Cicilan KPR naik? Turunkan dengan Take Over KPR dan KPA

  • October 2, 2016

Suku bunga bank turun drastis sejak Januari 2016. Berkat itu, peminjam Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dan Kredit Pemilikan Apartemen (KPA), punya kesempatan menghemat cicilan dengan melakukan Take Over KPR atau KPA (memindahkan kredit ke bank lain).

Pindahkan KPR ke bank lain: contoh sukses

Penghematan bisa sangat besar. Contoh nyata dari situs pembanding kredit Sikatabis.com: Pak Ali bulan Desember 2014 membeli apartemen di daerah Sudirman (kota Jakarta) dan mengajukan kredit sebesar Rp 1.8 milyar melalui kalkulator pembanding KPR Sikatabis.com.

1 tahun kemudian, melihat potensi penghematan di kalkulator pembanding Take Over KPR, pak Ali mengajukan Take Over KPA untuk menurunkan cicilan per bulan dari Rp 21.2 juta ke Rp. 17.7 juta. Potensi penghematan selama masa pinjaman 14 tahun sekitar Rp 600 juta dari sisa pokok pinjaman Rp 1.6 milyar.

kalkulasi Take Over KPR

Pertimbangan sebelum Pindah Bank

Sebelum Take Over KPR, peminjam perlu cermati hal-hal berikut:

  1. Tanya ke bank lama: apakah bisa nego untuk turunkan suku bunga. Opsi ini ideal karena anda bisa hemat cicilan tanpa membayar biaya pindah bank. Jelaskan ke bank lama bahwa jika tidak bisa, anda berencana pindahkan KPR ke bank lain demi hemat. Hubungi staff KPR atau kantor cabang yang dulu memproses aplikasi anda. Jika bisa, opsi ini akan lebih murah daripada Take Over.
  2. Biaya penalti di bank lama. Sekitar 1%-3% dari sisa pokok pinjaman. Cek surat perjanjian kredit, atau tanyakan ke kantor cabang bank anda.
  3. Biaya Take Over KPR di bank baru Sekitar 2%-4% dari plafon pinjaman.
  4. Suku bunga Take Over KPR di bank baru. Bandingkan, pilih paket, konsultasi, dan ajukan di kalkulator Take Over KPR Sikatabis.com (lihat tabel dibawah). Karena paket KPR secara reguler mengalami revisi, maka cek info ter-update di situs perbandingan kredit.
  5. Kapan anda rencana lunasi / jual. Jika sudah ada rencana, maka cek juga biaya penalti pelunasan dipercepat di bank baru, maupun durasi suku bunga fix yang optimum. Misal: Jika ingin anda jual dalam 3 tahun, maka lebih baik ambil paket fix 3 tahun jika bunganya lebih rendah dari paket fix 5 tahun.

kalkulator-take-over-kpr

Untuk pak Ali, biaya penalti + biaya Take Over besarnya sekitar Rp 80 juta (total 5%). Jadi total penghematan masih besar, sekitar Rp 520 juta (600 – 80 juta). Bagi peminjam yang dana tunainya tidak cukup, ada beberapa bank yang biayanya tidak perlu dilunasi langsung, tapi bisa dicicil bersama pinjaman pokok.

Untuk memilih bank tersebut, ajukan aplikasi di Sikatabis.com, dan di text-box Catatan tulis “Saya ingin bank yang biayanya bisa dicicil.” Staff CS Sikatabis.com akan hubungi anda untuk beri saran.

Kenapa Sekarang?

#1 Demi mendorong pertumbuhan ekonomi, pemerintah sejak Januari 2016 menurunkan suku bunga Bank Indonesia (BI rate) 4x dari 7.5% sampai ke 6.5% sejak 16 Juni 2016. Efeknya, bank-bank nasional ikut menurunkan suku bunga masing-masing produknya, termasuk KPR dan KPA.

#2 Mulai banyak bank yang menawarkan paket KPR yang bunga floating-nya memakai acuan, seperti suku bunga BI, SBI, maupun JIBOR. Efeknya, setelah masa bunga fix selesai, bank tidak bisa lagi sesukanya menaikkan suku bunga.

Contoh: suku bunga floating paket biasa (tanpa acuan) di Maybank per September 2016 besarnya 13.49%, sedangkan untuk paket floating ber-acuan besarnya 10%.

Paket Take Over KPR

Paket Take Over KPR (floating ber-acuan)

Paket floating ber-acuan juga bisa diajukan melalui Sikatabis.com, tapi belum muncul di tabel perbandingan. Di text-box Catatan tulis “Saya ingin paket floating ber-acuan.” Staff CS Sikatabis.com akan hubungi anda.

catatan KPR

Penulis Tamu: Sikatabis.com

One Response

Leave a Reply

Your email address will not be published.