5 Inovasi Keuangan Startup Fintech Indonesia, Bikin Anda Kaget !

  • October 7, 2016

Buzzword yang sedang trend adalah Fintech – perusahaan startup yang bergerak dalam industri finansial. Tapi, apa kontribusi Fintech Indonesia ? Kami mencatat 5 disrupsi inovasi keuangan yang pasti membuat Anda kaget.

Fintech menawarkan perubahan, inovasi dalam industri finansial. Mengandalkan teknologi, perusahaan startup ini melahirkan produk keuangan yang selama ini tidak ditawarkan oleh bank.

#1 Transfer Uang Biaya Nihil

Transfer uang menjadi kebutuhan utama setiap orang. Masalahnya, perlu punya rekening di bank dan lebih menjengkelkan lagi jumlah biaya transfer yang ditarik perbankan tidaklah kecil.

Bagaimana kalau hanya punya telpon selular dan ingin transfer gratis ?

Masalah ini yang dipecahkan oleh Fintech. Salah satu Fintech startup menawarkan proses transfer yang gratis (ya betul, gratis !) dan cukup dilakukan lewat telpon selular tanpa harus memiliki rekening. Keren kan !

Transfer antar bank tanpa biaya flip

Kalian bisa mencobanya di Flip.com dan Xendit.com. Keduanya Fintech yang fokus pada transer uang antar bank dengan cara yang belum pernah ada sebelumnya.

#2 Marketplace Pinjam Meminjam

investree Fintech Startup Indonesia P2P

Selama ini, orang yang punya uang menaruh dananya di bank, sedangkan orang yang ingin pinjam datang ke bank untuk mengajukan kredit. Bank menjadi intermediary dan menarik spread keuntungan.

Bagaimana jika pemilik dana dan peminjam langsung dipertemukan dalam satu tempat (marketplace) ? Mereka bisa langsung berinteraksi tanpa perlu kehadiran intermediary.

Ini yang dilakukan Fintech yang bergerak dalam P2P (Peer to Peer) Lending. Contohnya, Investree.id dan Modalku.co.id.

Keunggulan P2P adalah: (1) pihak menaruh dana bisa mendapatkan return lebih tinggi dibandingkan menempatkan uang di bank; (2) pihak meminjam dana bisa mendapatkan proses kredit yang relatif lebih mudah dan cepat dibandingkan bank.

Silahkan coba disini, prosesnya gratis !

#3 Pinjaman Online, 3 Jam Cair

uangteman Pinjaman Online Cair 3 Jam

Kita semua tahu dan pernah mengalami, betapa lama dan berbelitnya proses mengajukan pinjaman di bank. Syaratnya banyak, dan lama pula persetujuannya.

Bisa 2 minggu cair sejak mengajukan itu sudah suatu keberuntungan. Jika kita mengajukan kredit di bank atau lembaga pembiayaan.

Yang paling menyulitkan, sekarang bank meminta riwayat kredit. Jadi, kalau belum punya catatan pernah meminjam di bank, bank akan menolak.

Startup Fintech menawarkan pinjaman yang bisa cair dalam hitungan jam, cukup 3 sd 6 jam saja. Kok bisa ?

Fintech melakukan pinjaman lewat online. Dengan teknologi, mereka menerabas birokrasi yang ada selama ini sehingga peminjam tidak perlu datang dan tatap muka dalam pengajuan proses kredit.

Peminjam cukup mengisi data pinjaman secara online. Proses selanjutnya akan dihubungi dan jika disetujui maka dananya cair ke rekening peminjam.

Kabar baiknya lagi, Fintech tidak mensyaratkan calon peminjam punya riwayat kredit. Jadi, siapapun bisa mengajukan pinjaman.

#4 Komparasi Produk Keuangan

cekaja Fintech situs komparasi

Banyak orang trauma atau menganggap soal keuangan itu sesuatu yang rumit dan kompleks. Ingin datang langsung ke bank atau perusahaan asuransi khawatir, tidak tahu harus bertanya apa.

Akibatnya, ketika membutuhkan misalnya kredit rumah, kredit mobil, asuransi dan lain-lainnya, banyak yang kebingungan. Ujungnya, orang mengambil keputusan yang salah karena tidak melakukan survei secara memadai.

Fintech menawarkan solusi, yaitu situs yang melakukan komparasi produk-produk keuangan. Misalnya, Anda mencari KPR, situs ini memunculkan semua KPR dari berbagai bank dalam satu tempat dan disitu bisa membandingkan dalam berbagai fitur.

Memanfaatkan situs ini, konsumen dengan lebih mudah membandingkan dan menganalisa produk mana yang paling cocok dengan kebutuhan mereka. Tidak perlu lagi bersusah payah datang ke masing -masing kantor cabang bank untuk mengumpulkan info setiap produk.

Contoh Fintech jenis ini adalah cekaja.com, cermati.com, halomoney.co.id dan aturduit.com. Mereka tidak hanya menyajikan info produk tetapi yang juga tidak kalah penting memberikan edukasi keuangan secara komprehensif.

#5 Reksadana Online

bareksa Fintech Reksadana Online
Meskipun Reksadana selalu menjadi rekomendasi untuk perencanaan keuangan keluarga, banyak orang kesulitan membelinya. Karena untuk membuka Reksadana orang harus datang ke kantor cabang.

Masalah ini diatasi oleh Fintech yang menawarkan pembukaan rekening dan pembelian Reksdana secara online. Tidak perlu lagi datang ke kantor cabang. Cukup transaksi investasi via komputer dan aplikasi mobile.

Contoh Fintech yang menawarkan jasa ini adalah Bareksa.com dan Indopremier.com.

Yang tidak kalah penting, Fintech menghadirkan edukasi investasi Reksadana yang lengkap dan komprehensif secara cuma-cuma. Calon pembeli bisa mempelajari dahulu sebelum mengambil keputusan investasi.

Kesimpulan

Ada banyak inovasi yang ditawarkan oleh Fintech startup keuangan di Indonesia. Inovasi yang niscaya mempermudah kita dalam mengakses dan melakukan transaksi keuangan.

Di negara lain seperti China, USA, Fintech tumbuh luar biasa karena mereka memang menawarkan sesuatu yang berbeda, unik, yang merupakan kebutuhan masyarakat namun tidak bisa disediakan oleh perbankan dan lembaga keuangan konvensional.

Welcome Fintech !

GRATIS Panduan Cara Investasi Reksadana Saham

One Response

Leave a Reply

Your email address will not be published.