8 Alasan Reksadana Lebih Baik dari Emas

  • May 17, 2016

Investasi Reksadana kalah populer dari emas. Banyak yang tidak tahu bahwa Reksadana sebenarnya memiliki banyak keunggulan dibandingkan emas. Salah satunya, keuntungan yang lebih besar.

Tulisan ini bagian dari Panduan Investasi Reksadana.

Menurut survei, masyarakat yang menyimpan hartanya di emas mencapai 60%. Sementara, Reksadana dimiliki hanya kurang dari 5% masyarakat.

Perbedaannya cukup mencolok.

Sejatinya kondisi ini wajar karena emas sudah lebih dikenal. Banyak orang tua mengajarkan kepada anak – anaknya sejak dini untuk menabung dalam bentuk emas. Persepsi emas sebagai safe heaven investasi sudah tertanam di benak banyak orang.

Sementara itu, Reksadana baru muncul, seiring dengan hadirnya pasar modal dan bursa saham. Karena itu, masih sedikit masyarakat yang mengerti bagaimana berinvestasi di instrumen ini.

Padahal, banyak keunggulan Reksadana dibandingkan emas. Keunggulan yang tampaknya masih jarang diungkap ke masyarakat.

Paling tidak ada 8 keunggulan Reksadana.

1. Return Reksadana > Emas

Mencetak keuntungan atau return adalah tujuan berinvestasi. Maka, perbandingan return adalah hal pertama yang wajib dicermati saat memilih investasi.

Berikut perbandingan keuntungan (return) dalam 5 tahun terakhir, yang tercatat di Bloomberg, antara Reksadana Obligasi dan harga Emas (dalam USD). Dalam rupiah, harga emas akan lebih tinggi karena apresiasi rupiah terhadap USD. Namun, return Emas tetap dibawah Reksadana obligasi dalam 5 tahun terakhir.

reksadana obligasi vs emas

Dipilih Reksadana Obligasi karena memiliki profil resiko yang sepadan dengan Emas. Jika digunakan Reksadana saham, perbandingan akan kurang akurat karena saham memiliki resiko yang lebih tinggi.

Hasil perbandingan menunjukkan bahwa keuntungan emas merosot atau stagnan, sementara keuntungan Reksadana Obligasi meningkat.

2. Min Investasi Reksadana Kecil

Berapa minimum investasi emas ?

Menurut data di situs PT Aneka Tambang (produsen emas nasional terbesar), harga ukuran Logam Mulia adalah Rp 553,000 per gram.

Artinya, untuk bisa membeli Emas, Anda harus memiliki uang paling sedikit Rp 500 ribuan. Itu belum termasuk biaya sewa tempat menympan emas yang aman.

Di Reksadana, Anda bisa mulai berinvestasi dari Rp 100,000 dengan fasilitas online.

Bisa lihat di Cara Investasi Reksadana Online.

3. Tanpa Risiko Hilang Reksadana

Emas memiliki risiko hilang karena berwujud fisik. Karena itu, Anda harus memastikan keamanan penyimpanannya.

Reksadana tidak ada wujud fisiknya. Fungsi penyimpanan harta Reksadana, seperti bunga, deviden, diserahkan kepada bank kustodian. Bank kustodian adalah pihak yang diserahi tanggung jawab untuk mengelola dan menyimpan harta reksadana.

Anda sebagai investor tidak perlu pusing dan khawatir mengenai penyimpanan harta Reksadana.

4. Tidak Perlu Biaya Penyimpanan

Terkait poin 3 diatas, Anda harus membayar tambahan biaya menyimpan emas. Emas tidak dapat diletkkan di sembarang tempat.

Biasanya emas disimpan di Safe Deposit Box (SDB) yang terletak di bank. SDB adalah lemari besi mulai dari ukuran kecil sampai besar.

Biaya sewa SDB tidak kecil dan wajib dibayar setiap tahun. Yang kami pernah alami, biaya penyewaan sekitar 400 sd 500rb per tahun untuk ukuran kecil. Boleh dikatakan harga sewa setiap tahun naik.

Di Reksadana, investor tidak pusing memikirkan biaya tambahan untuk penyimpanan.

Semua harta Reksadana disimpan di Bank Kustodian. Fee bank kustodian dibagi rata keseluruh pemegang investasi Reksadana sehingga jumlahnya relatif kecil.

5. Diversifikasi Investasi

Apa yang Anda lakukan jika harga emas anjlok ? Pilihannya tidak banyak. Either bertahan or menjual emas untuk menghidari kerugian.

Singkatnya, tidak ada diversifikasi dalam investasi di emas.

Di Reksadana, diversifikasi adalah salah satu keunggulannya.

Uang Anda di Reksadana tidak ditanam hanya ke satu saham atau obligasi namun ke berbagai jenis saham atau obligasi yang berbeda-beda. Sehingga resikonya menjadi lebih rendah.

Seperti kata pepatah keuangan yang terkenal, “Don’t put all your eggs in one basket”.

6. Dikelola Manajer Investasi 

Keputusan investasi emas, untuk menjual atau membeli, dilakukan oleh Anda sendiri. Anda dituntut memiliki kemampuan menganalisa pergerakkan harga emas.

Bukan pekerjaan yang mudah. Dituntut skill dan pengetahuan investasi.

Di Reksadana, investor menyerahkan pengelolaan dana kepada professional, yaitu Manajer Investasi.

Manajer Investasi adalah pihak yang memiliki pengalaman, keahlian, kredibilitas serts mendapat ijin oleh otoritas pasar modal (OJK) untuk mengelola dana investasi.

7. Transaksi Mudah Reksadana Online

Bagaimana proses menjual emas ?

Paling pertama, Anda harus mengambil fisik emas tersebut dari tempat penyimpanan – misalnya safe deposit box di bank. Setelah emas diambil, Anda pergi ke toko emas untuk menjual. Setelah itu, Anda menerima uangnya dan masih perlu ke bank atau ATM untuk menyetor uang tersebut.

Dalam membeli emas prosesnya sama panjang.

Proses pencairan investasi di Reksadana amat mudah.

Anda tidak perlu beranjak pergi. Cukup melakukan semua perintahnya via internet karena lewat layanan transaksi jual beli Reksadana secara online.

Hasil pencairan Reksadana akan langsung ditransfer ke rekening Anda.

Hal yang sama mudahnya dalam pembelian Reksadana. Bisa dilakukan semuanya secara online. Tidak perlu beranjak meninggalkan tempat.

8. Tidak Ada Risiko Pemalsuan

Mungkin banyak yang berpikir emas tidak bisa dipalsu.

Namun, produsen Logam Mulia, yaitu PT Antam, mengeluarkan security code yang tertanam di logam mulia dan membuat segel pengaman di bagian kemasan. Kemasan disertai segel garansi untuk menjamin keaslian produk baik emas maupun sertifikatnya.

Dengan proteksi ini, itu artinya ada resiko pemalsuan.

Di Reksadana, karena tidak ada fisik barang yang berpindah tangan, resiko pemalsuan boleh dikatakan tidak ada sama sekali. Proses jual beli dilakukan secara scriptless (tidak pakai sertifikat).

Kesimpulan

Apakah kami merekomendasikan tidak berinvestasi emas ? Tidak.

Yang ingin kami sampaikan bahwa ada alternatif instrumen investasi lain, yaitu Reksadana, yang memiliki sejumlah keunggulan dibandingkan emas.

Jangan hanya terpaku pada satu instrumen saja.

Broaden your Investment horizon !

GRATIS e-book Panduan Reksadana Dasar

2 Responses

Leave a Reply

Your email address will not be published.