Berlangganan
Follow Facebook Page
Follow Twitter

Bagaimana cara investasi reksadana?  Pertanyaan ini kerap muncul karena banyak yang tertarik tetapi tidak tahu bagaimana jika ingin membeli reksadana. Mari kita lihat apa saja pilihannya dan plus minus dari masing – masing pilihan tersebut. Berdasarkan itu, Anda bisa memilih channel mana yang paling sesuai dengan kebutuhan dan kondisi Anda.

Meskipun Reksadana adalah instrumen yang memberikan tingkat keuntungan relatif tinggi dan menawarkan fleksibilitas berinvestasi, namun penetrasi masyarakat masih rendah. Tidak sampai 10% dari kelas menengah memiliki reksadana, menurut sebuah survei majalah ibukota awal tahun ini. Masih banyak yang enggan investasi di instrumen ini.

Simak dan unduh GRATIS – Panduan Reksadana disini.

Dugaan saya, rendahnya penetrasi ini salah satunya karena meskipun paham keuntungan reksadana tetapi banyak yang tidak tahu bagaimana cara membeli dan menjualnya. Tak kenal, maka tak sayang, begitu kata pepatah.

Setelah sejumlah posting di blog ini soal reksadana beberapa waktu lalu, banyak pertanyaan masuk menanyakan bagaimana cara membeli reksadana. Mereka bilang bahwa sudah lama tahu soal reksadana tetapi karena tidak tahu dimana membelinya, ya tidak jadi berinvestasi.

Pilihan Cara Investasi Reksadana

Ada banyak lembaga yang menjajakan reksadana. Yang paling umum, reksadana dijual melalui Manajer Investasi, Bank Agen Penjual dan Asuransi Unit Link.

1. Manajer Investasi (MI)

Sebagai lembaga yang mengelola reksadana, Manajer Investasi (baca penjelasan lengkap soal Manajer Investasi ) (MI) adalah pihak yang dapat Anda hubungi. Saat ini, menurut data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), jumlah MI adalah 73. Beberapa MI memiliki web-site yang cukup informatif, seperti:

Keuntungan membeli lewat MI adalah jumlah investasi yang kecil dibandingkan lembaga yang lain. Misalnya, bisa mulai  investasi dari jumlah Rp 200,000. Cocok buat Anda yang ingin mulai investasi dalam jumlah kecil.

Hanya saja, melalui MI, pilihan reksadana terbatas. Hanya bisa membeli reksadana yang dikelola MI tersebut.

Selain itu, prosesnya juga lebih panjang, tidak one-stop. Harus isi formulir pembelian, kemudian transfer dana, dan kirim dokumen tersebut ke MI. Walaupun saat ini sudah ada MI yang melayani pembelian secara online, seperti Danareksa Online.

2. Bank Agen Penjual

Anda dapat membeli reksadana di bank yang memiliki ijin sebagai agen penjual. Sudah banyak bank yang memberikan layanan ini.

Baca Kemudahan Membeli Reksadana.

Keunggulannya adalah Anda mendapatkan banyak pilihan reksadana dari berbagai MI. Misalnya, ada bank yang menjajakan 40 jenis reksadana. Ibarat, supermarket reksadana.Tinggal pilih yang sesuai selera.

Pelayanan dan prosesnya juga one-stop service. Anda tinggal membuka rekening di bank tersebut, nanti pembelian dan penjualan reksadana akan melewati rekening tersebut. Tidak perlu mengisi dan mengirimkan formulir pembelian dan bukti transfer, seperti waktu membeli lewat MI. Semuanya diselesaikan lewat satu pintu, yaitu customer service di bank terkait.

Saat ini juga sudah ada bank yang melayani pembelian dan penjualan reksadana secara online. Fasilitas ini ada di Bank Commonwealth. Prosesnya jauh lebih nyaman, tidak perlu datang lagi ke bank, cukup lewat akses internet.

Update: Untuk pembukaan rekening baru dan setiap membeli Reksadana baru, nasabah wajib datang ke Bank Commonwealth. Aturan baru ini berbeda dengan kondisi ketika artikel ini ditulis.

bagaimana belajarinvestasi (3)

Bank melakukan juga inovasi dengan program auto-invest. Daripada setiap bulan nasabah harus ribet datang ke cabang atau membeli lewat online, bank menyediakan fasilitas dimana investasi dilakukan melalui pendebetan secara otomatis (auto debit) dari rekening Anda setiap bulan. Anda hanya harus memastikan dana tersedia di rekening sejumlah yang sudah disepakati dan sebelum tanggal pendebetan rutin.

Kekurangan investasi melalui bank, minimum investasi yang lebih tinggi dibandingkan melalui MI. Aturan minimum investasi ini bervariasi antara bank. Ada yang mensyaratkan cukup tinggi, seperti minimum investasi Rp 20 juta, namun ada pula yang hanya Rp 500,000 per investasi. Anda perlu melakukan survei ke beberapa bank untuk jelas soal ini.

Anda juga perlu membuka tabungan terlebih dahulu, artinya perlu dana awal, meskipun relatif kecil. Beberapa bank mengijinkan seluruh dana tabungan nantinya diinvestasikan seluruhnya ke dalam reksadana. Namun, ada bank yang mewajibkan saldo tabungan tidak boleh kosong, jika tidak ingin kena biaya administrasi.

3. Asuransi Unit – Link

Membeli asuransi sekaligus melakukan investasi itu adalah unit-link. Investasi dilakukan di instrumen reksadana. Pembelian dilakukan melalui agen asuransi. Salah satu yang terbesar adalah Asuransi Prudential dan AXA Mandiri.

Prosesnya convenient karena Anda tinggal membayar ke satu tempat yaitu, perushaan asuransi, yang kemudian akan membagi pembayaran untuk premi dan investasi reksadana. Proteksi dan investasi menjadi satu paket. Anda hanya harus memastikan pembayaran sesuai jumlah dan waktu yang sudah disepakati.

Kelemahan unit-link adalah biaya yang tidak kecil. Pihak asuransi men-charge tambahan biaya atas pembelian reksadana. Selain fee pengelolaan portfolio yang dibayarkan ke ke MI, dana investasi Anda masih harus dipotong lagi biaya investasi yang dibayarkan ke pihak asuransi.

Bisa dikatakan, pembelian reksadana lewat unit-link memakan biaya paling besar diantara ketiga channel ini. Karena dalam pembelian lewat MI dan Bank Agen Penjual, Anda hanya membayar fee Manajer Investasi, sementara dalam pembelian reksadana dengan unit-link, Anda harus membayar fee Manajer Investasi plus fee ke perusahaan Asuransi.

Ada banyak pilihan cara investasi reksadana. Jika ingin membeli reksadana, silahkan pilih dan kaji cara investasi yang paling sesuai dengan preferensi dan kondisi Anda. Selamat berinvestasi!

Ingin tahu lebih jauh, silahkan baca tulisan – tulisan penting berikut: Kursus Reksadana, Reksadana Untung Paling Tinggi, Reksadana Paling Aman dan Bagaimana Bisa 100rb Beli Reksadana.


94 Responses

    • admin

      Bisa sekali. Yang saya tahu, beli secara online lewat Commonwealth Bank, cukup Rp 250rb.

      Reply
  1. Zhey

    Investasi reksadana diBank,kira2 yang terbaik Bank apa? Saya dengar bisa berinvestasi dengan min 200rb/bulan.
    Mohon info
    Thx

    Reply
    • admin

      Bisa coba di Commonwealth Bank. Disana bisa investasi reksadana melalui internet banking. Tersedia pula banyak pilihan reksadana. Ada yang mulai dari 200 sd 250 rb. Cek di websitenya http://www.commbank.co.id

      Reply
  2. Ria Febriani

    selain di commonwealth bank,dimana lagi ya bank yang bisa investasi reksadana & pembeliannya murah?

    Reply
    • admin

      Untuk bank lain, Anda bisa coba di Bank Mandiri, Standard chartered dan Permata.

      Reply
  3. Tati Nurhayati

    Bagus infoy jdi tertrk pengn iktn inves reksa dana tpi mash binggung cra ngitungy….bsa djelsn detail hitungny donk…

    Reply
    • admin

      Terima kasih sudah berkunjung. Mungkin nanti saya akan buat penjelasan khusus mengenai cara perhitungan reksadana. Terima kasih masukkannya.

      Reply
  4. awam

    yang dinamakan reksadana syariah itu bagaimana? apa dilihat dari bank agen penjualnya?

    Reply
    • admin

      Terima kasih sudah berkunjung. Reksadana syariah dilihat dari investasi reksadana tersebut. Misalnya, reksadana tersebut hanya berinvestasi pada saham – saham yang sesuai prinsip syariah. Reksadana syariah tidak dilihat dari bank penjualnya. Reksadana syariah bisa dijual di bank konvensional (non Syariah). Semoga bermanfaat.

      Reply
      • awam

        Terima kasih untuk penjelasannya gan.tapi ane pusing pas baca prospektus,dll nya(mungkin baru pertamax).wkwkkwkwk

      • admin

        Terima kasih sudah berkunjung. Masukkan yang baik. Mungkin suatu saat, saya akan buat tulisan mengenai cara memahami prospektus reksadana. Salam.

      • awam

        ane tunggu gan,terima kasih sudah mau bagi ilmunya,semoga bermanfaat dan menjadi amal baik

  5. satrio

    min, saya tertarik buat invest, tapi tidak tahu caranya…,mohon bimbinganya. siapakah yang pertama kali saya hubungi?

    Reply
    • admin

      Terima kasih sudah berkunjung. Ini pertanyaan yang singkat tapi butuh riset yang panjang. Buat saya investasi itu adalah tool untuk mencapai tujuan. Jadi yang paling penting, Anda pastikan dulu tujuan keuangan Anda. Tujuan keuangan itu misalnya adalah Dana Pensiun, Dana Pendidikan dan lain – lain. Kenapa tujuan dulu? karena dengan tahu tujuan Anda apa, bisa tahu berapa dana kapan dana yang dibutuhkan. Dari situ baru bisa ditentukan, mau investasi apa. Semoga berguna.

      Reply
  6. Em

    Bro Admin,Bagus sekali..lebih enak bacanya daripada denger CS Bank haaa
    jadi nambah knowledge..Terima kasih

    Btw,sekarang lagi menimbang antara di Commonwealth, MNC atau Millenium equity, bisa bantu adv ? :d

    Salam

    Reply
    • admin

      Terima kasih sudah berkunjung. Dari ketiga nama tersebut, saya hanya pernah berhubungan dengan Commonwealth dan sejauh ini pengalaman saya baik. Semoga berguna.

      Reply
  7. sia

    selamat siang….sy sdh bk rekening di commwelth, hr ini sy ingin cb bl reksadana online seperti yg dijlskan diatas…ternyata saya tidak bs bl karna ktnya internet banking itu hanya utk top up & sell…untuk pembelian hrs ke cbg langsung…benarkah begitu?

    Reply
    • admin

      Terima kasih sudah berkunjung. Betul untuk pembukaan setiap reksadana harus dilakukan di kantor cabang (tidak bisa online). Ini sesuai dengan aturan baru dari Bapepam/OJK. Setelah pembukaan, investasi selanjutnya bisa dilakukan via internet secara online. Semoga berguna.

      Reply
  8. asa

    halo, thx infonya. mau tanya kalau membeli reksadana dari bank (disebut bank kustodian ya?) itu nanti ada fee-nya nggak ya? misal saat pembelian produk reksadana A dari bank commonwealth, kena fee untuk pembelian tersebut yang kita bayar kepada bank? saat pencairan juga ada fee-nya nggak? kalau beli langsung dari MI juga ada fee-fee tersebut?

    terima kasih

    Reply
    • admin

      Terima kasih sudah berkunjung. Peran bank dalam Reksadana, ada dua, bisa sebagai bank kustodian atau agen penjual. Ketika bertemu bank untuk membeli Reksadana, Anda berhubungan dengan bank sebagai agen penjual, bukan sebagai bank kustodian. Secara umum, sebagai investor Reksadana, Anda tidak bertemu dengan bank kustodian. Manajer Investasi yang akan berhubungan dengan Bank Kustodian. Fungsi Bank Kustodian adalah menyimpan dan mengadministrasi harta Reksadana.

      Secara umum, beli dan jual Reksadana ada fee-nya. Baik jika membeli langsung di Manajer Investasi, atau beli lewat bank agen penjual. Hanya saja, seringkali ada diskon atau pembebasan fee dengan syarat tertentu (misal setelah memiliki Reksadana selama beberapa lama). Untuk tahu pasti ada tidaknya diskon atau penghapusan fee, Anda harus cek langsung ke bank agen penjual atau manajer investasi.

      Jika ingin tahu lebih dalam soal reksadana, Anda bisa baca Panduan Investasi Reksadana atau ikut Kursus Cara Investasi Reksadana disini. Semoga bermanfaat.

      Reply
  9. toni

    Klo kita sdh berinvestasi reksadana gimana apakah bisa sewaktu waktu kita bisa mencairkannya dan berapa lama cairnya….terima kasih

    Reply
  10. Yani

    Helo min,sy pny dana 2 jt gimana menginvestasi ke reksadana yg aman,utk diketahui sy pny rekening tabungan di bank mandiri,dulu aku jg punya unit link di mandiri axa kontrak 1 th skrang sdh di tutup.

    Reply
    • admin

      Terima kasih sudah berkunjung. Saran saya, Anda sebaiknya paham dulu bagaimana cara Reksadana bekerja, sebelum mulai investasi. Silahkan unduh Gratis e-book Panduan Investasi Reksadana Dasar klik disini. Dengan 2 juta, Anda bisa melakukan investasi di Reksadana dari Mandiri Investasi. Pilih yang sesuai dengan Tujuan Keuangan Anda. Semoga berguna.

      Reply
  11. riky8022

    selagi muda, selagi produktif, siapkan untuk masa depan anda…reksadana dan saham serta unit link…yang jelas2 ini saja sudah mendapatkan hasil yang memuaskan…ngapain investasi yang tidak jelas dan tidak di jamin OJK yg kita ikuti….

    Reply
  12. Dennis

    Kira2 untuk mahasiswa bagusan yang mana yah ? saya udh invest di aia ( provisa syariah ) dan baru baca2 kalau bnyk yang menyesal. baru main 1 bulan sih. saya mau tutup. rugi awal gpp deh . saran donk heheh trims

    Reply
    • admin

      Terima kasih sudah berkunjung. Anda perlu menetapkan tujuan keuangan. Contohnya, dana pensiun, dana pendidikan, dana kesehatan dan lain – lain. Setelah memiliki tujuan keuangan, pilih instrumen yang bisa mencapai tujuan tersebut. Semoga bermanfaat.

      Reply
    • admin

      Terima kasih sudah berkunjung. Maaf, saya belum pernah memiliki rekening di BRI, sehingga tidak bisa menjawab. Mungkin ada pengunjung lain yang bisa memberikan masukkan. Salam

      Reply
  13. ikhsan

    good article..mau nanya pembagian bagi hasil or profit itu tiap bulan ya ?

    Reply
    • admin

      Terima kasih sudah berkunjung. Tidak ada istilah pembagian profit atau bagi hasil di Reksadana. Setiap saat, Anda dapat merealisasikan keuntungan atau kerugian investasi di Reksadana dengan cara menjual kepemilikan Anda di Reksadana. Salam.

      Reply
  14. Anto

    Mantep …. jadi pengen investasi nie… tapi msh bingung… maklum baru tau…

    Reply
    • admin

      Terima kasih sudah berkunjung. Ayo mulai coba investasi Reksadana. Anda cukup sediakan investasi Rp 500 ribu untuk beli Reksadana. Tinggal datang ke bank, buka rekening dan sudah bisa mulai investasi. Mulai kecil dulu, setelah yakin, bisa rutin dalam jumlah yang lebih besar. Kalau ingin belajar lagi, bisa ikut Kursus Reksadana secara Online, yang saya adakan. Salam.

      Reply
  15. arithok

    Wah, kebetulan banget, baru Jumat kemarin gabung commonwealth untuk invest reksadana, baca2 artikel di sini jadi nyambung dan punya gambaran yang lebih jelas karena sudah dapat sejumlah kertas yang perlu dibaca dan pelajari :)

    Reply
    • admin

      Terima kasih sudah berkunjung. Semoga bermanfaat tulisan – tulisan disini. Salam

      Reply
    • admin

      Terima kasih sudah berkunjung. Sebaiknya cek dengan customer service kenapa lama bukti pembelian dikirimkan. Salam

      Reply
  16. karnoto

    saya pengin invest RD , tapi ga tau dimana beli RD-nya? karena aku tinggal di daerah kecamatan. tepatnya aku tinggal di kecamatan tegal kabupaten tegal. barangkali ada yang tau solusinya, tolong kasih penjelasan ke email aku ya.. trims

    Reply
    • admin

      Terima kasih sudah berkunjung. Anda sebaiknya cari lembaga atau bank yang bisa melakukan transaksi Reksadana secara online. Coba di googling pasti ada. Salam

      Reply
  17. alex

    Slamat sore,
    Saya Masih bingung dg cara pencairan reksa dana,dr sekian macam jenis apakah smua tdk ada batas dlm jangka waktu pencairan/penjualan? Apa yg dimaksud dg obligasi < dr 1 th itu? Tolong dibuatkan artikel simulasi ketika kita mulai membuat rekening reksa dana,melakukan pembelian,top up,monitoring,sampai pd tahap penjualan UP nya,terima kasih sebelumnya

    Reply
    • admin

      Reksadana tidak memiliki aturan batas waktu pencairan. Hari ini investasi, besok mau dicairin bisa. Tapi, sebaiknya dari sisi perencanaan keuangan yang sehat, Reksadana itu untuk investasi jangka panjang. Meskipun bisa dicairkan setiap saat, kita sebagai pemodal sebaiknya menempatkan uang di Reksadana untuk waktu lama, supaya hasilnya bisa optimal.

      Berapa lama waktu investasinya? tergantung jenis Reksadana yang diambil. kalau Reksadana saham sebaiknya diatas 5 – 10 tahun, Reksadana Pasar Uang mungkin 1 tahun bisa dicairkan.

      Terima kasih inputnya soal artikel. Salam

      Reply
  18. Deki Donrinaldi

    Terima kasih Admin, info nya sangat bermanfaat. Saya tertarik untuk berinvestasi di RD dan saya masih pemula.
    Untuk berinvestasi di RD dapat dilakukan dengan membelinya di Commonwealth Bank, nah persyaratannya itu ada npwp. Untuk seorang mahasiswa seperti saya yang belum memiliki penghasilan tetap dan tidak memiliki npwp, apakah bisa ?
    Bagaiman caranya? Apa bisa menggunakan npwp keluarga ex: ayah?

    Reply
    • admin

      saya sudah cek dengan Manajer Investasi. Mereka bilang bisa tidak menggunakan NPWP, dengan cara membuat surat pernyataan bahwa tidak memiliki NPWP. Surat ini yang akan digunakan sebagai pengganti NPWP. Silahkan dicek dengan pihak bank sebagai agen penjual.

      Reply
  19. yuli

    nanya donk,,
    reksadana khan sebaiknya tiap bulan ditambah, bener gak ya?
    pertanyaannya, nambah produk atau nambah unit?
    dalam hal keterbatasan dana, mana sebaiknya yg utama, nambah produk reksadana atau nambah unit??
    tks
    gimana caranya spy jawabannya otomatis masuk imel sya?

    Reply
    • admin

      Kalau saya lebih baik nambah unit dibandingkan nambah produk. Lebih fokus. nambah produk berarti kita harus evaluasi lagi kinerja reksdana dan manajer investasi tersebut secara hati – hati dan mendalam.

      kalau nambah unit, berarti kita sudah yakin dengan reksadana tersebut (setelah melewati analisa dan pertimbangan), kemudian investasinya yang kita tingkatkan secara rutin.

      Reply
      • Onny Hoo

        mungkin bisa sy tambahkan, investasi sebaiknya untuk jangka minimal 3 tahun. mengapa menambah unit. pembelian unit secara berkala bertujuan untuk mendapatkan ‘harga unit rata2′, dibandingkan memasukkan dana yg sekaligus besar pd bulan tertentu. katakan setiap bulan kita menambah 10 unit, di awal tahun kedua kita memiliki 120 unit dari ragam harga bervariasi. dibandingkan 120 nya kita masukkan pd bulan tertentu, diawal tahun kedua, kita pny 120 unit dari 1 harga. pada tahun ketiga, jika kita menghitung laba nya, tentu pembelian secara berkala akan lebih menguntungkan.

  20. rachmi

    Mas, untuk belajar baca prospektus, bisa kasih contoh prospektus yg menurut mas bagus, dan yang gak bagus? biar ada bayangan, soalnya pengen invest RD tapi belum ngerti pilihnya.

    Reply
  21. Dave

    Sekedar berbagi pengalaman, P.Admin& Teman-teman sekalian yang dengan peduli dengan pngelolaan keuangan pribadi masing-masing, dari apa yang saya alami dan pelajari dari 7 tahun terakhir, Reksadana (RD) pada hakikatnya adalah sama saja dengan alat investasi lainnya.
    Sehingga yang penting untuk dijadikan pusat perhatian (Pada awal anda memutuskan untuk berinvestasi pada Reksadana) adalah:
    1. Keamanan Modal (hal ini berbicara ttg kesehatan keuangan dan kinerja Bank
    Kustodian yg merupakan bank Perantara antara pemilik dana dengan pihak
    manajer Investasi).

    2. Return (Perhatikan kondisi ekonomi, baik kondisi ekonomi di dalam negeri
    maupun kondisi ekonomi global pada saat awal anda ingin mulai berinvestasi).

    NB:
    *Jika ingin memilih produk RD, ada baiknya Manajer Investasi (MI) yang dipilih
    adalah yang berkriteria seperti yang ada di bawah ini;
    1. MI yang dpilih dana kelolaannya termasuk dalam ranking
    paling besar Manajer Investasi Indonesia.
    2. Produk RD yg dipilih memiliki rekam jejak kinerja investasi yg
    bagus.
    3. Fund fact sheet perlu dicek setiap bulan agar dapat mendapat gambaran jelas
    tentang kondisi perekonomian dan efek-efek yang dibelanjakan pihak MI.

    Reply
  22. indra p h

    Bapak saya mohon nanya semisalsaya inves di rd pertama 200 000 ribu apa setiap bulan harus inves lagi selama perjanjian kontrak misal satu tahun atau selama kita punya uang saja baru kita beli unit. Yg ada di produk tersebut trima kasih

    Reply
    • admin

      Ada DUA cara melakukan investasi di Reksadana:

      (1) Tidak ada kontrak, jadi Anda bebas mau melakukan investasi kapan dan berapa pun

      (2) Ada kontrak dimana setiap bulan harus setor jumlah uang tertentu selama masa kontrak.

      Silahkan pilih yang paling sesuai dengan kebutuhan Anda.

      Reply
  23. Safir

    Gan apa beda reksadana, jual beli valas dan forex. Dari itu semw instrument itu kelebihan dan kelemahannya apa ya?

    Reply
    • admin

      yang saya pahami Reksadana. Valas dan forex tidak pernah bermain di instrumen ini dan tidak paham.

      Ingin tahu Reksadana lebih jauh, silahkan baca disini. Bisa pula ikut kursus Rekadana klik disini.

      Reply
  24. Oscar Hermawan Susanto

    Benar2 sangat membantu dan memberikan wawasan terutama bagi pemain baru seperti saya. Thanks ya

    Reply
  25. Putri

    Asaya mau invest min..
    Demi masa depan seperti rumah pribadi dan hari tua atau pensiun..
    Saya belum memiliki pekerjaan tetap alias masi ngehonor..
    Karena saya ga p3ngen susah oneday nanti.. saya bernuat invest..
    Tapu masalahnya saya di papua yg ga ada bank commont nya..
    Gimana dong??

    Reply
  26. Badruddin

    Klo kita mau redemption/ mencairkan investasi RD kita, apakah semua unit penyertaan (UP) bisa dicairkan ataukah ada ketentuan minimal UP yg harus mengendap? Tks.

    Reply
    • admin

      Semua unit penyertaan bisa dicairkan dalam Reksadana. Reksadana bukan unit link atau asuransi.

      Reply
  27. yonzt

    sore min..
    maaf mau nanya nih
    seandainya bagaimana jika saya RD selama 5tahun, tapi ditahun ketiga mengalami penurunan sekian persen seperti ditahun 2008 yg lalu. lalu ditahun keempat mengalami kenaikan return lagi sekian persen. Nah, ditahun kelima tahun yang saya targetkan mengalami penurunan lagi sekian persen. apakah ini harus langsung dijual atau harus ditunda dulu sampai beberapa tahun kedepan supaya mendapatkan return yg maximal lagi?
    mohon jawabannya min. Soalnya ragu mau Invest RD karena difikiran ini selalu ada pertanyaan diatas tersebut.
    terimakasih

    Reply
    • admin

      Kita harus paham bahwa investasi itu memberikan return tinggi tapi juga ada risikonya. Tidak bisa kita ingin return tinggi tapi risiko rendah. Itu tidak mungkin. Begitu pula dengan Reksadana, ada kemungkinan bahwa kita mengalami kerugian karena itu memang bagian dari nature produk investasi.

      Tapi, kita bisa mengelola risiko tersebut dengan cara : (1) memilih Reksadana sesuai profil dan tujuan keuangan kita. Misalnya, kalau reksadana saham harus investasi jangka panjang supaya risikonya bisa dimanaged; (2) melakukan diversifikasi asset. Tidak semuanya di Reksadana yang tinggi risikonya tapi disebar ke instrumen lain.

      Mau aman 100%? Bisa. Taruh saja di tabungan atau deposito. Aman karena dijamin pemerintah. Tapi, returnnya sama atau bahkan lebih rendah dari inflasi.

      Reply
  28. kang

    mantab infonya. terima kasih untuk pencerahannya.
    min, mau tanya: kalo saya, misalkan punya duit Rp 50 juta, lalu saya mau investasikan semua di reksadana, apa bisa? jadi tidak perlu bayar tiap bulan. mohon penjelasannya, min. nuhun

    Reply
  29. Sisada

    Terimakasih penjelasannya. Pengalaman menggunakan Commbank, fasilitas online reksadananya cukup mempermudah pembelian reksadana. Ada banyak pilihan reksadana, minimum pembelian juga beragam mulai dari 250rb ada. Tapi itu, seperti yg penulis sebutkan, untuk membeli reksadana pertama kali harus ke bank nya dulu. Pembelian selanjutnya baru bisa online. Bukti transaksi sudah merupakan bukti pembelian reksadana.

    Reply
  30. wakhid aji

    Mau tanya, apakah kalau mau membuka rekening reksadana di bank harus disertai juga dengan fotokopi npwp?

    Reply
  31. furnifture

    Jadi benar2 aman dan.menguntungkan ya min kalo jangka waktunya semakin panjang…kira2 yang paling aman di bank mana ya min?

    Reply
  32. purba

    Thanks Admin,banyak manfaat. mw bergabung tp,tp mash kurang pemahaman.

    PERTANYAAN SAYA MIN:
    misal…
    klw kita buka rec (misal di cmnwealth bank),pilih RD Pendapatan Tetap,jangka waktu 5 tahun, dengan Invstasi awal 500 Rb,invstasi bulann 300 rb
    pertanyaan..
    1. apakah kita sendiri yang beli RD setiap saat/bulan?? atau kita cuma sekedar nyetor seperti nabung??
    2. misalkan kita nyetor setiap bulan 300 RB,tp tidak melakukan pembelian atau penjualan (transaksi) bisakah min??
    3. jika misal kita diawal sudah sepakat durasi waktu 4-5 tahun,tp setelah dalam perjalanan (misal tahun ke 2) kita minta berhenti,atau kita minta pindah ke jenis yang lain..apa bisa kyk gtu min…
    4.sy tinggal di daerah jauh min,ke pusat kota medan butuh waktu 12 jam. cm ada 1 bank dtmopt saya (BRI),klw misal saya mw bwrgabung bagaimana solusinya min… apakah ada Bank Penjual RD yang semuanya (pendaftaran,pembelian,penjualan , pencairan dan transfer) melalui online??

    terimakasih sebelumnya admin,mohon diberi pencerahan pertanyan saya. sdh dari tahun kemarin mw bergabung,tp blm kesampaian. sy cm bisa baca tulisan2 blog,tanpa pernah konsul dengan ahlinya.

    Reply
    • admin

      (1) Baca penjelasan selengkapnya disini. Pertanyaan ini sudah sering dibahas.

      (2) Bisa. Uangnya jadi deposit di rekening tabungan.

      (3) Tidak ada ketentuan waktu di Reksadana. Baca penjelasannya disini.

      (4) Gunakan IPOTFUND yang full-online. Anda tidak perlu datang ke kantor cabang karena semuanya via web. Caranya baca disini.

      Reply
  33. agus wandi

    Ma’af mau nanya apa yg d maksud biaya pembelian.apa stiap kita stor bulanan kena biaya pembelian? Trima kasih

    Reply
  34. sanda

    Makasih atas infonya,,, maaf mu tanya kalo untuk dana pensiun dan dana pendidikan anak baiknya reksadana pilihan jenis apa yang lebih menguntungkan ..?

    Reply
  35. Donny

    Min, Saya baru mulai berinvestasi di reksadana untuk persiapan dana 10 tahun kedepan, dengan harapan bisa memenuhi kebutuhan pendidikan, rumah, haji dan modal buka usaha, karna utk jangka panjang jadi saya memutuskan untuk membeli reksadana saham dan campuran (keduanya syariah)
    Nah yang ingin saya tanyakan bagaimana sebaiknya saya mengelola reksada yang dimiliki ? Apakah harus menjual semua unitnya saat telah mencapai 10thn (terlepas stlh 10tahun itu, total nominal yang diperoleh sudah mencapai target nominal yg diharapkan atau blm) atau ada tips lain berdasarkan pengalaman mimin….terima kasih

    Reply
    • admin

      Jika target dana sudah tercapai, saya baru mencairkan Reksadana. Sambil dipantau kinerjanya setiap 6 bulan.

      Reply
  36. vikri

    Bos klau nabung di reksadana bisa di ambil stiap saat lwat atm pa gak ya trimksh

    Reply
  37. fauji

    Assalamualakum min, saya mau Tanya, misalkan saya investasi reksadana lewat bank mandiri, 1.minimal brapa?
    2.Lalu profit yg kita dpatkan brapa % ?
    3.apakah kita mendapatkan profit setiap bulannya selama Masa kontrak?
    4.apakah 1x saja melakukan investasinya?
    Mohon penjelasannya, Trimakasih, …

    Reply
    • admin

      Fauji,

      1. Mulai dari Rp 100 ribu sudah bisa jika dilakukan via Reksadana Online, seperti IPOTFUND

      2. Reksadana itu investasi dan bukan tabungan yang return/bunga pasti. Return atau profitnya tergantung jenis Reksadana yang dipilih.

      3. Bisa return dibuat untuk diambil setiap bulan

      4. Bisa 1x, bisa rutin. Tergantung pilihan Anda. Di Reksadana, kapan dan jumlah investasi sangat fleksible.

      Di blog ini ada banyak tulisan mengenai bagaimana dan ketentuan melakukan investasi Reksadana.

      Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published.