, mungkin dari segi kelengkapan dan banyak nya reksadana ipot lebih unggul, saya juga pernah liat punya temen untuk aplikasi sahamnya, ipot lebih bagus dari phillip, tapi kalau Reksadana online saya lebih pilih reksadanaku nya Phillip sekuritas.

    coba deh review Reksadanaku punya phillip juga, kalo gini berasa liat review buzzer, jadi diragukan dan susah dipercaya gitu, hehehe..

    begitulah masukan saya.. terimakasih buat perhatiannya, mohon maaf kalau menyinggung, 🙂

    Reply
  15. meriani

    Siang admin..
    Says tertarik dengan reksa Dana
    Tapi saya masi krg jelas bagaimana Cara nya mengalokasikan Dana min 100 rb/bln kita. Kira2 bs jelaskan bagaimana Cara nya..? Kalau bs dengan gambar step nya.

    Saya bekerja tapi saya tidak memiliki NPWP bisakah saya berinvestasi?

    Apabila saya ingin berinvestasi dengan reksadana untuk keperluan sekolah anak saya yg skrg berumur 18 bln & berinvestasi untuk KPR lbh baik ambil reksa Dana seperti apa?

    Reply
  16. donna

    Sy ingin memulai investasi reksadana…di IPOTFUND..bagaimana cRanya mas?trimakasih

    Reply
  17. Andew

    Saya sudah mendaftar di IPOTFund dan sudah dapat nomor RDInya. Tapi waktu saya ingin transfer melalui iBanking Commonwealth kok tidak bisa ya. Katanya “We can’t find account that matches that number”. Apa kalo menggunakan bank selain BCA harus ke BCAnya langsung ya?

    Reply
  18. Arif

    Info sangat menarik.
    Klo menurut admin, ipotpund dapet untungnya dari mana ya?
    Kan free fee pembelian dan penjualan.
    Dan juga, dalam hal ini, ipodpund itu sebagai apa?

    Makasih Admin

    Reply
    • admin

      Arif,

      IPOT itu adalah agen penjual. Kalau saya ibaratkan, IPOT adalah toko yang “menjual” berbagai macam “barang” Reksadana. Pihak Manajer Investasi yang menaruh “barang” di IPOT harus membayar sejumlah fee tertentu ke IPOT karena sudah menempatkan barang dagangannya.

      salam

      Reply
      • Arif

        Baik. jadi mantep.
        Yang saya tanyakan lagi Admin, misal RDI/RDN saya pake BCA, apa bisa saya topup ato setor rekening saya lewat Teller? Bukan lewat transfer Bank. Karena “pikir saya” akan ada biaya transfer antar bank jika dilakukan dengan transfer.

        Makasih

  19. rahmat basuki

    sekedar share buat rekan2 investor atau calon investor….setelah browsing kesana kemari akhirnya sy tertarik beli reksadana… awalnya sih rencananya mau beli lewat bank tp setelah sy tanya ke bank yg ada di daerah sy belum ada satupun yang jadi agen penjual… maklum tinggal di kampung… sy pun memutuskan untuk beli reksadana online… sy browsing sy nemu 3 supermarket reksadana online yaitu ipotfund, bareksa, dan philips.. di lihat dari situs ketiganya sy malah milih bareksa.com… mungkin mnurut sy lebih simpel aja… SELAMAT BERINVESTASI

    Reply
  20. Reynaldo

    Pak, dengan kondisi Dollar yang menguat dan terjadi perlambatan sektor ekonomi Indonesia, apakah ini saat yang tepat untuk membuat reksandana?

    Reply
    • admin

      Reynaldo,

      Fokus pada tujuan investasi. Ada banyak jenis instrumen Reksadana. Silahkan baca mengenai jenis -jenis Reksadana.

      salam

      Reply
  21. Abu Bakar

    Mohon pencerahan tentang penarikan dana kita apabila kita sudah mencapai target investasi kita atau ditengah jalan kita ada kebutuhan mendesak. Apakah pihat ipotfund yang mentransfer ke rekening bank pribadi kita (BNI/Mandiri) atau kita bisa melakukan transfer sendiri? Apakah proses penarikan dana kita juga sama di reksadana online eksklusif seperti danareksa?
    Terima Kasih Admin

    Reply
    • admin

      Abu,

      Pencairan langsung ditransfer ke rekening BCA milik nasabah kalau di IPOTFUND. Di rekening tersebut nasabah bisa menarik dengan ATM.

      thanks

      Reply
  22. shandy

    saya ingin belajar mengenai reksadana ini,bagaimana cara memulainya dan apa yg dimaksud RDI terimakasih

    Reply
  23. rudy kurniawan

    Untuk beberapa jenis reksadana yang ada…reksadana manakah yang punya resiko lebih kecil..?

    Reply
  24. Iwan

    Ada yang mau saya tanyakan.
    disebutkan saat pendaftaran harus melampirkan KTP dan NPWP, nah kalau yang gak punya NPWP karena wiraswasta? Apakah bisa?

    Reply
  25. mamat

    Saya berminat dekali,tapi maap saya kerja di luar negri sekarang ini dan ssya tak mauribet,pertanyan saya, boleh tak ?mengatas namakan anak saya ?

    Reply
  26. iwan

    Investasi gak ada jaminan akan untung, toggle juga sama.
    Mending ditabung lebih aman

    Reply
    • admin

      Iwan,

      Sebaiknya pahami dengan baik apa itu investasi. Apa resikonya dan apa keuntungannya. Salah BESAR jika menganggap tabungan itu aman.

      salam

      Reply
    • admin

      Nanang, Tidak ada kewajiban setoran tiap bulan di Reksadana. Ingan, Reksadana itu bukan produk asuransi yang mewajibkan pembayaran setiap bulan. salam

      Reply
  27. ayub

    Maaf mau tanya yang benar ini yang mana ya saya gagal paham “serta membuka Rekening Dana Investor (RDI) atas nama nasabah. RDI adalah Rekening Dana di Bank atas nama investor”

    Reply
  28. Ahmad

    Maaf mas, pertanyaan sy mgkn agak dangkal. Apa sih bedanya reksadana dgn unit link nya asuransi mas? Trus klo kita punya asuransi itu apakah unit link kita di asuransi itu juga diputar di reksadana? Makasih infonya mas. Salam..

    Reply
  29. Topan

    Mas bisa gak kita tarik/redeem invest kita sewaktu2 ? Misal 3Hari / 1Bulan gitu ? apakah ada batasan waktu kita harus menahan dana kita? apakah ada dendanya ?

    Reply
  30. Agunawan

    salah satu kelebihan ipotfund adalah auto investment,apakah itu artinya kita menyerahkan sepenuhnya kepada MI,untuk melakukan transaksi jual atau beli?jadi kita tinggal memonitor saja pergerakan investasi kita? terimakasih

    Reply
    • admin

      Agunawan, betul sekali. dengan auto investment, setiap bulan dana akan dipotong untuk melakukan pembelian oleh pihak IPOTFUND. jadi Anda tidak perlu repot atau lupa melakukan investasi. salam

      Reply
  31. santi

    Mas admin, mhn maaf sebelumnya. Di artikel dikatakan bahwa tidak ada fee utk pembelian dan penjualan RD. Yg jadi concern sy adalah bahwa ipotfund ini dibuat tentunya utk menghasilkan keuntungan bagi perusahaan tersebut. Jika tidak ada fee utk mereka, lalu dari mana mereka menghasilkan keuntungan? Terima kasih.

    Reply
    • santi

      Sorry admin, sy baru baca di artikel ternyata mereka menerima pembagian manajemen fee dari manajer investasi. Jadi dari situlah mereka mendapatkan keuntungan. Mhn comment sy sebelumnya ditypo saja. Tks.

      Reply
  32. Lisdha

    Pak..saya ingin ikut training online reksadana. Apakah nanti di dalamnya ada panduan untuk memilij jenis RD? Saya sendiri sdh punya RD beli di bank mandiri. Tapi dulu jenis RDnya pun disarankan oleh CSnya karena saya blank. Saat ini baca laporan bulanannya juga belum paham benar poin2nya.

    Reply
    • admin

      Lisdha,

      Dalam workshop yang kami adakan akhir Maret ini, kami pasti akan membahas Panduan memilih Reksadana karena itu bagian dari training. Selengkapnya bisa baca di Workshop Reksadana di Jakarta.

      salam

      Reply
  33. Faldy Renaldo Onsu

    Admin, saya mau bertanya bagaimana kalau saya beli langsung reksadana online di Danareksa?
    Apakah lebih bagus beli langsung di Danareksa Online (DIM) atau melalui IPOTFUND?
    Terima kasih.

    Reply
    • admin

      Faldy, secara proses sama saja beli di keduanya. yang perlu dipastikan adalah pilihan Reksadana-nya lebih banyak dan lebih murah mana fee-nya. salam

      Reply
  34. Rizal

    Min, apakah cukup optimal jika selama 3 tahun saya menginvestasikan uang sebesar 1jt setiap bulan hanya untuk 1 produk reksadana tanpa melakukan penjualan sama sekali.
    Terima kasih

    Reply
  35. guest

    Admin, mau tanya kalo pendaatan dari reksadana itu dikenai pajak dan harus setor npwp kah? Berhubung saya masih pelajar ,terima kasih

    Reply
  36. Rina

    Saya tertarik dengan ipotfund ..
    Apakah dengan dana 100 ribu perbulan bisa ambil reksadana saham? Apakah investasi saham bisa anjlok sampai 0 rupiah ? Apa resiko terburuk dari reksadana saham?

    Reply
  37. Hari

    Maaf mas saya mau bertanya, di Ipotfund, bedanya reksada syariah dengan yang umum itu apa ya? Mohon dijelaskan. Terima Kasih

    Reply
    • admin

      Sama saja Reksadananya. Bedanya hanya cara pembelian kalau via IPOT, Anda bisa beli secara online.

      Reply
  38. vicco

    min maaf itu tiap bulan uang yang harus diinvestasikan 100rb atau bagaimana?

    Reply
    • admin

      Reksadana itu sangat fleksibel. Anda tidak wajib investasi Rp 100rb per bulan. Mau beli kapan saja bisa. Setiap beli minimumnya adalah Rp 100rb.

      Reply
  39. ghandrinkz

    Min,,mohon pencerahan tentang deposit ke RDI di ipot. Untuk deposit pertama kita mesti confirm CS kalau udah transfer, apakah untuk deposit kedua dan seterusnya juga sama. Thanks

    Reply
      • Andi

        Maaf Gan mau nanya,, d agreement nya kan ada kurang lebih seperti ini, nasabah :
        1. Memi l i ki kekayaan bersi h l ebi h dari Rp 1. 000. 000. 000, – (Sat u Mi l yar Rupi ah)
        2. Memperol eh pendapat an t ahunan l ebi h dari Rp 200. 000. 000, – (Dua rat us j ut a rupi ah)
        3. Tel ah at au akan membuka Rekeni ng Efek Regul ar unt uk menampung t ransaksi efek yang t i dak dapat di bi ayai ol eh Perusahaan Efek.

        Boleh minta pencerahannya Gan, ane anak baru lulus kuliah mana mungkin punya duit segitu
        Terima kasih sebelumnya

  40. Udin

    mau tanya, setelah membeli reksadana, setiap bulannya ipot narik dananya dari RDI atau dari Rekening pribadi kita? trus tips untuk membeli reksadana, karena saya ga paham sama angka2 di tabel reksadana, hehe

    Reply
  41. Arnold

    Mau tanya tanya dong tata cara daftar di reksa ini, kalo ada yang mau bantu guide, tolong wa/tele ke nomor ini ya 081221200135
    Terimakasih banyak

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Ikuti berita terbaru Duwitmu.com!