Mudahnya Beli Reksadana, Semudah Beli Pulsa

  • May 5, 2013

Banyak yang enggan investasi di Reksadana karena dianggap ribet membelinya. Itu dulu. Sekarang, reksadana sudah bisa dibeli tanpa perlu antri, bisa dilakukan secara online. Memantau kinerjanya pun tidak kalah mudah. Summary kinerja tersedia secara online setiap hari. Benar kan, beli reksadana semudah beli pulsa.

Saat awal mulai beberapa tahun lalu, saya merasakan sulit dan rumitnya berinvestasi di reksadana.

Pertama harus kirim surat ke pengelola untuk memperoleh formulir pembukaan rekening reksadana. Setelah formulir diisi, dilampiri tanda pengenal dan dikirimkan kembali,  pengelola akan mengirim pemberitahuan bahwa investasi bisa dimulai. Ini baru tahap awal pembukaan rekening.

Tahap berikutnya saat melakukan investasi.

Setiap kali investasi, saya harus transfer ke rekening yang sudah ditunjuk.Bukti transfer di fax atau kirim ke pengelola. Beberapa hari kemudian, pemberitahuan jumlah unit reksadana yang sudah dibeli baru dikirimkan.

Bayangkan kalau melakukan investasi secara rutin setiap bulan. Berapa banyak waktu dan tenaga yang hilang hanya untuk mengurusi administrasi.

Tidak hanya itu saja. Kinerja reksadana harus dipantau sendiri secara manual.

Jika ingin tahu berapa nilai investasi reksadana per hari ini, saya perlu lihat di harian Bisnis Indonesia, dimana ada daftar harga seluruh reksadana (net asset value – nav) setiap hari. Kemudian, nilai nav tersebut harus dikalikan (secara manual) dengan jumlah unit yang saya miliki untuk mendapatkan total nilai investasi reksadana. Jika punya lebih dari satu reksadana, proses ini harus dilakukan berulang-ulang.

Bukan proses yang mudah karena menghabiskan waktu dan rentan salah catat karena prosesnya yang manual. Padahal, dalam investasi, kegiatan monitoring kinerja instrumen investasi sangatlah penting.

Makanya, dulu reksadana tidak terlalu populer. Selain karena instrumen ini masih relatif baru sehingga banyak yang belum paham, proses investasi yang panjang dan menghabiskan waktu membuat orang enggan berinvestasi di reksadana.

Tapi itu dulu.

Sekitar dua tahun belakangan ini, beberapa bank sudah melakukan inovasi. Investasi di reksadana dapat dilakukan secara online melalui internet banking.

Beli Reksadana Online

Sejak ada fasilitas online, saya pindah dari proses lama yang manual ke proses ini. Bank yang jadi pilihan saya adalah Commonwealth Bank. Bank ini pionir dalam memberikan layanan reksadana secara online. Web-nya adalah www.commbank.co.id

Prosesnya sederhana dan tidak ribet, layaknya membuka rekening tabungan di bank. Tidak perlu antri di bank dan tidak perlu lagi mengirim bukti transfer.

Pertama, datang ke bank untuk membuka rekening tabungan di Commonwealth Bank. Dana investasi nantinya akan diambil dari rekening yang dibuka ini. Makanya, punya rekening disini wajib.

Kedua, setelah membuka rekening, baru kemudian rekening reksadana dibuka.  Perlu diingat bahwa setiap kali pembukaan reksadana baru, catat ya pembukaan reksadana baru, maka nasabah harus datang ke bank.

Yang ini tidak bisa dilakukan secara online. Nanti, untuk pembelian berikutnya, baru bisa dilakukan secara online.

Kalau butuh konsultasi, saat pembukaan reksadana pertama kali, biasanya ada relationship manager atau financial consultant dari bank yang akan membantu memberikan saran mengenai reksadana yang sedang bagus kinerjanya.

Mereka punya tracking lumayan lengkap mengenai kinerja masing – masing reksadana dalam jangka waktu setahun terakhir atau bahkan sejak reksadana berdiri.

Ketiga, setelah selesai urusan di bank, dimana rekening tabungan dan rekening reksadana sudah dibuka, pembelian reksadana secara online sudah bisa dilakukan.

Nasabah akan dapat token yang nanti digunakan sebagai kode pengaman saat melakukan transaksi internet banking, termasuk di dalamnya pembelian reksadana.

Saat ingin menambah investasi, reksadana yang sudah dibuka rekeningnya tadi akan muncul di internet banking dan nasabah tinggal menentukan ingin investasi berapa.

Tentu saja, dana untuk investasi sudah harus siap di rekening tabungan terlebih dahulu. Transfer dari rekening tabungan ke rekening reksadana akan dilakukan secara otomatis, begitu nasabah memberikan perintah pembelian reksadana.

That’s it. Itu saja yang perlu dilakukan.

Nanti, kira – kira sehari atau dua hari, nasabah sudah bisa melihat di internet banking bahwa nilai investasi di reksadana bertambah, sementara nilai di rekening tabungan berkurang.

Laporan pembelian reksadana akan dikirimkan melalui surat beberapa hari kemudian.

Internet Banking

Hal yang juga amat membantu adalah semua nilai investasi reksadana bisa dimontor setiap hari secara sangat mudah. Tinggal buka internet banking, kelihatan nilai investasi per reksadana dan total investasi di reksadana.

Ini sangat berbeda dengan pengalaman saya sebelum ini.

Sebelum ada fasilitas online ini, jika ingin tahu nilai reksadana, nasabah harus cari tahu di koran dan menghitung satu per satu reksadana secara manual. Sekarang, tinggal buka internet banking, nilai investasi reksadana sudah terpampang.

Perlu diingat, karena reksadana tidak punya nilai yang real-time, dimana nilainya baru diupdate setiap akhir hari, laporan ini menggunakan nilai kemarin.  Melihat di koran pun sama, yaitu menggunakan nilai reksadana akhir hari kemarin. Jadi, nilai yang dipakai di online tidak berbeda dengan nilai di koran.

Ada hal yang tidak bisa dilakukan secara online. Mencairkan reksadana. Untuk pencairan, nasabah harus datang sendiri ke bank. Ini peraturan dari regulator.

Mudah-mudahan , dari sharing pengalaman ini, membeli reksadana tidak lagi dianggap sulit. Semudah membeli pulsa bukan.

Ingin tahu dan belajar lebih jauh soal reksadana, silahkan ikuti Kursus Reksadana.

Berikut contoh salah satu Reksadana Online.

Reksadana Online

Contoh RD Online

SUPERMARKET Reksadana

Ingin transaksi Reksadana secara Murah dan Mudah. Coba di IPOTFUND | Supermarket Reksadana Online.

  • Bisa dari investasi Rp 100 ribu sebulan dan BEBAS Biaya Pembelian dan Penjualan Reksadana.
  • Tidak memerlukan tandatangan basah (“wet signature”) untuk transaksi pembelian dan penjualan Reksadana. Semuanya dilakukan secara online, sehingga tidak memerlukan tanda tangan basah setiap kali Nasabah melakukan transaksi.
  • Beragam Pilihan 60 Produk Reksadana. Produk Reksadana, baik pasar uang, pendapatan tetap, campuran maupun saham dari 13 Manajer Investasi ternama di Indonesia.

Update Agustus 2016:
Step by Step investasidi IPOTFUND kami tulis disini.

GRATIS 5 Reksadana Saham Terbaik

52 Responses

  1. imron

    Bagaimana dengan bank-bank lain, seperti Mandir, BCA dan lainnya. Apakah sudah BIsa memantau hasil investasi reksadananya bisa secara online. Trims.

    Reply
    • admin

      Yang saya tahu, baru Commonwealth Bank yang dapat melakukan transaksi jual – beli dan memantau kinerja Reksadana secara Online dalam jumlah yang terjangkau. Pernah ada bank asing yang menyediakan fasilitas investasi reksadana secara online, tetapi nilai minimunya cukup tinggi, yaitu 20 juta rupiah setiap kali investasi.

      Reply
  2. Iwans

    Kalo belil RD di Commonwealth Bank berapa nilai investasi paling rendah yang ditawarkan.. Ada yang 200 ribuan g ya?? ..

    Reply
  3. coki

    Kalau kita mau jual sebagian unit reksadananya apa harus datang ke bank?
    Apakah kalau kita jual unit langsung masuk ke rekening kita?
    mohon pencerahannya ya, terimakasih

    Reply
    • admin

      Tergantung bagaimana sistem di bank tempat Anda membeli reksadana tersebut. Ada yang mengharuskan nasabah datang ke bank. Ada yang nasabah tidak perlu datang, cukup memberikan perintah penjualan unit reksadana lewat internet banking. Hasil penjualan unit akan langsung dicairkan ke rekening kita.

      Reply
  4. Rahayu Rosgiyanti

    ingin menambahkan sekarang investasi reksadana secara online bisa mengakses bukan hya pada bank commonwealth tetapi danareksa.online.com juga ada, selain itu trimegah asset management juga ada dan INDO PREMIER INVESTMENT (IPOT)

    Reply
    • admin

      Terima kasih sudah berkunjung. Betul bahwa Anda bisa membeli reksadana secara online di beberapa Manajer Investasi (MI). Salah satunya yang Anda sebutkan tersebut. Namun, yang perlu diperhatikan dengan membeli lewat MI adalah reksadana yang ditawarkan hanyalah besutan MI tersebut. Pilihan reksadana menjadi relatif terbatas dibandingkan membeli lewat bank yang menawarkan reksadana dari berbagai macam MI. Semoga bermanfaat.

      Reply
  5. anhar

    min kalo mau buka reksadana di Commonwealth Bank katanya harus datang ke bank? ini ke bank mana min, ke bank apa aja ato harus ke Commonwealth Bank…?

    Reply
    • admin

      Terima kasih sudah berkunjung. Harus datang ke Bank Commonwealth untuk membuka rekening Reksadana. Terima kasih.

      Reply
  6. ilham ibahim

    Salam,
    Kalau reksadana di sinarmas asset management ( simas satu ) sudah melayani pembelian secara online belum ya, bagaiamana kinerja reksadana sinarmas ya…

    terima kasih.

    Reply
  7. rahadyan

    saya masih bingung tentang reksadana, apa tiap bulan kita harus menabung sebesar 1 juta itu atau di top-up sesuai keinginan.
    atau 1 juta itu dikeluarkan hanya dalam pembukaan rekening reksadana itu ?
    apa jg seperti asuransi sesuai polis dalam 10 tahun misalnya harus terus menyetorkan uang.
    mohon pencerahannya 🙂

    Reply
    • admin

      Terima kasih sudah berkunjung. Reksadana itu instrumen investasi untuk mengumpulkan target dana tertentu. Jadi Reksadana dan Asuransi itu berbeda. Investasi di Reksadana bisa dilakukan dengan banyak pilihan. Bisa rutin setiap bulan, bisa sesuai keinginan atau hanya 1 kali saja juga bisa. Tentu saja, pilihan itu akan menentukan hasil dana yang diperoleh. Investasi rutin menghasilkan dana yang lebih besar. Jika ingin belajar lebih lanjut, saran saya ikut Kursus Reksadana secara Online yang kami adakan. Di kursus dijelaskan secara lebih detil mengenai apa itu Reksadana. Salam

      Reply
  8. Kartini

    Diupdate.. Entah sejak kapan, pencarian reksadana di Commonwealth sudah bisa online. Jadi hanya pembelian reksadana (baru) pertama kali yang tetap harus datang ke bank.

    Reply
    • admin

      Terima kasih infonya. Memang betul sekarang pencairan Reksadana di Commbank sudah bisa dilakukan secara online, alias tidak perlu datang ke kantor cabang lagi. Yang memang masih perlu datang adalah pembukaan rekening dan setiap pembelian jenis reksadana untuk pertama kali.

      Just info, ada fasilitas reksadana online yang tidak perlu datang sama sekali ke kantornya karena semua dokumen di picked-up. Ini produknya IPOTFUND. Selengkapnya bisa simak disini.

      Reply
      • Iwan

        Untuk IPOT Fund, apakah aman untuk dilakukan transaksi.
        Karena saya ingin jangka panjang melakukan investasi Reksadana.
        Lebih bagus mana Commbank dengan IPOT, misal dana disediakan 250rb ke atas.
        terimakasih.

      • admin

        Iwan,

        Aman. IPOT dan Commbank itu hanya perantara/agen penjual. Aman tidaknya tergantung Reksadana yang dipilih.

        salam

  9. Iwan Setiawan

    Salam…

    Ma’af… Syarat untuk membuka rekening reksadana di Commonwealth Bank itu bisa pake KTP daerah saja gak ya? Soalnya saya pendatang dan belum punya kartu indentitas tempat tinggal sekarang.

    Reply
    • admin

      Setahu saya, KTP adalah syarat untuk pembukaan rekening tabungan di bank. Setelah punya rekening tabungan, baru Anda mendapatkan fasilitas transaksi Reksadana secara Online. Apakah pembukaan rekening harus dengan KTP dimana cabang berada? tergantung banknya, ada yang bisa pakai KTP mana saja, ada yang harus KTP dimana cabang tersebut berada.

      Selain Commbank, Anda bisa coba Reksadana Online dengan IPOTFUND, yang saya lihat prosesnya lebih sederhana dan tidak perlu datang ke cabang (dokumen di pick-up kurir). Selengkapnya soal IPOTFUND, baca disini.

      Reply
  10. REZA AGUNG RIYANTO

    min klo pengen tau di dalam reksadana kalau 1 juta dalam jangka 12 bulan atau 1 tahun deviden perbulan mendapatkan berapa persen dan gimana cara melihat keuntungan apakah bisa lwat online atau langsung conssulting ke pihak MI atau ke bank tolong penjelasaan yah min tanks dah buat pencrahan di segi finasial yah

    Reply
    • admin

      Keuntungan Reksadana bisa dilihat secara online SETIAP HARI. Tidak perlu ke Manajer Investasi. Di laporan online tercantum berapa nilai investasi Anda per hari ini, yang kemudian tinggal Anda bandingkan dengan berapa investasi Anda.

      Misalnya, investasi awal Rp 1 juta, kemudian 1 bulan kemudian nilainya yang tercantum di laporan Online adalah Rp 1.5 juta berarti investasi Anda sudah naik 50%.

      Reply
      • Trisa

        Salam pak, seperti tertulis : Misalnya, investasi awal Rp 1 juta, kemudian 1 bulan kemudian nilainya yang tercantum di laporan Online adalah Rp 1.5 juta berarti investasi Anda sudah naik 50%.

        – itu berarti ada profit 500 rb, apakah profitnya otomatis masuk ke rek tab qt di bank itu, atau qt jual/cairkan unitny baru bisa msk rek tab, atau qt biarkan saja disitu?apa manfaatny jika tidak diambil profitnya dn hanya dibiarkan saja?
        -kalau mis nya tidak top up dan dibiarkan saja (mis didapati jd 1.5 juta spt diuraikan) dan besok NAB ny turun, apakah itu artiny yang turun adalah yg dari 1.5 jutanya atau hanya investasi awal ?krn kalo yang proft 500 rb nya tidak diambil dan dibiarkan, kmudian besok turun 30% berarti bs jadi tinggal 1.050.000, dan profit yg sebelumnya 500 rb hilang …apakah begitu pak?
        mohon pencerahaannya.
        terima kasih byk.

      • admin

        Selama unit Reksadana belum dijual, maka NAB itu hanya potensi keuntungan atau potensi kerugian. Artinya, belum ada uang masuk atau uang keluar. Hanya hitungan diatas kertas. Ketika menjual unit Reksadana, baru terjadi realisasi, yaitu bisa uang masuk yang menguntungkan karena diatas modal awal atau uang masuk yang merugikan karena dibawah modal awal.

  11. ummi izzat

    Min, numpang tnya. Apakah dibank syariah juga mnyediakan investasi reksadana. ? Commonbank di daerah saya tdk ada.. Trims atas pencerahanx

    Reply
    • admin

      Setahu saya belum ada Bank Syariah yang menyediakan fasilitas transaksi reksadana secara online. Kalau tidak ada Commonwealth, bisa coba IPOTFUND yang tidak perlu datang ke kanto cabang. Penjelasan soal IPOTFUND baca disini.

      Reply
  12. Aina

    Terima kasih buat infonya…….
    Mohon informasi apakah pembelian reksadana online seperti ipotfund aman karena kita tidak bertemu muka langsung dengan penjualnya….maksud saya apakah itu bukan fiktif?

    Reply
    • admin

      Aman sekali. Kalau mau bertemu muka juga bisa, silahkan datang ke kantor cabang mereka. Alamatnya bisa lihat di web mereka.

      IPOTFUND itu adalah platform dari Indo Premier sekuritas yang merupakan salah satu broker saham yang tercatat resmi di Bursa Efek Indonesia.

      Reply
  13. dina

    mohon info..
    misal kita invest reksadana via bank commonwealth dengan auto invest tiap bulannya..berarti kita harus sediakan dana di rekening commwealth tiap bulan? atau bisa didebit dari rekening lain?

    kedua, jika tidak auto invest apa tetap harus ada dana di rekening commwealth?

    Reply
    • admin

      Baik auto invest atau tidak, saat beli Reksadana via Commonwealth, dana harus siap dulu di rekening Commonwealth.

      Reply
      • dina

        mau tanya..
        setiap produk RD kan ada subscription fee atau biaya sewaktu kita beli (2% atau ada yg 0%). nah kl misal kita auto invest, fee nya itu berlaku pada saat pertama kali bikin reksadana atau tiap “auto-invest” itu?

      • admin

        Fee tersebut berlaku setiap kali melakukan transaksi Reksadana. jadi setiap auto-invest fee tsb berlaku.

        Sebagai alternatif, Anda bisa coba IPOTFUND yang subscripton fee-nya Nol.

      • icalroe

        misalnya kyak tiap bulan gitu bayar 100rb, trus ada lagi yg di beli slain byar 100rb itu ga???
        IPOT itu apa??? bsa mnta LINknya….

  14. Yuni

    Cara top up di commonwealth via internet banking caranya gmn ya min? Langkah2nya gmn? Saya tidak ketemu cara top upnya di web

    Reply
  15. Cokorda

    Cara top up via internet banking itu : 1. Anda harus punya iD internet banking Commonwealth, pastikan uang cukup untuk to up,
    2. Log in, pilih menu my portofolio, centang reksadana yg mau di top up, klik subscribe di pojok kanan bawah,
    3. Isi formulir pembelian, selesai

    Reply
  16. Benny

    Oke, reksadana emang ga sulit, tp bagi pemula spt sy, yg acuannya cuma google, bisa dibilang baca seabrek info yg “kelewat” informatif malah bikin pusing, kita cuma butuh sample, misal Andi punya duit 10rb, mau beli reksadana, si Andi tinggal dateng ke BCA, isi formulir, kasih uangnya, pulang kerumah, dst..dst… Dlm kasus ini si Andi belom butuh jenis2 yg banyak macemnya yg kl makin dibaca si Andi makin eneg mau beli produk reksadananya, belum lg macem cara pembelian, strategi, dll..dll… Ya akhir kata thread ini lebih ringan dan mudah dimengerti dibanding thread lain yang lebih “informatif”. Satu lg sy jg sdh bergabung dgn ipot sejak 2014 dan membuka rekening disana melalui BCA, tp karena informasi yg didapat melebihi kapasitas otak sy malah pusing sendiri dan jgn tersinggung ya dengan komen saya ini

    Reply
  17. Komang

    Pak, mohon pencerahannya. Bagaimana cara top up reksadana di ipotfund? Saya sudah beli reksadana MNC Dana Ekuitas di Ipot sebesar 1 juta. Kemudian, barusan saya transfer 1 juta lagi untuk topup, tapi tidak tahu caranya. Terima kasih.

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published.