IPOTFUND | Supermarket ReksaDana Online

  • August 4, 2014

Reksadana merupakan salah satu pilihan investasi yang semakin popular ditengah-tengah maraknya investasi bodong yang disebabkan oleh karena masyarakat kurang mengerti mengenai alternative investasi yang aman dan benar.

Ada baiknya, kita mengenal terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan ReksaDana.

ReksaDana adalah wadah yang digunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal untuk selanjutnya diinvestasikan dalam portfolio Efek oleh Manajer Investasi yang telah mendapatkan ijin usaha dari Bapepam-LK atau yang sekarang lebih dikenal dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Oleh karena itu, ReksaDana merupakan produk yang aman dan berbeda dengan investasi bodong yang tidak memiliki dasar hukum yang jelas.

Imbal balik investasi (“return”) ReksaDana umumnya lebih tinggi dari produk yang ditawarkan oleh bank seperti tabungan atau deposito, dengan risiko yang berbeda-beda tergantung jenis ReksaDana yang dipilih. Risiko investasi pada ReksaDana jauh lebih kecil daripada investasi langsung dengan membeli saham perusahaan terbuka yang sahamnya tercatat di Bursa Efek Indonesia, karena sifat diversifikasi yang dimiliki oleh ReksaDana dan faktor Manajer Investasi yang memiliki pengalaman dalam mengelola portfolio efek. Anda juga dapat mengurangi risiko dengan melakukan investasi pada beberapa produk ReksaDana, bukan hanya pada 1 produk ReksaDana saja.

ReksaDana Murah, Mudah & Aman

Jawabannya adalah di IPOTFUND, karena hanya di IPOTFUND yang memberikan 9 kelebihan sekaligus, yaitu:

  • Bebas Biaya Pembelian dan Penjualan ReksaDana. Untuk pembelian semua ReksaDana yang ada di IPOTFUND tidak dikenakan biaya apapun (alias gratis),  namun ada beberapa Manajer Investasi yang mengenakan biaya penjualan selama jangka waktu tertentu, biasanya 1-2 tahun pertama, setelah itu bebas biaya penjualan. Biaya penjualan ini sepenuhnya akan diambil oleh Manajer Investasi. IPOTFUND sama sekali tidak mengambil biaya transaksi penjualan ReksaDana tersebut.
  • 1 Account untuk Semua ReksaDana. Registrasi, Rekening Bank, dan Laporan ReksaDana semuanya dalam satu account atas nama Nasabah sendiri.
  • Beragam Pilihan Produk ReksaDana. Akses kepada 85 produk ReksaDana, baik pasar uang, pendapatan tetap, campuran maupun saham dari 19 Manajer Investasi ternama di Indonesia. Kedepannya akan bertambah menjadi 20 Manajer Investasi dengan lebih dari 100 produk ReksaDana.
  • Tidak Memerlukan Tandatangan Basah (“wet signature”) untuk Transaksi Pembelian dan Penjualan ReksaDana. Pembelian dan penjualan ReksaDana semuanya dilakukan secara online melalui platform IPOTFUND, sehingga tidak memerlukan tanda tangan basah setiap kali Nasabah melakukan transaksi.
  • Kepemilikan Unit ReksaDana dicatat atas Nama Nasabah Sendiri. Keamanan atas kepemilikan unit ReksaDana sangat dijamin, karena dicatat atas nama Nasabah sendiri oleh Bank Kustodian di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
  • Dana Nasabah disimpan atas Nama Nasabah Sendiri. Keamanan dana yang dimiliki oleh Nasabah disimpan di Rekening Dana Investor (RDI) di bank yang ditunjuk oleh Otoritas Jasa Keuangan, terpisah dari rekening bank milik Indo Premier (IPOTFUND).
  • Database ReksaDana terlengkap dan ter-update. IPOTFUND memiliki database semua produk ReksaDana yang ada di Indonesia dan dapat dianalisa dengan menggunakan tools Fund Screener secara Mudah dan Gratis.
  • Keamanan yang sangat terjamin. Transaksi melalui IPOTFUND sangat terjamin keamanannya, karena menggunakan SSL-256 bit dan PIN Trading pada setiap transaksi.
  • Multi-Platform. IPOTFUND dapat digunakan pada Multi Platform, baik desktop, laptop, tablet, dan smartphone, kapan saja dan dimana saja.

Investasi IPOTFUND

Mudah sekali. Nasabah hanya perlu membuka Rekening IPOTFUND secara Online di IPOTFUND dengan mengisi Formulir Pembukaan Rekening pada bagian kanan atas.

Dengan melakukan pembukaan rekening di IPOTFUND, maka setelah Rekening IPOTFUND siap digunakan (kurang lebih 3-5 hari kerja setelah dokumen asli diterima oleh IPOTFUND), maka Nasabah sudah dapat melakukan pembelian 119 produk ReksaDana dari 28 Manajer Investasi, yaitu:

  • PT Bahana TCW Investment Management
  • PT Batavia Prosperindo Aset Manajemen
  • PT BNP Paribas Investment Partners
  • PT CIMB Principal Asset Management
  • PT. First State Investments Indonesia
  • PT Indo Premier Investment Management
  • PT Manulife Aset Manajemen Indonesia
  • PT Maybank GMT Aset Manajemen
  • PT Pratama Capital Assets Management
  • PT RHB OSK Asset Management
  • PT. Sinarmas Asset Management
  • PT Syailendra Capital
  • PT Trimegah Asset Management
  • PT AAA Aset Management
  • PT MNC Asset Management
  • PT. Avrist Asset Management
  • PT Ciptadana Asset Management
  • PT Mega Capital Investama
  • PT Mega Asset Management
  • PT BNI Asset Management
  • PT Prospera Asset Management
  • PT Kresna Assets Management
  • PT Semesta Asset Management
  • PT Sucorinvest Asset Management
  • PT Danareksa Investment Management
  • PT Pinnacle Persada Investama
IPOTFUND Supermarket Reksadana

ReksaDana yang Bagus

Memilih ReksaDana harus disesuaikan dengan profil risiko (“Risk Profile”) masing-masing. Berdasarkan profil risiko yang dimiliki, Anda dapat memilih dan membandingkan ReksaDana yang paling baik dan cocok untuk dengan link berikut:
https://www.indopremier.com/ipotfund/listreksadana.php

Anda juga dapat melihat dan membandingkan performa (kinerja) ReksaDana sejenis secara cepat dengan menggunakan metodologi Simple Weighting and Scoring dari pergerakan NAV suatu periode tertentu, nilai dari Sharpe Ratio dan Downside Ratio, dengan menggunakan tools Fund Evaluator yang dapat diakses melalui link berikut:
https://www.indopremier.com/ipotfund/evaluator.php

IPOTFUND Supermarket Reksadana

Beli dan Jual

Nasabah dapat melakukan transaksi pembelian, penjualan maupun pengalihan ReksaDana dengan menggunakan menu transaction yang ada di IPOTFUND. Nasabah juga dapat melihat portfolio, assets allocation dan historical order and transaction.

IPOTFUND Supermarket Reksadana

Nah….. Dengan kemudahan yang diberikan oleh IPOTFUND, apalagi yang harus ditunggu. Kunjungi website kami di indopremier.com. BERINVESTASI TIDAK PERNAH SEMUDAH INI.

GRATIS Daftar 5 Reksadana Saham Terbaik

119 Responses

      • siaoyang

        Salam pak. Mau nanya seandainya kita punya account di ipodfund dan reksadana kita mendadak dihack orang lain terus dijual dan masuk ke rekening si hacker…apakah itu bisa terjadi?intinya apakah aman uang yang kita invest di ipodfund tsb. Terima kasih

      • admin

        siaoyang, kalau di hack kecil sekali kemungkinannya karena sudah ada security-nya. Seandainya pun bisa di hack, dana pencairan masuk ke rekening investor. salam

    • henry

      pak admin mau tanya, saya mau gabung di ipotfund setelah saya daftar dan ingin melaksanakan transaksi jual atau beli, kira2 reksadana apa yg bagus dan stabil dalam berivenstasi, kemudian boleh tau MI mana yg kinerjanya bagus dan aman, serta cara melihat pergerakan dr bulan ke bulan, tahun ke tahun gmn, apakah % nilai yg tinggi itu yg bagus

      Reply
    • admin

      Pada dasarnya Anda bisa menggunakan Rekening dari semua bank. Tidak ada ketentuan harus menggunakan Rekening Bank tertentu.

      Hanya saja, karena rekening pihak IPOTFUND adalah BCA, biaya transfer buat nasabah akan lebih murah dengan menggunakan rekening yang sama, yaitu BCA.

      Reply
      • Ujang>s

        kalo bergabibung ..berarti harus ada dua rekekening di BCA..yg satu rekpribadi…yang satu lagi Rekening Dana Investasi ???? trus data asli dikirimkan kemana ..???

      • admin

        Betul, nanti ada dua rekening BCA (Pribadi dan Dana Investasi). Kedua rekening bisa dilihat via KlikBCA. Isi data-datanya di website IPOT utk mendaftar.

  1. Blogs Of Hariyanto

    salah satu bentuk investasi yang layak untuk dipertimbangkan nich….keep happy blogging always…salam dari Makassar 🙂

    Reply
  2. Rinrin

    Aku beberapa kali sering mendengar kata Reksadan, tapi baru kali ini tau apa arti dari reksadana itu. HEhee.. jadi seperti investasi gitu yahh,, Cuma kalo ikut Reksadana aku nggak ngerti

    Reply
  3. lily

    Usia saya 37 tahun ingin memulai berinvestasi untuk dana pensiun. Saya bisa menyisihkan 500rb setiap bulannya. Sebaiknya saya ambil reksadana yang mana ya pak? Terimakasih sebelumnya.

    Reply
    • admin

      Saham. Return paling tinggi tapi risikonya juga tinggi. Tapi risiko bisa dikelola dengan rentang investasi yang panjang (diatas 15 tahun).

      Reply
  4. alghozali

    Saya mau mencoba reksadana tapi masih belum paham caranya, usia saya 25 tahun dan saya memiliki tabungan pendidikan bni untuk anak saya yang harus saya setorkan 500 ribu perbulan selama 17 tahun, menurut anda apa sebaiknya uang tersebut saya tarik lalu di gunakan untuk reksadana atau dilanjutkan saja?
    Dan untuk reksadana setorannya setiap bulan ya?

    Reply
    • admin

      Saya tidak menyarankan Tabungan Pendidikan untuk tujuan keuangan diatas 3 tahun karena bunga tabungan pendidikan rendah – jauh dibawah kenaikkan biaya sekolah setiap tahun. Baca penjelasan kenapa Tabungan Pendidikan tidak bagus disini.

      Kalau saya, Reksadana jelas lebih superior keuntungannya dibandingkan Tabungan Pendidikan untuk periode 17 tahun.Tabungan pendidikan bunganya paling gak sampai 5% setahun, sedangkan Reksadana campuran bisa 15% setahun keatas. Setoran Reksadana dilakukan setiap bulan dan sekarang sudah ada fasilitas Auto-Investment di IPOTFUND dimana cara pembayarannya sama dengan Tabungan Pendidikan, yaitu debet rekening.

      Mau belajar Reksadana, Anda bisa belajar sendiri baca disini atau ikut Kursus Reksadana klik disini.

      Reply
  5. Fadel

    saya baru 19 tahun masih mahasiswa. pengen coba reksadana tapi masih belum paham mekanisme saat menjalaninya nanti. kira2 diantara 4 jenis tadi, menurut anda yang mana yg baik utk mahasiswa?

    Reply
    • admin

      Saran saya coba saja. Investasi bisa mulai dari Rp 100 ribu. uang jajan atau pulsa bisa dipakai dulu untuk mencoba. kalau tidak mencoba, terlalu banyak teori atau prasangka, malah tidak jalan-jalan. mumpung masih bisa investasi Rp 100 ribu, kenapa tidak dicoba.

      Reply
  6. Lukman Arimarta

    selamat pagi ….saya mahasiswa 19 th ingin mencoba investasi melalui reksa dana saya ingin tanya :
    1.apakah hubungannya bank commonwealth dangan Ipotfund ….apakah juga harus punya NPWP lalu apa saja syarat lainnya?
    2.Pendaftaran dilakukan di combank/Ipotfund?
    3.apakah Ipotfund sudah bisa Auto Infest?, karena daerah sy kadang sulit ditemukan jaringan…TERIMAKASIH

    Reply
    • admin

      IPOTFUND dan Commbank itu dua lembaga yang berbeda. Kelebihan dan cara pendaftaran IPOTFUND bisa baca disini. Auto Invest bisa di IPOTFUND.

      Reply
  7. rika dwicahyaning budi

    apakah reksadana itu setiap bulan harus bayar premi seperti asuransi

    Reply
    • admin

      Reksadana sangat berbeda dengan Asuransi. Di Reksadana, investasi terserah Anda, tidak ada kewajiban harus menyetor tiap bulan. Ingin belajar lebih lanjut sol reksadana, baca disini.

      Reply
  8. abdul haris

    bole tanya, dari ipotfund saya dpet potongan gk?

    keuntungan buat ipotfund apa kalo kita invest lewat ipotfund.?
    trimss

    haris

    Reply
    • admin

      Fee beli dan jual di IPOTFUND 0% alias gratis. Di Reksadana online lain, ada fee jual dan beli. Setahu saya, IPOTFUND kerjasama dengan Manajer Investasi, jadi mereka sharing fee management investasi.

      Reply
    • Michael

      Pak deposit awal reksadana 100 ribu itu berapa ya minim, dan itu msuk jenis reksadana apa ya namanya, mohon pencerahan ?.. wkwkwk maklum pemula

      Reply
  9. Ida

    Utk mendaftar di IPOTFUND apakh harus memakai NPWP? Klo wanita menikah berarti memakai NPWP suami ya? Tks.

    Reply
    • admin

      Setahu saya NPWP wajib. Iya bisa suami punya. Kalau tidak punya NPWP, bisa minta dispensasi. Tapi harus cek ke pihak IPOTFUND, bagaimana cara dispensasinya.

      Reply
  10. pembaca

    Pak mending ikutan reksadana di commonwealth atau di ipot ini. Klo melalui bank commonwealth/bank mandiri apa kelebihan atau kelemahan (misal ada biaya pembelian dll) dibanding kita ikut reksadana di ipot ? Oya pajak reksadana cuma dipungut ketika ada pembelian atau ketika kpn pajak itu dipungut atas reksadana kita? kmd kalo beli saham baiknya di akhir tahun bln desember atau di awal tahun januari ?thx

    Reply
    • admin

      Keduanya punya kelebihan sendiri. Anda lokaasinya dimana? Kalau di Jakarta, dua-duanya sama bagus. IPOT lebih murah krn tidak ada fee masuk dan keluar. Commbank adalah bank sehingga ada customer service yang baisa diajak ngobrol, walaupun mereka juga belum tentu selalu benar advice-nya.

      Melalui bank Mandiri, saya tidak bisa komentar karena belum pernah coba. Pastikan di Bank Mandiri yang Anda bisa bedakan antara beli Reksadana dengan Asuransi berbalut Reksadana (Unit Link) karena keduanya sangat berbeda.

      Reply
  11. ratna

    Masih belum mengerti cara kerjanya dari reksadana ini.bingung.kan ada penjualan dan pembelian.kalau penjualan bagaimana menjualnya dan apa sih yg dijual.dan kalau pembelian bagaimana pembeliannya dan apa yg dibeli.apakah penjualan dan pembeliannya itu dalam bentuk saham?terus bingung mo beli saham dan menjual saham gimana sih,cara membeli dan menjual saham yg baik sehingga kita untung.kl salah beli saham dan jual saham salah resikonya apa?apakah akan mengurangi uang yg kita bayarkan tiap bulannya itu?maaf yah soalnya bener2 ga mengerti….

    Reply
  12. Nandar

    Bisa bimbing bagaimana langkah untuk mendaftarkan diri.. Masih belum ngerti.. Hehe
    Mohon bimbingannya

    Reply
  13. yuhri

    Min saya punya dana 10jt pengen inves di saham yg bisa dpt lebih, resiko siap tanggung trus 10 th keumudian berapa yģbisa saya dapat maksimal?

    Reply
    • admin

      Kalau saham, saya tidak tahu. Kalau reksadana saham return diantara 20 sd 25% setahun. Bisa jadi 93 jutaan dlm 10 tahun.

      Reply
    • admin

      Bisa cek secara online di laporannya IPOT. Disana bahkan sudah ada posisi nilai investasi berapa per hari ini (menggunakan NAB terbaru).

      Reply
  14. Abing

    bagus blog nya nih.
    saya dari dulu tertarik invest di reksadana dan ga pernah kesampean… dan yakin suatu saat ada yg online. lumayan baca2 disini bisa tambah pengetahuan.

    cuman ada 1 yg menganjal sama IPOTFUND menurut saya. kenapa harus gratis alias tidak ada fee nya? sama seperti yg di tulis salah satu org yg komen disini, kalo tidak ada fee apa dong untung nya IPOTFUND? dan saya merasa jawaban dari anda blom memuaskan saya. saya jauh lebih tenang kalo IPOTFUND mengenakan fee, tapi murah (lebih murah) dari tempat lain.

    Reply
    • admin

      Saya pernah menanyakan ke pihak IPOT. Mereka bilang fee masuk dan fe keluar sengaja digratiskan untuk memperluas akses masyarakat berinvestasi di Reksadana Online. IPOT mendapatkan pemasukkan dari share atas management fee yang dipotong oleh manajer investasi terhadap Reksadana.

      Reply
      • Abing

        ok deh.. boleh di coba nih.
        boleh tau misal gw mau coba test invest minimum, trus kapan boleh jual itu reksadana paling cepet? 1 bulan/2bulan/3bulan/ kapan? gw cuman mau tau aja brp lama proses nya sampe di rekening gw. kita ga bicara profit yah. supaya bisa cerita2 juga ama org rumah.
        thx

      • admin

        (1) Mau jual Reksadana kapan saja bisa. Hari beli, hari ini jual bisa.
        (2) Pencairan Reksadana masuk dananya kembali sekitar T+3. Untuk pastinya silahkan tanyakan ke pihak IPOTFUND.

      • Jonathan

        Pagi Admin, apakah ini berarti fee untuk MI lebih besar dibandingkan dengan fee untuk MI tanpa melalui IPOTFUND ini? Mohon pencerahannya.

        Salam

      • admin

        Soal fee MI saya tidak tahu. Mungkin bisa ditanyakan langsung ke MI-nya.

  15. DWIA

    Apakah ikut reksadana kita harus menyetor dana secara rutin tiap bulannya? dan apakah besarannya sama? thanks.

    Reply
  16. bella

    pak…saya penasaran nih…klo misal saya invest di IPOT dengan auto invest perbulan 500.rb , aktif terus invest selama 20 tahun. Jadi kalau perhitungan bungan reksadana katakanlah 20%.. Jadi berapa total gain nya dlm 20 tahun ? apakah bungan yg lama yang dideposit ikut masuk dalam 20% atau gimana…

    Reply
    • admin

      Bisa dicek di situs IPOTFUND, disana ada perhitungan Future Value (berapa nilai investasi diperoleh). Ini sistemnta bunga berbunga (compunding ke dalam nilai investasi), selama Anda tidak mencairkan investasinya.

      Reply
      • fahmi

        Bukankah untuk perhitungan keuntungan investasi dari nilai NAB x jumlah unit penyertaan?.perhitungan Future Value dengan sistem bunga berbunga (compunding ke dalam nilai investasi) di mana korelasinya?

      • admin

        Future Value utk membuat estimasi ke depan berapa kira-kira hasil yang akan didapat nantinya. NAB utk perhitungan nilai Reksadana saat ini.

  17. rudi

    saya daftar lewat online dan harus mengirimkan form yang dari email lewat POS, ada form dari Bank BCA (form pembuatan rekeneing BCA), apakah itu artinya saya harus membuka Rekening di BCA dulu?

    Reply
    • admin

      Tidak perlu membuka Rekening BCA. Form rekening BCA itu yang Anda harus tandatangani itu adalah untuk pembukaan Rekening Dana Investor.

      Reply
  18. Sasmito Aji

    Di IPOTFUND penyetoran dana ke RDI harus melalui transfer dari rekening yang kita daftarkan atau bisa menyetor tunai langsung ke RDI ? dengan pertimbangan menghindari biaya transfer tinggi akibat berbeda bank. Mohon penjelasan .

    Reply
    • admin

      Setahu saya langsung ke RDI bisa. Tapi untuk pastinya silahkan kontak pihak IPOTFUND.

      Reply
  19. erry

    maksih infonya boss…
    ada yg mo saya tnykan nih :
    1. apa kl tdk pny NPWP tdk bs ikut reksadana
    2. apa tdk ada fasilitas auto buy dr IPOTFUND ato MI, shg tdk perlu bingung milih saham yg mna

    mhn pencerahannya boss

    Reply
    • admin

      (1) Bisa tanpa NPWP. Nanti ada surat yang harus ditanda-tangan pernyataan belum punya NPWP
      (2) Fasilitas Auto Invest ada. Investor sudah menentukan mau pilih Reksadana yang mana. Nanti setiap bulan otomatis dipotong.

      Reply
  20. indra

    saya sudah menyelesaikan tahap registrasi di ipotfund.
    dan saya dikirim 6 buah lampiran melalui email.
    dalam email tersebut saya hanya diminta menandatangani berkas tersebut.
    namun
    karena saya mendapatkan penghasilan dari amerika dalam mata uang dollar.
    saya di berikan sebuah form tertentu yang kosong. haruskah saya mengisinya?
    tapi saya tidak tahu informasi mengenai cara pengisiannya.
    mengingat instruksi dari email tersebut hanya menandatangani berkas saja

    Reply
  21. rudi

    minta saran !
    Berenca Buka RD di ipotfund untuk Dana Pensiun antara 15 s.d 20 th
    menyetor secara berkala antara 100 s.d 1 jta perbulan.
    RD apa yang saya harus ambil?
    dan bagaimana potensi hasilnya?

    Reply
  22. Zach

    Jika ada dana 100 juta,tujuan investasi 5 tahun,reksadana apa yg mendekati bagus,kira2 berapa hasil setelah 5 thn,trmksh…

    Reply
    • admin

      Bisa ambil RD Pasar Uang. kalau mau lebih beresiko dengan return lebih tinggi, ambil RD Pedapatan Tetap.

      Untuk return coba cek disini berapa return RD Pasar Uang. Kalau tidak salah sekitar 5-6% setahun.

      Reply
    • admin

      (1) Mau investasi di Reksadana apa ? masing-masing Reksadana punya return yang berbeda-beda.

      (2) Setelah tahu return-nya, Anda bisa menghitungnya menggunakan fungsi PV di excel.

      Reply
  23. tyas

    selamat siang pak…
    maaf mau tanya,jiks seandainy saya sudah terdaftar lalu sudah siap menjalankan investmen ini,,setiap bulany kita harus membeli/bertransaksi mininal berapa rupiah ya pak??terimakasih

    Reply
  24. Samsul Ma'arif

    Sangat menginspirasi situs Anda. Mau tanya ttg invest RD di IPOTFund, misal: 1). Setelah sy beli RD di salah satu MI yg ada di IPOTFund, kemudian saya diamkan/pasif (tidak saya jual ketika NAB tinggi) apakah masih ada keuntungan setelah jangka waktu tertentu; misal 5 tahun (kan provitnya naik turun)?
    2). Keuntungan RD ini diperoleh dan dipengaruhi dr selisih NAB beli-jual ataukah dari lama rentang waktu investasi?
    3). Seandainya berdasar selisih NAB beli-jual, misal setelah 5 tahun, RD dijual ketika NAB turun, bisakah dikatakan investasi berkurang/rugi?
    Maaf, pertanyaanya banyak…, terima jasih sebelumnya….
    Salam..

    Reply
  25. Edi

    Saya mohon informasi dengan portfolio yg saya miliki karena saya bingung bagaimana cara perhitunganya karena kemarin average NAV portfolio saya 2.240 kok averagenya jadi 2.270 dan saya melakukan pembelian pas NAVnya sedang turun,harusnya kan averagenya turun juga.dan yg kedua knp kok skrg dari order pembelian sampai di process kok lama sekali,terakhir kalau tdk salah saya order jam 8 pagi dan jam 2.30 sore baru di process.mohon informasinya dan terimakasih

    Reply
  26. toni

    Saya sdh 3 thn sring dgar tntng reksa dana.tp blm ad yg mendetail tntng ni.sya msh bingung wm tnyk kpd siapa.sya dr TG.pinang KEPRI

    Reply
  27. tutur sudarsono

    mas, apakah waktu mendaftar buat akunya itu harus pake NPWP ??

    Reply
  28. purwa

    Selamat malam Pak,
    Saya sudah beli reksadana Bnp Paribas Pesona Syariah dan Mnc dana Syariah di Ipotfund, Apakah Ipot fund sudah terdaftar resmi di OJK, Bila di kemudian hari ada masalah pada Ipotfund amankah dana saya dan bagaimana cara mencairkanya. Terimakasih atas pencerahanya, Salam.

    Reply
    • admin

      Ya jelas sudah. IPOTFUND itu dimiliki oleh Indopremier Sekuritis.

      Dana Anda sangat aman karena investasi Reksadana disimpan di Bank Kustodian yang hanya bisa ditarik atas perintah nasabah.

      Reply
  29. khaidir

    Saya pernah ikut reksadana dari salah satu bank swasta. karena jarang menabung, rekening bank saya di tutup. Saya tdk bsa mengurus karena letak bank yg jauh. Yg ingin saya tanyakan, apakah reksadana saya bisa dilanjutkan apabila rekening bank saya buka kembali? Apabila tdk bisa, apakah nilai invest reksadana saya hilang? Mohon pencerahannya..trimakasih

    Reply
    • admin

      Investasi Reksadana itu milik Anda dan tidak mungkin hilang. Bank hanya berfungsi sebagai agen penjual. Uang Anda ada di Manajer Investasi yang bisa dikontak untuk melakukan pencairan atau pembelian lagi.

      Reply
  30. arti

    Maaf sebelumnya,
    Jujur saya masih kurang paham.bagaimana dengan auto invest dan jual beli NAB? Misal kita invest 500rb apa dengan auto invest atau bisa pake jual beli NAB kapan saja? Atau hal tersebut tergantung pemilihan reksadana?
    Mohon pwncerahanya…terima kasih

    Reply
    • admin

      Arti,

      Dalam Auto-Invest, pihak pengelola Reksadana akan memotong secara otomatis sejumlah tertentu secara rutin setiap bulan. Tujuannya, peserta tidak perlu repot melakukan investasi setiap bulan.

      Jika tidak pilih Auto-Invest, Anda mengajukan jual beli kapan ingin melakukannya. Jadi tidak otomatis dipotong.

      salam

      Reply
  31. Helena

    Malam admin, saya sangat tertarik tetang reksadana ini. Tapi saya sangat awan, kalau boleh minta e-mail atau kontak admin agar saya bisa tanya seputar reksadana online ini secara langsung. Untuk gambaran, tujuan keuangan atau impian saya adalah saya bisa memiliki dana yg cukup aman di umur 40an tahun nanti.. Terima kasih sebelumnya pak..

    Reply
  32. agung

    reksadana itu apakah sama transaksinya seperti melakukan pembelian saham di Pasar modal..pak
    saya kebetulan saat ini
    member dibni securities

    Reply
    • admin

      Agung,

      Yang melakukan pembelian dan penjualan saham adalah Manajer Investasi. Pemilik Reksadana menyerahkan pengeloaan kepada Manajer Investasi.

      salam

      Reply
  33. Abdul Halim

    Setelah daftar rekenin di ipotfund. Saya ingin awal investasi 100.000. Caranya bagaimana.?

    Reply
  34. iKurniawan

    Barusan buka ipotfund dan mau buka akun. Ternyata langsung disuguhkan tiga pilihan, basic-reguler-syariah yang saya ndak ngerti perbedaannya.

    Harus belajar lebih banyak dulu sepertinya
    🙂

    Reply
  35. revi

    malam pak, langsung saja..
    saya br daftar di ipotfund dikarenakan saya tidak begitu paham tentang reksadana saya memilih “auto invesment” dengan debit 500rb/bulan. pertanyaan saya bagaimana saya tau uang saya di investkan ke reksadana yg mana, sebagaimana saya tau ada “campuran” “pendapatan tetap” “pasar uang” atau “saham”. setelah saya tau perbedaannya saya lebih interest ke saham cuma bagaimana caranya saya tau kl ipotfund menginvestkan ke reksadana saham. sebagai gambaran di kuesioner profil resiko saya pilih invest 1-3 thn dan tujuan investasi pendapatan dan pertumbuhan jangka panjang. maaf terlalu panjang mohon dibantu, terima kasih atas jawabannya pak.

    Reply
    • admin

      Revi

      Anda yang pilih mau investasi di Reksadana yang mana. Di masing – masing Reksadana sudah ada penjelasannya masuk kategori mana Reksadana tsb.

      salam

      Reply
  36. Rizky

    Mohon informasinya pak. Saya tertarik dengan reksadana saham syariah. Kira-kira returnya bagaimana jika dibandingkan dengan yang konvensional pak? Terus rekomendasi reksadana saham syariah yang bagus apa pak?
    Terima kasih.

    Reply
    • admin

      Rizky,

      Yang saya tahu return Reksadana Syariah tidak sebaik yang konvensional karena pilihan instrumennya lebih sedikit.

      salam

      Reply
  37. Risa

    Salam.
    Saya ada rencana berinvestasi dengan reksadana untuk biaya pendidikan anak saya yang kini berusia 1 tahun. Namun masih banyak yg saya kurang mengerti. Yang mau saya tanyakan:
    1. untuk reksadana ini kita menyisihkan uang tiap bulannya seperti menabung perbulan misalnya 1 juta per bulan sampai jangka waktu yg telah ditentukan atau cukup sekali saja membeli reksadana 1 juta; didiamkan selama jangka waktu yang ditentukan? Bila harus membayar tiap bulannya, apa yang terjadi bila tidak bisa membayar pada bulan berikut; dikarenakan pendapatan saya tidak tetap.?
    2. Lalu apakah bisa mengcover semua biaya pendidikan anak saya dari preschool, TK, SD, SMP, SMA, universitas? Atau hanya untuk universitas saja? Bila bisa apakah cukup 1 macam reksadana saja atau tiap bagian berbeda reksadananya karena jangka waktunya berbeda-beda?
    3. Apabila ternyata RD hendak dijual sebelum batas waktu yang ditentukan, apakah diperbolehkan? Apakah mendapat sanksi?

    Mohon pencerahannya. Terima kasih.

    Reply
    • admin

      Risa,

      1. Rutin akan lebih baik. Tapi, tidak ada kewajiban untuk HARUS setiap bulan. Reksadana itu sangat fleksibel. Reksadana itu bukan Asuransi. Di Asuransi, Anda harus ruitn membayar premi/bulan. Di Reksadana tidak seperti itu. Buat Anda yang income-nya tidak rutin, Reksadana sangat cocok untuk investasi Anda karena tidak ada kewajiban membayar setiap bulan.

      2. Bisa untuk meng-cover semua jenjang pendidikan. Sebaiknya beli Reksadana yang berbeda-beda tergantung jenjangnya.

      3. Boleh. Tidak ada pembatasan (seperti di Asuransi) dalam Reksadana. Ekstrimnya, Anda hari ini beli Reksadana, lalu besoknya dijual boleh.

      salam

      Reply
  38. topan

    Selamat malam admin, mau tanya kalau di reksadana bisakah kita beli/ top up beberapa kali dalam 1 bulan. Terima kasih.

    Reply
    • admin

      Sangat bisa. Kapan dan berapa sering mau top-up di reksadana bisa dan itu gratis (tidak dikenakan potongan biaya).

      Reply
  39. Teguh

    Permisi admin, bagaimana utk mahasiswa yg ingin berinvestasi tapi belum memiliki npwp? Mohon bantuannya

    Reply
  40. willbert

    bagus informasinya, saya pemula sudah Join di Ipodfund cuma belum tau cara
    memulainya , apakah di ipodfund nya ada yg memandu kita untuk ber investasi yah ?
    thks

    willbert-batam

    Reply
  41. willbertus

    Sangat bagu sekali Pak Info reksadana nya apakah ada online kursus atau tutor mengenai reksadana ini ?
    saya pemula akan bergabung ke ipotfund sekaligus belajar investasi.
    terima kasih.

    Reply
  42. faisal pardede

    pak saya mahasiswa, ingin berinvestasi melalui reksa dana, tetapi saya belum ada npwp sebagai syarat pendaftaran, ada tidak saran dari bapak?

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published.