Cara Mudah Take Over KPR

  • March 29, 2015

Tingginya suku bunga KPR membuat Anda, saya dan banyak nasabah lain menjerit, karena beban pembayaran cicilan membesar. Apa yang kita bisa lakukan ? Apa solusinya? Take Over KPR ke bank lain adalah salah satu cara mendapatkan cicilan murah. Bagaimana cara mudah melakukan take over KPR.

Take over KPR sendiri punya beberapa varian, yaitu: (1) saya memindahkan KPR saya dari satu bank pindah ke bank lain; (2) KPR saya diambil alih oleh nasabah lain karena rumah dijual, tapi masih dalam KPR bank yang sama; (3) KPR dipindah ke bank lain dengan perubahan nasabah juga.

Apa tujuan melakukan take over? Paling tidak, ada dua hal yang umum menjadi alasan.

Pertama, mendapatkan bunga murah.

Dengan take over, otomatis nasabah menjadi nasabah baru. Saat, menjadi nasabah baru, suku bunga yang dikenakan adalah bunga tetap (fixed rate), yang tingkatnya jauh dibawah bunga normal.

Kedua, karena alasan jual beli rumah.

Saat penjualan, pembeli ingin membeli secara mencicil dengan melanjutkan pinjaman tersebut.

Opsinya bisa mengajukan KPR baru di bank lain atau melanjutkan KPR yang sudah ada dengan jalan take over.

Dengan take over di bank yang sama, prosesnya menjadi relatif mudah karena jaminan sudah diketahui oleh bank dengan baik. Tidak perlu lagi dilakukan pengecekan ulang dan jaminan sudah pasti lolos kriteria bank.

Jika mulai dengan proses kredit baru, calon nasabah akan mengalami proses evaluasi yang cukup panjang dan memakan waktu. Bank mengecek semua dokumen dan melakukan evaluasi atas serta penilaian ulang atas jaminan tersebut.

Bagaimana jika ingin melakukan take – over, apa dan bagaimana prosesnya? Mari sama – sama kita simak.

1. Penilaian Ulang Jaminan

Ketika menerima pengajuan take over dari Anda, bank akan melakukan penilaian ulang (re appraisal) atas jaminan yang menjadi objek KPR. Tujuannya adalah menilai berapa nilai pasar jaminan saat ini dan mengevaluasi kelayakan jaminan dari sisi dokumen serta kondisinya.

Nilai jaminan adalah basis bank dalam memberikan pinjaman KPR. Jumlah pinjaman yang maksimum boleh diberikan bank adalah 70% nilai jaminan.

Misalnya, nilai rumah setelah penilaian adalah 100 juta, maksimum kredit dari bank adalah sebesar 70 juta.

Dari sisi kelayakan jaminan, bank akan mengevaluasi apakah dokumennya jelas, sertifikatnya sah dan lain – lain. Posisi jaminan dilihat dan dicek untuk memastikan masuk kriteria jaminan yang layak sesuai ketentuan bank.

Setelah hasil penilaian ulang jaminan lolos, Anda bisa mengajukan pemindahan KPR.

2. Dilakukan Proses Kredit Ulang

Tahap berikutnya adalah bank akan melakukan proses kredit ulang. Lho kenapa harus proses ulang lagi? Bukankah Anda sudah mendapatkan pinjaman di bank sebelumnya.

Ada dua alasan.

Pertama, setiap bank punya kriteria kredit yang berbeda – beda. Lolos di satu bank tidak berarti di bank lain pasti lolos.

Kedua, jika dengan take over terjadi peningkatkan nilai pinjaman, bank harus memastikan bahwa dengan cicilan yang lebih besar, peminjam sanggup membayar.

3. Pembayaran Uang Muka

Pertanyaan yang sering diajukan, “Apakah saya perlu membayar uang muka dalam take over KPR ?”

Wajar pertanyaan ini muncul. Karena umumnya, dalam pembelian rumah, pembeli diminta untuk membayar down payment atau uang muka. Ketentuan BI adalah uang muka minimum 30%.

Dalam take over, uang muka tetap harus dibayar, tetapi prosesnya sedikit berbeda dengan umumnya saat membeli rumah tanpa lewat take over.

Untuk tahu pastinya seperti apa, kita simak contoh kasus take over berikut ini.

4. Contoh Take – Over KPR

Bapak Ando akan melakukan take over pinjaman bapak Rendy di bank A ke bank B. Prosedurnya secara umum adalah berikut:

Pertama, Ando harus tahu dulu berapa sisa nilai pokok pinjaman KPR bapak Rendy di bank A. Misalnya, saat itu pokok pinjaman Rendy adalah Rp 200 juta. Sisa pinjaman itu yang harus dilunasi oleh Ando.

Meskipun pinjamannya sebesar Rp 200 juta, Rendy tidak menjual sebesar itu kepada Ando. Beliau menjual dengan harga lebih tinggi, yaitu Rp 450 juta.

Ya, wajar saja. Rendy ingin menikmati keuntungan setelah membayar cicilan selama 5 tahun lebih. Kalau hanya menjual sebesar 200 juta, Rendy tidak akan mendapatkan keuntungan apa-apa.

Bagaimana harga 450 juta ini bisa dibayar oleh Ando lewat KPR?

Kedua, Ando harus meminta dokumen rumah atau jaminan yang akan di take-over untuk diserahkan ke bank B. Berdasarkan dokumen tersebut, Bank B melakukan penilaian ulang atas rumah tersebut.

Tujuan penilaian ulang (appraisal) adalah estimasi nilai jaminan dan mengevaluasi apakah jaminan tersebut layak dibiayai oleh bank B.

Misalnya, hasil penilaian bank B adalah nilai rumah Rp 700 juta dan memenuhi kiteria layak dibiayai. Maka, sesuai ketentuan, total kredit yang bisa diberikan oleh bank B maksimum sebesar 70% dari nilai jaminan, yaitu Rp 490 juta.

Jadi, Ando tahu bahwa dia mendapatkan pinjaman 490 juta, yang cukup untuk membayar harga jual Rendy yang Rp 450 juta. Bahkan Ando masih menerima uang lebih sebesar Rp 40 juta.

Apakah take over langsung bisa dilaksanakan ? Tidak. Masih ada satu proses lagi.

Ketiga, bank B harus mengevaluasi kemampuan bayar Ando, apakah kondisi keuangan beliau sanggup mencicil pinjaman sebesar Rp 490 juta.

Jika dianggap mampu, Ando bisa mengambil kredit sebesar jumlah tersebut dan melanjutkan proses take over. Jika dianggap tidak mampu, pemohonan Ando untuk take over ditolak.

Sampai disini, bisa dilihat bahwa take over tegantung dua faktor utama: (1) nilai jaminan atau rumah yang akan diambil alih; (2) kemampuan membayar nasabah yang akan mengambil alih.

Keempat, setelah kredit disetujui dan dana dicairkan, Ando bisa melunasi Rp 200 juta ke bank A. Setelah dilunasi, jaminan rumah dan surat-suratnya diambil alih oleh bank B.

1

Sementara, sisa pinjaman yang masih ada (setelah dipakai sebagain untuk melunasi pinjaman di bank A) digunakan untuk membayar Rp 250 juta langsung ke Rendy karena jual beli terjadi di harga Rp 450 juta.

Setelah ini, masih ada sisa 40 juta yang bisa dipakai oleh Ando untuk keperluan lain, atau bisa saja Ando memutuskan untuk tidak mengambil pinjaman 490 juta tetapi cukup 450 juta karena memang sebesar itu yang dibutuhkan untuk mengambil alih rumah Rendy.

Bagaimana dengan uang muka? Kapan Ando harus membayarnya?

Dalam kasus ini, Ando tidak perlu mengeluarkan uang muka karena nilai jaminan cukup tinggi dan harga jual beli yang relatif bersaing. Pada dasarnya patokannya adalah apakah pinjaman bank yang Anda dapatkan (yang maksimum sebesar 70% dari nilai jaminan) mencukupi untuk membayar harga jual beli.

Selama jumlah pinjaman diatas harga jual beli, Anda tidak perlu mengeluarkan uang untuk down payment.

Kasusnya akan berbeda seandainya penilaian jaminan rumah bank B adalah Rp 500 juta. Pinjaman maksimum yang bisa diberikan ke Ando menjadi 350 juta.

2

Dengan maksimum pinjaman sebesar itu, Ando harus merogoh kocek sendiri senilai Rp 100 juta. Supaya total harga jual beli Rp 450juta bisa dipenuhi.

Dana 100 juta ini adalah uang muka yang harus dibayarkan oleh Ando.

Bagaimana jika melakukan take over ke bank lain oleh Anda sendiri sebagai nasabah ?

Prosesnya relatif sama. Malah lebih sederhana karena tidak ada proses jual beli.

Bank yang baru akan melakukan pengecekan dokumen jaminan dan menilai kemampuan bayar Anda sebagai peminjam.

Anda harus melunasi pinjaman KPR di bank asal menggunakan pinjaman bank yang baru. Pembayaran DP tidak perlu dilakukan lagi karena dana dari pinjaman yang baru mencukupi untuk melunasi pinjaman.

5. Biaya Take Over

Hal yang penting Anda perhatikan adalah biaya take-over. Jumlahnya tidak sedikit dan harus dibayar dimuka sebelum dana KPR dicairkan.

Anda sebaiknya mempunyai persiapan dana sebelum melakukan take over, terutama untuk membayar segala biaya yang muncul. Karena itu harus dihitung dengan matang di awal.

bunga kpr

Kesimpulan

Take over adalah salah satu jalan yang bisa Anda lakukan guna menghadapi kenaikkan bunga. Dengan memindahkan pinjaman ke bank lain, Anda bisa menikmati (lagi) bunga murah, yang ditawarkan bank kepada nasabah baru.

Tapi, Anda perlu tahu bagaimana cara melakukan take over KPR karena pengalaman saya prosedurnya berbeda dengan umumnya proses KPR baru. Semoga mencerahkan.

Ingin tahu info lain, baca Panduan Lengkap Mengambil KPR.

GRATIS Survei Bunga KPR – Paling Murah Di Bank Mana

94 Responses

  1. Diana Putri

    Cara mudah mendapatkan take over rumah yang dituliskan dalam artikel ini sangat menarik dan dapat dijadikan sebagai inspirasi.

    Reply
  2. Dwi purwanto

    met malam admin…
    sy sudah ambil kpr melalui bank selama 15 thn Dan sudah berjalan selama 5 tahun,gmn caranya jual rmh kpr sy ini yg msh ada sisa 10 thn lagi,karena alhamdulillah sy sudah memiliki tanah dan ingin membangun rumah sendiri,kira bagaimana jalan terbaik utk bisa menjual rmh kpr tersebut,
    1.apakah sy harus mencari calon pembeli baru
    2.apakah bisa pihak bank kpr tersebut menjualnya
    3.mungkinkah sy bisa mendapatkan dana dari kpr ini

    mohon pencerahanya,saran2

    terima kasih banyak

    Reply
    • admin

      Dwi,

      Rumah KPR itu tanggungjawab Anda. Bukan milik bank. Anda harus mencari calon pembeli untuk melunasi pinjaman atau mengambialih pinjaman KPR Anda.

      salam

      Reply
  3. Yunita

    saya punya rumah yg masih kpr tp saya mau take over. Apa bisa saya take over di bank yang sama dg kpr saya?trm ksh.

    Reply
  4. Anton

    Selamat Siang,

    Saya mau tanya, saya beli rumah kpr secara take over dan belum balik nama menjadi atas nama saya sbg pemiliknya. untuk cicilan saya masih meneruskan dr pemilik pertamanya, saya transfer ke rekening atas nama pemilik pertama.
    Kalau saya mau take over ke bank lain apakah bisa? Atau harus balik nama dulu baru bisa take over ke bank lain?

    Terima kasih.

    Reply
    • admin

      Anton,

      Berdasarkan penjelasan ini, sepertinya rumah tsb masih atas nama pemilik pertama. Jika ingin melakukan take over hanya bisa dilakukan oleh pemilik. Anda harus melakukan balik nama terlebih dahulu, baru bisa melakukan take over.

      salam

      Reply
  5. tutik setiyowati

    met pagi,sy ada kpr di panin dgn jangka wktu 5th dgn angsuran 7.800.000 dan skrng sisa sekitar 250.000.000 apa sy bisa pindah ke bank lain dgn jangka yg agak panjang 15 th gt,,,dgn flavon 400.000.000/500.000.000

    Reply
    • admin

      Tutik,

      Bisa. Jumlah pinjaman tergantung hasil penilaian ulang (appraisal) rumah Anda. Berdasarkan nilai Rumah Anda, bank memberikan pinjaman maksimum 80%.

      salam

      Reply
  6. Adhi

    Selamat siang,
    Saya memiliki KPR di Bank BNI selama 15 tahun dan saat ini sudah berjalan selama 2 tahun. Saya bermaksud melakukan take over KPR namun apakah benar syarat salah satunya adalah sertifikat rumah? Sementara sertifikat rumah pastinya tidak saya pegang karena masih menjadi jaminan di Bank asal.

    Reply
    • admin

      Adhi,

      Memang sertifikat akan selalu dipegang oleh bank karena itu adalah jaminan bank. Tapi bisa tetap take-over. Silahkan ditanyakan prosesnya dengan bank terkait.

      salam

      Reply
  7. tyas

    saya punya rumah yg baru saja lunas kpr. bisakah saya menjual rumah saya dengan cara kpr walaupun sertifikat belum keluar?

    Reply
    • admin

      Tyas,

      Tergantung pihak yang akan beli rumah Anda. Jika mereka mau tanpa sertifikat, Anda bisa menjual. Tapi umumnya pembeli tidak mau beli tanpa sertifikat.

      salam

      Reply
  8. tya

    Saya ada kpr yg sdh berjalan 2 thn 3 bulan. Setelah flat 2 thn ternyata floatingnya cukup menguras budget bulanan. Saya rencana mau take over.
    Dokumen apa saja yg dibutuhkan untuk appraisal? Bagaimana jika dokumen tersebut tidak ada pada saya melainkan ada di bank?
    Apakah saya perlu infokan ke bank kpr sebelumnya jika saya ingin take over ke bank lain?

    Reply
    • admin

      Tya,

      Silahkan hubungi bank. Tidak masalah dokumen Anda ada di bank. Untuk proses awal, bank yang akan take over hanya akan minta copy saya. Mereka tahu bahwa dokumen Anda disimpan di bank.

      salam

      Reply
  9. kurnia

    slm kenal, sy beli rumah over kredit, 3 tahun lg lunas, tp skr sy lg butuh dana buat renovasi rmh tsb, bisa tdk sy take over rumah sy ini dg dasar ajb notaris ke bank lain. kan sertifikat blm atas nama sy. dan posisi msh di btn karena msh melanjutkan kredit.

    Reply
    • admin

      Kurnia,

      Ajukan ke BTN untuk menambah pinjaman. Selama nilai rumah Anda cukup, bank akan memberikan tambahan kredit.

      salam

      Reply
  10. bangkit

    Sy punya utang KI dan KMK di suatu bank, kini usaa sy perlu tambhn modal investasi karen gejolak ekonomi yg tidak menentu, bisakah pinjaan sy di take overoleh bank lain dgn harapan jumlah pinjamn bisa meningkat untuk penambaan investasi sy, jumlah pinjaman sy skitr 6rts jt baru berjalan 7 buoan, sy ga pernah nunggak cicilan

    Reply
  11. praptono

    Mengapa di bni syariah tidak bisa top up.? Saya punya kpr di bninsyariah 15 tahun dan sudah jalan 7.5 tahun. Dan saya perlu dana segar buat. Kebutuhan. Bagaimana caranya pak?

    Reply
    • admin

      Praptono,

      Tanyakan ke bank-nya. Itu kebijakan masing-masing bank. Pastikan juga nilai jaminan Anda mencukupi untuk mendapatkan pinjaman tambahan. Jika tetap tidak bisa, Anda bisa take-over ke bank lain.

      salam

      Reply
  12. Setyo

    Dh,

    Saya berencana melakukan tak over untuk mendapatkab kelebihan dana ( renovasi rumah ).

    Mohon pencerahanya,alasan apa yang masuk akal untuk take over ( u/ minta foto copy sertifikate)

    Terim kasih

    Reply
    • admin

      Setyo,

      Tidak perlu alasan. Take Over itu hak peminjam. Untuk top-up sebenarnya tidak harus take-over. Di bank yang sama, Anda bisa menambah plafond selama nilai jaminan mencukupi. Bicarakan dulu dengan pihak bank yang sekarang.

      salam

      Reply
  13. dian

    pak, brp kira2 prsentase biaya yg dibutuhkan untuk take over kpr ke bank lain ? dan biasanya apa saja ?
    saat ini kpr saya baru 1 tahun dan blm ada ajb karena menurut notarisnya ajb akan kluar setelah 2 th.
    tks

    Reply
    • admin

      Dian,

      Jika belum AJB, artinya sertifikat belum atas nama Anda, take over ke bank lain tidak bisa dilakukan. Karena saat ini sertifikat masih atas nama developer.

      salam

      Reply
  14. Fandu

    Salam knl pak..saya ada pinjaman 500jt rekening koran.udh 1 thn ,saya over ke kredit kmk, udh ada 6 bulan…di over jd kpr apa bisa pak? Tlng dibantu informasi.

    Reply
  15. Yuyun Dwi Tanti

    Assalamu’alaikum warahmatullohhiwabarokatuh

    salam kenal pak…
    suami sy punya KPR d bank BTN dg jmlh kredit yg trcantum di surat sbesar 50jt dg agsuran 460rb perbulan dn jgka waktu 15 th. kami sdh memulai pembayaran KPR sejak bulan Nopember 2012.
    nah, akhir th 2016 nanti kami butuh uang sekitar 35 jt. apakah bisa kami melakukan pinjaman di Bank BTN tmpat kami mengambil KPR dg jaminan KPR suami sy tersebut ?

    Reply
  16. isa

    Ma’af saya mau tanya, saya punya kpr d bank tp mbyrny endk lancar tp saya pingin take over d bank yang mana ikut gaji, biar d pot langsung…..biar endk tersendat sendat mbayarny….mkasih

    Reply
  17. Iklas karyawanto

    Mf bila salah tanggap pak .. Take over akan terasa hasil.x bilamana ybsangkutan ada dana lbih ato ada pningkatan strata gaji bt pnyesuaian stlah take over …hehe..he.
    kirain bank.baru bs ngeklopin sisa angsuran sehingga ybs bs melanjudkan sisa angs yg lbih ringan dr sblum.x ,brarti tdk cocok bt nasaba yg pas2an ya pak?

    Reply
  18. Nurhayati

    saya beli rumah secara over kredit melalui notaris dan angsuran sudah saya bayar dengan cara Bank memotong rekening tabungan saya, sekarang saya mau take over rumah tersebut karena saya butuh uang saat ini, bisa tidak ya

    Reply
  19. fatkun

    Saya punya hutang dibank tapi permasalahannya bulan depan hrs pelunasan sedangksn saya tidak punya uang untuk melunasi saya msu take over ke bank lain yg bunganya lebih rendah mohon soludinys

    Reply
  20. dina

    Suami saya punya kpr d bank mandiri jambi, lalu kami pindah k palembang,,,apakah bisa kami take over k bank lain di palembang? Atau bisakah kami mendapatkan informasi tentang layak atau tidak nilai rumah kami untuk take over k bank lain di jambi,,,tanpa kami harus k jambi,,,jika nilainya memungkinkan maka kami akan k jambi buat mengurus surat2 dan administrasinya,,,makasih admin sarannya

    Reply
  21. ridho

    saya mau take over rumah orang, di iklannya tertulis take over 100 juta
    pertanyaan saya
    1. bisakah saya take over tanpa pemindahan ke bank lain atas nama diri saya?
    2. ketika saya take over di bank yang sama, apakah saya di kenakan dp ?

    terimakasih

    Reply
    • admin

      ridho, tetap dibank yang sama bisa. ada tidaknya DP tergantung hasil penilaian bank atas nilai rumash tsb. salam

      Reply
  22. Erny Tanlain

    Salam Kenal Pak !

    Saya msh mempunyai sisa hutang di BTN..sekitar 150 jt , dgn cicilan perbulan 2,3 jt sisa 9 tahun lagi , dalam beberapa bulan ini usaha kami menurun , dan berniat merencanakan penghematan positif , salah satunya pembayaran kpr ini ingin kami kurangi , apakah bisa dengan sistim Take Over , dengan memperbaharui masa kredit lagi……Trima Kasih Pak !

    Reply
  23. dewa

    Salam hangat bung rio.
    Langsung kepertanyaan inti.
    1. Dlm hal pengajuan kpr apakah tim analis dari suatu bank memperhitungkan biaya yg akan dikeluarkan oleh debitur perbulannya?
    (karena nilai cicilan saya melebihi gaji saya.. gaji saya 5,8jt sedangkan cicilan kpr sya hampir 6,8 jt/blnnya) ini berlngsung setelah kenaikan suku bunga dari 8,99% menjadi 13,5%.
    saya sudah mengirimkan surat melalui email selama 7 bln utk meminta dikurangi suku bunga saya tp blm ada tanggapan dari pihak bank.
    2. Apakah sya bisa mengajukan take over ke bank lain sambil menunggu sertifikat. (dari developer menjanjikan bulan maret sudah selesai sertifikatnya).
    3. Di bank yg sekarang, jangka waktu kredit selama 25 tahun. baru berjalan 29 bulan. apakah bisa take over ke bank lain dengan jangka waktu yg sama..?
    Demikian dan terima kasih atas perhatiannya bung rio.
    wass.

    Reply
    • admin

      dewa, (1) analis wajib menghitung kemampuan bayar nasabah – masalah sekarang lebih besar dari gaji Anda mungkin krn gejolak bunga; (2) tergantung bank yang akan take over, mau atau tidak, tetapi biasanya bank tidak mau jika belum ada sertifikat karena sertifikat itu bukti legal kepemilikan; (3) bisa saja. salam

      Reply
  24. dedy

    Hai admin,

    Mohon pencerahannya.
    Saya kredit rumah 15 tahun baru berjalan 1 tahun. Angsuran terasa berat sedangkan tetangga sebelah angsuran ringan dengan dp dan plafon yang sama dengan saya. Pertanyaan saya.
    1. Apakah bisa take over ke bank lain dan mendapatkan bulanan yang lebih ringan?
    2. Apakah bisa take over sedangkan ajb masih atas nama developer.
    Terima kasih.

    Reply
    • admin

      dedy, bisa saja take over tapi harus ingat ada biaya take-over. kalau masih ajb, biasanya bank tidak mau take-over. salam

      Reply
  25. Rizal

    saya kpr rumah di btn 15th…saat ini sudah masuk tahun ke 5…jika saya ingin take over ke bank lain dgn bunga lebih kecil…
    1. kira-kira berapa % biaya take over (penalti+biaya notari dan lain sbgnya)?
    2.apakah dokumen syarat take over sama dgn pengajuan kpr baru?

    Reply
    • admin

      Rizal, soal biaya dan syarat cek langsung dengan bank-nya karena masing-masing bank berbeda. salam

      Reply
  26. fery

    Salam kenal. Saya mau tanya. Sertifikat masih nama A . dikpr kan yg bernama B . si B belum balik nama sertifikatnya. Nah sekarang si B mau over kredit kesaya. Apakah nanti ada masalah sedangkan sertifikatnya masih atas nama siA. thx

    Reply
    • admin

      fery, biasanya akan masalah karena bank tidak akan mau terima take-over yang sertifikat masih atas nama orang lain. salam

      Reply
      • Mala

        Nimbrung ya. Ada solusinya ga untuk masalah seperti feri. Soal nya saya pengetahuan banget rumah take over ini. Sayangnya sy tangan ke 3. Cicilan masih tas nama tangan ke 1. Sy mau take over dari tangan 2. Salam

      • admin

        Sebaiknya rumah di take-over dari orang yang memang secara legal berstatus pemilik (dibuktikan dari dokumen SHM atau dokumen lainnya). salam

  27. Ade S

    Assalamu’alaikum admin,

    Saat ini rumah saya sedang diagunkan di Bank DKI, dikarenakan rumah saya mau dijual dan sudah ada pembelinya, maka rumah saya akan ditake over ke bank lain, tetapi di bank dki masih ada sisa pinjaman yang harus dilunasi.
    Dokumen semuanya sudah lengkap untuk take over dan sudah diserahkan semuaya ke bank yang akan ditake over. Tetapi bank tersebut harus tidak mau proses KPR jika belum dilunasi terlebih dahulu ke bank DKI.
    Apakah benar aturannya seperti itu.

    Terima kasih

    Reply
  28. mahyu sby

    ssalam hormat,saat ini sy menghadapi bnyk kesulitan financial,saat baru sj jln 6 bln kredit rmh kpr mandiri,kpr 15 thn,dgn 5 thn flat,7,3/bln(sdh blik nama sy),sy berencana menjual/over kredit ke pihak lain,prtnyaan nya bgmna cara hitung hrga rmh sdangkan yg angsurn 10 thn nya ke dpan sy blm tau,ini misal ada pembeli yg mau nutup/lunasi,sdangkan kalo over kreditpun bgmna cara nya,lalu apakh baru bbrap bln kita lgsung bsa alihkan ke lain pihak bilamana ada kecocokan harga beli,trmksh,mohon pencerahan

    Reply
    • admin

      mahyu, tanya ke bank brpa sisa pinjaman yang harus dilunasi. Itu yang ditawarkan ke penjual. thanks

      Reply
  29. Ria

    Saya punya kpr di btn selama 10thn sdh berjln 5thn saya mau ngajuin take over dan top up. Caranya bgmna untuk pindah ke bank lainnya

    Reply
  30. taufik hidayat

    Siap bantu proses kpr atau take over . taufik bank dbs kpr 085697837243

    Reply
  31. aditya

    tanya mas,saya punya pinjaman KPR di bank jateng atas nama saya, mau saya take over ke KPR BNI tapi atas nama istri saya,,apakah bisa seperti itu? atau tetap menggunakan nama saya untuk take over nya?tengkyu2

    Reply
  32. Youla langkai

    Selamat siang. Saya ingin tanya, mohon bantuannya.
    Rumah saya diambil melalui KPR BTN selama 15 tahun dengan pinjaman Rp. 49.000.000. Kontrak dimulai Bulan Maret 2010, jadi sudah 6 tahun lebih saya mengaangsur. Menurut admin, bisakah saya melakukan proses take over? Kira-kira bank mana yang paling tepat (prosedurnya cepat, suku bunganya dan masa promo bunga tetap, dll). Apa saja yang harus saya siapkan?
    Mohon bantuan informasinya. terima kasih….

    Reply
    • admin

      Bisa. Cek ke masing-masing bank karena setiap saat bunga take-over berubah dan syarat juga berubah.

      Reply
  33. Lany

    assalam..
    pak sya mau tnya..
    rumah orng tua sya mau di alihkan ke sya.
    tpi sertifikat rumah itu msh di jaminkan di bank danamon..
    bisakah saya meminjam di KPR BTN dan men take over pinjaman yg di danamon itu ???
    sya minta penjelasan nya pak..

    Reply
  34. andika

    Saya ada kpr di bank A namun saya mau take over ke bank B, dgn sisa 45.000.000, jt, apa sisa tsb hrs sy lunasin dulu

    Reply
  35. Yudi

    Malam min.. saya ada KPR di bank Muamalat. Sertifikat masi dalam proses. Apakah bisa kalau saya mengajukan TOP UP?
    Terima kasih untuk jawabannya

    Reply
  36. Ugi

    Mau tanya, apa bisa take over pinjaman dari bank beda segmen pinjaman ? kebetulan saya memiliki pinjaman dengan jaminan sertifikat di pinjaman mikro, ingin saya pindahkan ke kpr agar cicilannya lebih ringan walau dengan tenor yang lebih panjang. terima kasih.

    Reply
  37. ardi permana

    siang min sy mau tanya.saya mau pinjam uang 200 juta d bank BTN selama 10 thn..tp take over dr bank BRI (sisanya 1 thn lg)..dgn persyaratan jaminan nya rumah dan sdh d IMB..kira kira bisa di terima ga ya..dgn gaji sya sma istri sya – 12 juta totalnya..

    Reply
  38. Yussy Triani

    Siang pa saya mau tanya..
    saya baru ambil kpr di bank btn dgn plafon 15th, dan baru jalan 2 bln. skrg ini saya ada msalah keuangan yg menyebabkan sy berniat melepaskan kpr tsb atau take over ke nasabah lain dgn pertimbangan sy bisa mendapatkan uang DP yang sdh sy keluarkan. Apakah ada solusi? Bagaimana menurut bapa? Terima Kasih

    Reply
    • admin

      Itu memang solusinya. Atau minta kreditnya di restrukturisasi dengan memperpanjang tenor supaya cicilannya lebuh rendah.

      Reply
  39. Ari

    Mungkinkah saat pelunasan utang di BPR, jumlah yang harus dibayar melebihi pinjaman di awal?

    Reply
  40. rando

    Mohon pencerahan pak..
    saya ada pinjaman dibank senilai 1 m .. dengan agunan sertifikat tanah.. sisa angsuran sekarang senilai 700 jt..
    sekarang posisi perekonomian saya menurun sehingga cicilan perbulannya agak tersendat.. disini saya berencana membuat perumahan diatas tanah saya,cuman kendalanya sertifikat masih dibank,dan modal saya pembuatan perumahan masih kurang.. yang saya mau tanyakan pak,apakah saya bisa take over ke bank lain atas nama saya sendiri juga? atau dibank yang sama dan meminta modal usaha?

    Reply
  41. Bheni

    Assalamualaikum wr wb, saya sudah kpr berjalan 2th di bank konvensional namun untuk biaya take over di bank syariah mohon pencerahan. Pak bheni dari bogor

    Reply
  42. ARIF

    Assalamualaikum wr wb.
    saya ad pinjaman di bank agunan sertifikat rumah lama pinjaman 3 tahun udah jalan 8 bulan , saya lagi membutuhkan dana buat renovasi rumah dan melunasi hutang , sisa hutang kisaran 50 juta , bisa ga pak saya mau take over ke bank lain
    (Arif JAMBI )

    Reply
  43. nirwan

    Mohon advisenya pak..

    saat ini saya masih mencicil rumah yang ditinggali (sertifikat di bank), sisa cicilan adalah 9 bulan lagi dengan cicilan per bulan sekitar 1,9 jt, jika saya ingin melunasi sisa cicilan dan sekalian akan ambil cicilan lagi untuk renovasi rumah tapi berpindah bank dengan bunga yang relatif lebih ringan, apa yang harus dilakukan dan disiapkan…

    terima kasih..

    Reply
  44. arie satria nugroho

    izin bertanya pak,,,,,saya ada rencana mau take over rumah saya,,,si pembeli sudah ada yang mau dengan rumah saya tetapi minta di turunkan angsurannya lebih murah krna cicilannya agak berat apakah bisa di bantu untuk proses demikian,dan seperti apa prosesnya,,,trims

    Reply
  45. Dewi

    Pagi Pak, saya ada KRP Rumah selama 15th, dan baru berjalan 1th. saya ingin take over ke nasabah lain.
    bagaiman cara saya menghitung uang penggantian yang akan saya minta ke calon nasabah tersebut?

    terima kasih.

    Reply
  46. Edwin

    Salam untuk pa Admin,
    Kalo pertanyaan saya sudah terwakili oleh semua pertanyaan diatas cukup dengan membaca saja semua diatas..lengkap dan macam2 kasusnya, berarti pertanyaan saya sudah terjawab semua oleh pak Admin…terima kasih

    Edwin

    Reply
  47. samsudin

    salam kenal pa admin,
    pak saya mau take over rumah si A dengan balikin dp 90 jt, sisa 12 tahun lgi
    yg saya pertayakan take over melalui notaris aman kah,,,,
    setelah melalui notaris akte jual beli kita kasih tau ke bank yg bersangkutan supaya kita aman boleh kah dari pihak bank ya,,,

    Reply
  48. toha

    jika ada pilihak cara melakukan take ofer :
    1. pembelian perusahaan
    2. pembelian aset perusahaan
    pembelian sebagian besar aset perusahaan/
    manakah kira kira yang benar atau pilihan di atas benar semua?
    terimakasih

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published.