Cara Memilih Asuransi Pendidikan Terbaik

  • January 23, 2015

Ada banyak cara menyiapkan pilihan terbaik asuransi dana pendidikan anak. Kuncinya, pilih yang paling sesuai dengan tujuan keuangan Anda.

Persoalan dana pendidikan anak selalu menyedot perhatian orang tua. Keinginan memberikan yang terbaik kerap berbenturan dengan biaya sekolah yang (amat) tinggi. Menurut sejumlah riset, biaya sekolah naiknya 10 sd 15% setahun. Melebihi kenaikkan harga properti, apalagi gaji pegawai :))

Bagaimana solusinya?

Salah satu yang paling populer  adalah beli asuransi pendidikan. Selain karena agresifitas penjual, produk ini punya embel-embel pendidikan, yang mungkin oleh banyak orang tua dianggap pilihan paling bagus dan sesuai namanya.

Boleh dibilang semua perusahaan asuransi menawarkan produk ini. Mulai dari Manulife, Prudential, Allianz, Jiwasraya, Bumiputera, Sinarmas dan lainnya.

Hal yang sering kurang diketahui, bahwa sebenarnya ada banyak solusi untuk memenuhi dana pendidikan anak. Tidak harus asuransi pendidikan.

Dan yang penting, bahwa mungkin saja asuransi pendidikan bukan pilihan yang tepat, melihat kondisi dan tujuan keuangan keluarga.

Oleh sebab itu, sebaiknya pahami dulu apa saja solusi untuk memenuhi dana pendidikan. Setelah paham, baru bisa menentukan, mana yang paling cocok.

Sayangnya, banyak orang tua tidak tahu atau tidak sempat cari info mengenai pilihan – pilihan tersebut. Sehingga jangankan memilih, tahu saja tidak.

Tulisan ini mendiskusikan apa saja solusi yang ada, perbandingan plus serta minus setiap pilihan, dan saran cara memilihnya.

Investasi dan Proteksi

Dalam pengertian menyiapkan dana pendidikan, ada dua hal terpenting yang wajib diperhatikan:

  • Investasi untuk memastikan dana cukup untuk biaya sekolah anak. Perlu investasi karena tingginya kenaikkan biaya pendidikan, sementara menabung menawarkan kepastian tapi hasilnya tidak cukup akibat rendahnya bunga. Walaupun lebih beresiko, investasi menjanjikan potensi keuntungan lebih tinggi dari menabung.
  • Proteksi untuk memastikan jika pencari nafkah mengalami musibah, anak tetap bisa bersekolah dengan lancar. Seandainya orang tua meninggal dunia, kecelakaan atau cacat tetap, asuransi melindungi dengan mencairkan uang pertanggungan.

Perilaku orang tua yang hanya fokus pada bagaimana berinvestasi jelas kurang tepat. Orang tua  tidak hanya harus memilih investasi yang tepat, tetapi juga harus memastikan bahwa tersedia proteksi yang cukup untuk melindungi anak dan keluarga.

Apa Saja Pilihannya? Kita mulai dari yang paling populer.

#1 Asuransi Unit Link

Unit link adalah solusi paling banyak ditawarkan oleh agen asuransi atau penjual di bancassurance. Meskipun dibalut dengan banyak istilah asuransi pendidikan, produk dasarnya  adalah unit link.

Apa itu unit link?

Unit link menggabungkan asuransi dan investasi dalam satu produk. Produk ‘2 in 1’ yang menawarkan kemudahan buat pesertanya, dengan berbagai macam pilihan rider (asuransi tambahan) seperti penyakit kritis, income replacement, kesehatan dan lain-lain.

Premi yang dibayar oleh pemegang polis unit link dibelikan unit investasi oleh perusahaan asuransi. Unit investasi tersebut dikelola oleh Manajer Investasi dalam berbagai instrumen, seperti ekuitas, obligasi, pasar uang dan lain- lain, yang dipilih oleh pemegang polis.

Hasil unit investasi digunakan untuk membayar biaya asuransi dan biaya – biaya lainnya (cek polis Anda, ada biaya apa saja!). Sisanya, setelah dipotong biaya tersebut, menjadi milik pemegang polis yang bisa dicairkan untuk dana pendidikan.

Sebagai asuransi, polis unit link akan aktif atau tidak lapse (non aktif) selama biaya asuransi dan biaya asuransi tambahan (rider) dibayar oleh pemegang polis. Pembayaran biaya asuransi dan biaya asuransi tambahan dilakukan dengan memotong unit investasi.

Terkait ini, hal yang perlu dipahami adalah sebagai berikut:

  • Biaya asuransi meningkat setiap tahun, meskipun dalam proposal unit link tidak ditunjukkan berapa kenaikkan biaya itu setiap tahun. Yang ditampilkan hanya biaya asuransi di tahun pertama (ada catatan * di proposal mengenai soal ini). Implikasinya apa? Karena biaya asuransi dibayar dengan memotong unit investasi, potongan atas nilai investasi (yang notabene adalah dana pendidikan untuk anak) akan semakin besar seiring waktu.
  • Pemotongan biaya asuransi pasti apapun hasil kinerja investasi. Return investasi itu tidak pasti, tergantung kinerja pasar, sedangkan potongan biaya asuransi itu pasti. Itu sebabnya saat kinerja pasar anjlok, pemegang polis diminta menambah dana (top up) karena hasil investasi tidak cukup untuk membayar biaya asuransi. Kalau biaya asuransi tidak dibayar, polis asuransi lapse (tidak aktif) dan semua manfaat otomatis ikut terhenti.
  • Setiap asuransi tambahan (rider) ada biaya asuransinya. Biaya itu mengurangi porsi investasi yang artinya memotong dana pendidikan. Karena itu, pastikan memilih rider yang memang dibutuhkan.

Selain menawarkan kemudahan, hal yang wajib diperhatikan orang tua yang menggunakan asuransi unit link adalah kemungkinan terpotongnya dana pendidikan anak oleh biaya asuransi. Apalagi jika orang tua hanya membayar premi sampai tahun tertentu saja (misalnya hanya bayar 10 tahun) – penjelasannya baca disini. Perhatikan dengan seksama bagaimana perkembangan nilai investasinya.

#2 Asuransi Term Life & Reksadana

Ini cara yang umum dianjurkan oleh perencana keuangan independen, yaitu memisahkan proteksi dan investasi.

Proteksi dilakukan dengan membeli asuransi term life atau asuransi murni, sedangkan investasi dilakukan dengan menempatkan dana di Reksadana.

Yang memilih cara ini dituntut bisa mengurus investasi Reksadananya sendiri. Perlu kemauan untuk belajar dan memahami bagaimana cara dan aturan mainnya. Tidak sulit tapi harus dipelajari.

Disisi proteksinya, peserta harus siap ‘mental’ membeli asuransi term life yang preminya hangus.

Keuntungannya apa memilih cara ini?

  • Hasil investasi lebih tinggi karena potongan biaya berinvestasi di Reksadana kecil (dibandingkan unit link). Bahkan melalui pembelian Reksadana secara Online, misalnya lewat IPOTFUND, gratis biaya pembelian dan penjualan Reksadana. Minimnya potongan biaya membuat dana yang diinvestasikan menjadi lebih besar.
  • Fleksibilitas memilih Manajer Investasi. Karena tidak terikat pada perusahaan asuransi tertentu, peserta bisa bebas berganti-ganti manajer investasi. Kebebasan ini penting karena kondisi pasar senantiasa berubah-ubah dan kemampuan manajer investasi berbeda-beda di setiap sektor atau instrumen.
  • Asuransi term-life memberikan nilai proteksi jiwa paling tinggi dengan biaya premi murah. Nilai proteksi yang memadai penting karena itu menjamin perlindungan yang cukup untuk kebutuhan keuangan sekolah anak saat musibah datang.
  • Sekarang berinvestasi di Reksadana sangat mudah. Ada reksadana online, minimum investasi rendah (mulai dari Rp 100 ribu) dan fasilitas auto-invest yang memungkinkan investasi dilakukan secara otomatis. Dengan segala fasilitas ini, tidak perlu bantuan orang lain, semua seharusnya bisa melakukan sendiri.

#3 Dana Pendidikan Manfaat Pasti

Kedua alternatif diatas adalah cara mencapai dana pendidikan menggunakan instrumen investasi. Investasi memang memberikan return tinggi, tapi deg-degkannya juga tinggi. Saham bisa naik, tapi bisa juga ambless. High Risk high return.

Tidak semua orang siap dengan fluktuasi itu. Apalagi menyangkut dana pendidikan anak.

Ada alternatif untuk ini, yaitu dana pendidikan yang memberikan manfaat pasti. Pasti artinya uang yang akan diterima dijamin sesuai yang disebutkan dalam proposal.

Tidak banyak perusahaan asuransi yang menawarkan jenis produk ini karena mayoritas berkutat di investasi via unit-link.

Salah satu yang menawarkan manfaat pasti adalah produk Pro-Graduate dari Asuransi Manulife. Berdasarkan proposal yang saya baca, ini adalah solusi dana pendidikan sejak masuk Perguruan Tinggi sampai anak berusia 23 tahun.

Cara kerjanya sebagai berikut:

(1) Peserta menabung (tahunan atau bulanan) ke Manulife  dengan masa pembayaran fleksible bisa dipilih 5, 10 atau 15 tahun;

(2) Pengajuan tanpa pemeriksaan kesehatan dan ada jaminan pasti disetujui;

(3) Saat anak masuk kuliah, Manulife melakukan pembayaran tunai sebesar nilai yang sudah tercantum dalam polis  (guaranteed) selama beberapa tahun sampai kuliah selesai.

(4) Jika terjadi musibah kepada orang tua, premi akan dilanjutkan oleh Manulife dan manfaat pembayaran tunai tetap akan tetap dibayarkan sampai anak menamatkan pendidikan di perguruan tinggi atau hingga berusia 23 tahun.

Apa bedanya produk ini dengan tabungan pendidikan berjangka yang juga memberikan hasil pasti ? Paling tidak ada tiga hal yang saya lihat berbeda.

Pertama, pro-graduate punya rentang waktu yang lebih panjang yaitu sejak masuk perguruan tinggi, sementara tabungan pendidikan biasanya jangka waktunya lebih pendek, yang paling lama sekitar 10 tahun.

Dengan periode yang lebih pendek di tabungan pendidikan, orang tua sulit meng-kunci return. Karena setiap 5 tahun, tabungan pendidikan harus diperbarui dan ketika diperbarui bunganya pasti sudah berbeda dari sebelumnya. Di pro-graduate, return-nya sudah dikunci, tidak berubah sejak awal sampai nanti anak masuk kuliah.

Kedua, dalam pro-graduate terdapat pencairan berjenjang berdasarkan tingkat kuliah atau sekolah, sementara pencairan di tabungan pendidikan dilakukan satu kali.

Pencairan berjenjang membantu mengatur keuangan karena sudah dihitung berapa jumlah maksimum yang sebaiknya diambil supaya jumlah uangnya cukup sampai kuliah selesai.

Ketiga, perbedaan penjaminan. Nilai simpanan tabungan pendidikan dijamin oleh pemerintah, tapi tingkat return-nya tidak dijamin oleh pemerintah. Sementara, return dan nilai pencairan pro-graduate dijamin oleh Manulife.

Mana yang Terbaik ?

Dari semua pilihan ini, mana pilihan terbaik? What’s the verdict?

Untuk menjawabnya, kita perlu melihat bagaimana simulasinya. Let the number speaks itself!

Kebetulan saya baru saja membantu teman menelusuri solusi dana pendidikan untuk anaknya. Pengalaman ini akan saya gunakan untuk menunjukkan perbandingan masing-masing alternatif solusi dana pendidikan diatas.

Hasil dari perbandingannya, silahkan baca selengkapnya klik disini.

Lihat Kebutuhannya

Sebelum menutup tulisan ini, saya ingin mengingatkan kembali bahwa komponen asuransi pendidikan ada dua, yaitu investasi dan proteksi.

Dari sini, kita lihat bahwa proteksi memang harus disediakan dari asuransi. Tapi, investasi bisa dari mana saja. Bisa beli bersama asuransi, kerap disebut unit link, tapi bisa juga tidak.

Investasi bisa dilakukan dengan membeli Reksadana, emas, properti atau usaha sendiri. Itu semua adalah instrumen investasi yang bisa digunakan untuk menyiapkan dana pendidikan anak.

Bagaimana jika sudah punya asuransi jiwa ? Logikanya, ya tinggal meningkatkan investasi. Tidak perlu beli asuransi jiwa lagi.

Saya kerap menemui orang yang beli produk asuransi dengan investasi, meskipun orang ini sebenarnya sudah punya proteksi asuransi jiwa yang cukup, misalnya fasilitas dari kantor atau sudah pernah beli sebelumnya. Artinya, dia sebenarnya lebih butuh tambahan investasi, bukan asuransi lagi.

Kenapa ini penting? karena dengan membeli produk asuransi dengan investasi, orang ini tidak bisa memperoleh hasil investasi yang optimal. Sebagian uangnya digunakan untuk membayar biaya asuransi, yang sebenarnya dia sudah cukup miliki, yang ujungnya mengurangi porsi investasi.

Begitu pula, jika sudah melakukan investasi secara rutin, tapi belum punya proteksi. Maka, orang ini seharusnya hanya butuh produk asuransi jiwa murni (tanpa embel-embel investasi).

Karena jika beli kembali asuransi dengan investasi, itu pemborosan. Sudah jelas punya investasi, kenapa beli lagi. Beli asuransi saja, pasti preminya lebih murah dibandingkan beli produk asuransi yang ada investasinya. Dengan premi yang lebih murah, uangnya bisa untuk meningkatkan porsis investasi yang sudah ada.

Kalau belum punya keduanya, investasi dan proteksi, boleh lah mempertimbangkan mengambil produk asuransi dan investasi.

Jadi, ketika mengambil sebuah produk, pastikan produk tersebut sesuai dengan tujuan keuangan Anda. Bukan produk yang mensetir, tapi Anda yang memilih produk.

kesalahan asuransi pendidikan

Kesimpulan

Mencari cara mewujudkan dana untuk pendidikan terbaik anak adalah tugas penting orang tua supaya anak bisa sekolah dengan baik dan lancar. Untuk itu, saran artikel ini adalah sebelum memilih, orang tua mempelajari dulu pilihan yang ada, untuk mencari yang paling bagus, yang terbaik.

Jangan terpaku pada satu pilihan saja, misalnya unit link, tapi bandingkan semua alternatif. Kita harus mencari yang paling cocok, yang paling bisa memenuhi tujuan atau kebutuhan keuangan kita.

Bagaimana hasil perbandingan menggunakan kasus nyata, simak di Memilih Asuransi Pendidikan Terbaik.

GRATIS Konsultasi Premi Asuransi Pendidikan

109 Responses

  1. Ayu

    great info.. dengan semakin banyaknya tawaran memilih asuransi menjadi tidak mudah..

    Reply
    • budi hermanto

      Pak, saya mohon bantuannya untuk mengetahui ansuransi pendidikan yang terbaik buat anak saya. Saya berumur 39 Tahun, dan saya baru punya anak 1 yang masih berumur 3 minggu, saya dikantor sudah dapat ansuransi, kira2 ansuransi pendidakan apa yang bagus buat anak saya tersebut, jika ada mohon kirim ke email saya. terima kasih sebelumnya.

      Reply
  2. nova

    Mohon sarannya Pak..
    Saya bingung untuk ambil asuransi kesehatan kluarga, saya berusia 33 tahun suami sy 32 tahun,kami punya anak 2 usia 5tahun dan 2 tahun.. Saya ingin asuransi 1polis untuk satu keluarga, ada rencana juga asuransi jiwa utk saya dan suami, mohon sarannya pak.. Terima kasih

    Reply
    • admin

      Ada asuransi kesehatan keluarga murni yang cukup baik: cashless, tanpa limit tahunan, tanpa pre-existing condition, asuransi keluarga (lbh murah) dan ganti sesuai tagihan. Perlu data-data pribadi Anda, kami kirim via email detailnya. Tlg cek email. salam

      Reply
  3. dodo

    ada ndak asuransi pendidikan yang premi/angsurannya dibawah 150 rb tp bonafit… maklum gajinya ngepress

    Reply
  4. nia

    Pak,mohon arahannya,untuk memilih asuransi yg tujuannya investasi.budget sy 500-600 rb perbulan

    Reply
    • admin

      Nia,

      Kami perlu tahu beberapa data Anda. Kami kirim via email data-data yang perlu dilengkapi.

      salam

      Reply
  5. Nanda

    Pak Rio…
    Saat ini saya belum memiliki asuransi & ingin memiliki asuransi pendidikan untuk anak saya. Bisa bantu saya pak kira-kira pilihan asuransi apa yang tepat?
    Trims’

    Reply
    • admin

      Nanda,

      Penawaran dan simulasi pendidikan kami kirim via email. Anda bisa 500rb sebulan bisa dapat sekitar 800 juta sd 1M jika mulai dari anak usia 1 tahun.

      salam

      Reply
      • Fajar

        Pak, tolong dikirimin ke saya juga ya…

        thanks

      • Mona

        Pak Admin,penjelasan nya bagus.Saya juga minta di email ttg penawaran dan simulasi pendidikan,anak saya saat ini usia 4thn dan 1thn

      • Pandu Pribadi Mulyo

        Pak, sepertinya saya berminat, tapi anak saya sudah berumur 5 tahun. Jika premi /bulan 500ribu, tolong dibuat simulasinya. Terima kasih

      • budi hermanto

        pak tolong enail kesaya…terima kasih

      • Dina

        Selamat malam pak, boleh minta tolong diinfokan juga ke email saya tentang pilihan asuransi yang terbaik untuk anak. Terima kasih banyak 🙂 sukses selalu pak.

      • Vio Wulandari

        dear pak….

        Mohon bantuannya informasikan juga saya pak,
        anak saya umur 3 Th, saya ingin menyiapkan asuransi pendidikan untuk dia,
        mohon bisa diberikan saran untuk program asuransi apa yang cocok untuk anak saya.

      • Maya

        Selamat malam pak, boleh minta tolong diinfokan juga ke email saya tentang pilihan asuransi yang terbaik untuk anak. Terima kasih banyak sukses selalu pak.
        anak saya sekarang usia 9bulan.

      • Nawang

        pak saya juga mau diemail untuk anak saya yang berusia 3,5 tahun dan baru lahir. terimakasih

  6. adi

    saya berusia 30 tahun dan istri berusia 25 tahun.
    saya ingin berinvestasi untuk asuransi pendidikan.
    anak saya sekarang berusia 3,5 tahun.

    untuk nilai investasi bulanan, mungkin sekitar 500-600rb/bulan.
    mohon di bantu informasikan sekiranya ada asuransi pendidikan yang cocok buat kami pilih.

    begitu juga dengan asuransi kesehatan.
    terima kasih.

    Reply
  7. Suyatno

    Dear mas Rio,

    Salam kenal & senang sekali saya dapat membaca artikel2 mas Rio, bagus & memberi info yg bermanfaat bagi saya. Kebetulan saya sekarang sedang memikirkan persiapan dana pendidikan anak, mohon bantuan masukan nya mas. Profil saya kurang lebih sebagai berikut :

    Usia saya : 33Th
    Pekerjaan : Karyawan swasta
    Gaji : 10Jt/bln
    Istri : Ibu rumah tangga/ tidak bekerja
    Anak : 1 (umur 1 tahun), rencana nambah 1-2 tahun lagi
    Keuangan : sedang proses akan ambil KPR dengan angsuran 5Jt/bln selama 15 tahun

    Dengan kondisi tsb, dan saya baru menyadari besarnya kenaikan biaya pendidikan (10-15% per tahun) yang rasanya benar-benar harus saya alokasikan dari sekarang. Mohon saran dan masukan nya mas, instrument apa yg sebaiknya saya ambil untuk persiapan dana pendidikan anak saya

    Menghitung penghasilan saya tsb, kira-kira alokasi saya sbb :
    KPR : 5Jt
    Kebutuhan sehari-hari + anak : 4Jt
    Dana pendidikan anak : 500-1Jt

    Tambahan info lagi : untuk kesehatan, sekarang saya & keluarga sudah di cover full dari perusahaan. Jadi mungkin untuk instrumen persiapan dana pendidikan, saya lebih menekankan ke hasil investasi & proteksi (tanpa tambahan cover kesehatan)

    Thanks mas….. Mohon saran masukan nya & terimakasih sebelumnya…. GBU

    Reply
    • admin

      Suyatno,

      Dengan budget 1 juta sebulan, kami sarankan mengambil 500rb Reksadana dan 500rb Asuransi Jiwa Murni. Anda bisa dapat dana pendidikan 1 M (untuk anak usia 1 tahun) dan proteksi jiwa 1 M. Simulasinya kami kirim via email biar lebih jelas.

      salam

      Reply
  8. kunto

    pak saya masih umur 27, asuransi pendidikan dengan reksadana apakah lebih baik? kira2 yang tahan sama inflasi, budget 350/bln. trims

    Reply
    • admin

      Kunto,

      Bisa dengan 350 ribu/bulan untuk Reksadana. Cari yang return Reksadana diatas inflasi, misalnya saham. Jangan lupa beli juga asuransi jiwa untuk proteksi jika Anda tertimpa musibah.

      salam

      Reply
      • Tika

        Pak,sy seorang pegawai swasta umur saya 35thn.penghasilan sy sebln 7,5jt.suami sy bekerja penghasilan sebln 2jt.kami mempunyai 2 anak yg pertamakelas 1 SMP negri yg tdk ada uang spp blnan yg ke dia kls 5 spp/bln 50rb.kami ada biaya cicilan/bln 3 jt,biaya blnan Rmh tngga 3 jt.arisan 1jt.kamis blm punya asuransi apa2.Dan ada rencana ikut asuransi tp bingung.mohon dibantu?

  9. Melati

    Saya wanita 28 tahun, suami 29 tahun. Baru memiliki anak usia 3 bulan. Kira2 rencana pendidikan yang tepat untuk anak saya. Terima kasih pak

    Reply
  10. Subhan

    Saya mw bertanya ?? Usia saya 37 istri 28 kami ingin membuat asuransi pendidikan anak kami usia 2 bulan, saya seorang PNS yg proteksi kesehatannya cuman pake Askes/bpjs, anak dan istri proteksi kesehatan sudah make inhealth mandiri, asuransi yg mana , bagaimana yg sebaiknya kami pilih??
    Mohon bimbingan dan arahan nya
    Makasih

    Reply
    • admin

      Subhan,

      Saya tidak menyarankan asuransi pendidikan atau unit-link karena potongan (komisi) besar sehingga bisa kurang nanti dana pendidikannya. Saran saya Anda investasi di Reksadana dan beli Asuransi Term Life (Asuransi Jiwa Murni). Asuransi Term Life: 500,000/bulan

      Reksadana memberikan return diatas kenaikkan biaya pendidikan, sementara asuransi melindungi anak dari berbagai risiko (meninggal, cacat) orang tuanya. Keunggulan pilihan ini adalah hasilnya paling optimal (proteksi paling tinggi dan investasi paling besar).

      Jika ingin tahu lebih detail bisa kirim email ke duwitmu.keuangan@gmail.com

      salam

      Reply
  11. fai

    mohon bantuannya pak ,,,, saya seorang guru honorer dg gajih 800rb/bln. says ingin setengah gajih tu untuk asuransi yg tujuannya investasi. tolong bantuannya pak

    Reply
  12. irfan rachmn

    Selamat siang pak admin.

    saya pria berusia 28 tahun, dan sudah pnya anak 1 tahun. Sekarang ini ada keinginan untuk memiliki asuransi pendidikan untuk anak saya, jika memungkinkan sampai anak kami sekolah S2, tapi untuk preminya kemungkinan bisa disekitar 300-500rb/bulan, bagaimna perhitungannya dan asuransi apa yang bisa kami ambil ya?

    Terim kasih

    Reply
    • admin

      Irfan,

      Saya tidak menyarankan asuransi pendidikan atau unit-link karena potongannya (komisi) besar sehingga bisa kurang nanti dana pendidikannya. Saran saya Anda pilihan: Reksadana + Asuransi Term Life (Asuransi Jiwa Murni).

      Reksadana memberikan return diatas kenaikkan biaya pendidikan, sementara asuransi melindungi anak dari berbagai risiko (meninggal, cacat) orang tuanya. Pilihan ini hasilnya paling optimal (proteksi paling tinggi dan investasi paling besar).

      Detilnya kami kirim via email.

      salam

      Reply
  13. vivi

    Pak saat INI saya berusia 35 Dan suami 40 kami berdua adalah wirausaha. Kami memiliki anak USIA 6 thn.sy ingin merencanakan tabungan pendidikan untuk anak yg preminya terjangkau tapi memiliki manfaat maksimal. Trus co bs yg ngk lama masa bayarnya.thanks

    Reply
  14. Ratna

    Dear Pak Admin

    Saya seorang ibu dengan 2 orang anak (7 tahun dan 6 tahun), suami kerja dan saya saat ini baru mulai bekerja lagi. Kami menginginkan asuransi full untuk pendidikan anak kami, jika memungkinkan sampai Sarjana :).
    Budget kami kurang lebih 500rb, asuransi apa yang sesuai ya pak?
    Mohon saran dan arahannya pak

    Terima kasih

    Wassalam

    Reply
  15. Didik Budi s

    Salam kenal pak,,

    Saya ada bugdet sekitar 1 jt, saya perlu asuransi pendidikan anak sy yg berumur 1 thn,,, sy tdk perlu asuransi kesehatan dan kecelakaan kerja karena sdh di cover perusahaan…… kira2 asuransi pendidikan apa yang terbaik untuk keluarga sy..mhn saran

    sekian dan terima kasih

    Didik

    Reply
  16. Yuniar arifin

    Malam admin..saya ingin ikut asuransi pendidikan dan asuransi jiwa,, dgn UP masing @500rb.. Saatni anak saya usia 7 th.. Tolong minta sarannya.. Tq

    Reply
  17. diana

    salam kenal pak,

    saya berusia 29 tahun dan suami saya 34 tahun. Sebentar lagi anak kami yang pertama lahir. Penghasilan gabungan kami +/-10 juta. Saat ini kami sudah ikut asuransi jiwa dan proteksi kesehatan dengan total premi 3,2jt/bulan. Dan saat ini sedang dalam pengajuan KPR rumah dengan angsuran 5jtan. Kira-kira berapa dana investasi pendidikan yang harus saya anggarkan untuk anak saya kelak? Saat ini sebelum melahirkan, kira-kira pengeluaran kami 1jtan.

    Reply
    • admin

      Diana,

      Saran saya sekitar 1 juta per bulan, yaitu 500rb utk asuransi jiwa murni dan 500rb utk investasi Reksadana. Anda bisa dapat dana pendidikan sekitar 500 sd 600 juta kemudian proteksi asuransi jiwa Rp 1 M sd Rp 2M (tergantung usia).

      salam

      Reply
  18. Arwin

    Saya tingggal di kota kecil Ngawi jawa timur. Pekerjaan saya pns. Premi paling kecil per bln untuk ansuransi pendidikan berapa. Ada tidak yg perbulan 350rb sd 400rb
    Umur saya 35 anak 2 umur 5 dan 6 th. trims

    Reply
  19. dinar

    Yth Pak Admin

    Salam kenal saya Dinar, saya punya dua orang anak yang satu Lima tahun Dan yang satu lagi 1 tahun, untuk anak yang satu saya sudah masukan ke asuransi pendidikan, tetapi yg satu belum, karena saya ingin saran Dari Pak Admin, utk anak yg satu lg lebih baik asuransi pendidikan juga atau infestasi yang lain?mohon info nya jika ada cara infestasi lain terkait?
    Terimakasih sebelum nya

    Salam

    Dinar

    Reply
  20. Dedi

    Dear Pak Admin,

    Saya berusia 30 tahun dan juga istri saya.
    Saya ingin berinvestasi untuk asuransi pendidikan ke2 anak saya yang saat ini masing2 berusia 3 & 2 tahun.

    Untuk nilai investasi bulanan, mungkin sekitar 500-1jt/bulan.
    Mohon dibantu informasikan sekiranya ada asuransi pendidikan yang cocok buat kami pilih.

    Begitu juga dengan jenis investasi apa yang cocok untuk kami pilih diluar dari asuransi pendidikan tersebut.

    Terima kasih.

    Reply
  21. Edwin

    Dear Pak Rio

    Siang Pak. Mau tanya saya ditawari asurasi study save dr indolife dengan bunga fix 1 tahun di kisaran 9%. Pertanyaan nya apakah msh wajar bunga yg ditawarkan mengingat indolife merupakan salim group?

    Terima kasih byk utk jwbnnya

    Reply
    • admin

      Edwin,

      Segala sesuatu yang menawarkan ‘guaranteed return’ harus Anda cermati dengan teliti sekali, terutama kontrak atau polisnya. Apa definisinya dan apa kewajiban peserta.

      salam

      Reply
  22. Asri

    Yth Pak Admin,

    Saya ada bugdet sekitar 1 jt, saya perlu asuransi pendidikan anak saya yg berumur 1 thn,,, untuk kesehatan keluarga saya sudah di cover perusahaan. kira2 asuransi pendidikan apa yang terbaik untuk keluarga saya.. mohon sarannya.

    Terima kasih,

    Asri

    Reply
  23. khams

    yth. Pak Rio
    salam kenal pak, saya merasa terbantu dengan artikel bapak, saya mau bertanya terkait persiapan asuransi pendidikan untuk anak saya dengan profil keuangan sbg berikut :

    Usia : 30Th
    Pekerjaan : Karyawan BUMN
    Gaji : 10 Jt/bln
    Istri : Apoteker dengan penghasilan 3 Juta/bulan
    Anak : 1,7 Tahun, rencana nambah 1 tahun lagi
    Keuangan : sudah ambil KPR dengan cicilan 4 juta/bulan selama 10 Tahun
    sudah mengikuti asuransi jiwa (unit link) 1 juta/bulan

    Mohon masukan terkait dengan instrumen investasi yang saya ambil untuk persiapan pendidikan anak saya dan peningkatan nilai investasi dari keuangan saya dengan pengeluaran sebagai berikut :

    KPR : 4Jt
    Kebutuhan sehari-hari + anak : 5 Jt
    Dana pendidikan anak : 500-1Jt
    Asuransi Kesehatan : Sudah dicover full dari perusahaan

    Terima Kasih atas masukannya, salam sukses….

    Reply
  24. mei

    Yth. Pak admin
    Saya sedang mencari asuransi pendidikan yang manfaatnya pasti untuk anak umur 12 tahun dan asuransi kesehatan untuk bapak usia 58 tahun. Mohon arahannya pak..
    Terima kasih

    Reply
  25. Neng

    Ass pa,,
    Saya senang bisa menambah wawasan dg mmbaca blog bapa,
    Dsini saya ingin sharing dan konsultasi.
    Saya seorang karyawati swasta,,
    Umur sy :26 th,
    Gaji sy perbulan: 3 jt.
    Sy punya adik usia 5th,,
    Sy mau bantu biaya pendidikan saat dia SMA dan kuliah nanti,
    Tp saya masih belum punya pilihan untuk menyelesaikan msalah sy ini.
    Menurut bapa, tabungan seperti apakah yg harus sy ikuti..

    Tims

    Reply
  26. Dewi

    Salam kenal pak mario
    Saya ingin punya asuransi pendidikan untuk ank saya yg baru berusia 2bln, dg premi 500rb/bln, sebaiknya memilih product asuransi apa??
    Mohon penjelasannya….

    Reply
  27. Taufiq

    Dear Pak Admin
    Saya seorang PNS dengan 2 anak, mohon saran asuransi yang bagus untuk saya dan keluarga, yang bisa investasi dan pendidikan anak.
    Terimakasih sebelumnya

    Reply
  28. sumardi

    Dear Admin,

    saya umur 31th dan punya anak umur 6th, rencana pengen nambah 2 lg. saya pengen masukin ke asuransi pendidikan saja, terutama untuk kuliah nanti. karena utk kesehatan sdh dicover oleh perushaan untuk kami sekeluarga. Juga da BPJS kesehatan dari perusahaan. Rencana kami ingin menyekolahkan anak di kedokteran nantinya. mhn pencerahannya asuransi manakah yang pas untuk kami. penghasilan saya 20jt/bln. terimakasih…

    Reply
  29. Dewi

    Salam kenal pak rio
    Saya ingin punya asuransi pendidikan untuk anak saya yg baru berusia 2bln, dg premi 500rb/bln, sebaiknya memilih product asuransi apa??
    Mohon penjelasannya….

    Reply
  30. YAni

    yth Pa Rio,

    salam kenal pak, Saya seorang single parent dengan usia 33 thn, anak saya saat ini usianya 3.5 tahun. Penghasilan saya perbulan 5 jt rupiah. saya ingin memberikan anak saya asuransi pendidikan, tetapi saya bingung antara asuransi pendidikan atau asuransi berbasis unit link biasa (yang kapanpun bisa diambil). Anak saya tidak mempunyai asuransi kesehatan sebelumnya. Mohon advisenya beserta illustrasinya, sebaiknya saya daftar kan ke asuransi apa yang dapat mendapatkan investasi yang baik kelak Terimakasih

    Reply
  31. Rosyid

    Yth Bpk Rio
    saya kepala keluarga usia 35thn belum ikut asuransi apapun, wiraswasta berpenghasilan 30jt-an memiliki tanggungan angsuran rumah 10jt 16x, angsuran mobil 4,6jt 34x , anak baru 1 usia 1,5thn istri ibu rumah tangga. perencanaan keuangan yang mana yang pas untuk saya ambil mohon saran dan bantuan nya terima kasih. salam

    Reply
  32. kholil

    Malem,saya mau tanya pak,saya bingunk ni cari asuransi pendidikan buat anak saya,kalau bisa jgan yang d atas 500rb/bulan terima kasih

    Reply
  33. Kris

    salam kenal Bpk.Rio,

    saya berusia 38 tahun dan istri saya 32 tahun. Anak kami yang pertama lahir usia 1 bulan. Penghasilan gabungan kami +/-10 juta. Saat ini saya sudah ikut asuransi jiwa dan proteksi kesehatan dengan total premi 2jt/bulan.saat ini sedang KPR rumah dengan angsuran 1.5jt/bln 4 tahun lagi beres. Saya bingung asuransi pendidikan jenis mana yg harus diambil untuk anak saya ? kalau baca diatas mungkin lbh ke Reksa dana.
    apa bisa Bpk kasih saran asuransi mana yg terbaik? Tks

    Reply
  34. dian

    Yth. Bpk Rio,
    Saya dan suami berusia 35 thn, anak 3 thn. Saya dan suami masing2 ikut prulink assurance account dgn premi 400rb dan 300rb per bulan. Asuransi pendidikan yang tepat untuk anak saya berupa apa ya Pak?
    Saya ditawari manulife studylink crystal dengan premi 850rb/bulan. Apakah itu yang terbaik atau ikut reksadana atau mending logam mulia? saya belum mengerti sama sekali tentang reksadana. terima kasih Pak

    Reply
    • admin

      Dian, karena sudah punya asuransi, saran saya ambil investasi saja, yaitu Reksadana atau Logam Mulia supaya hasilnya optimal. Jika mengambil studylink lagi, Anda akan kena biaya asuransi lagi karena ini produk investasi lagi – hasil investasi jadi tidak optimal. salam

      Reply
  35. buyung

    pak mohon info untuk asuransi pendidikan anak yg tepat,usia saya 34 th anak 2 umur 12 th dan 1,8 bln…

    karna bingung milih asuransi yg banyak menawarkan bla bla bla…tks

    Reply
  36. Bernadette Nathalia

    Pak Rio saya sudah berumur 43 tahun suami 41 tahun, anak kami kelas 2 umur 8 tahun apakah masih bisa ikut asuransi atau investasi apa yang terbaik untuk biaya pendidikan anak kami, kami hanya ada biaya 500 rb/bulan. Mohon informasinya. Terima kasih.

    Reply
    • Rafael aryan

      Maaf sebelumnya saya mau sering kira” asuransi apa yg cocok buat anak saya yg skrng udah SMA klas 1. Saya ingin memastikan biaya kuliahnya tdk terkendala. Saya mempunyai usaha penghasilan saya 1 bulan antara 10jt- 15jt… tp dalam dunia usaha semua bisa terjadi. Makanya saya ingin memastikan biaya kuliah anak saya terjamin ke depannya. Apapun yg terjadi dengan usaha saya. Makasih

      Reply
  37. Meri

    Selamat pagi pak rio. saya istri usia 27 tahun, suami 32 tahun. saat ini ingin mencari produk untuk pendidikan anak. anak saya 1 usia anak 6 bulan. untuk biaya pendidikan berkisar 300 ribu-500 ribu. saat ini kesehatan anak dan saya ditanggung suami 50% nolimited. dan kesehatan suami ditanggung 90% no limited oleh perusahaannya. kira2 produk pendidikan apa yg cocok untuk anak saya. terimakasih atas sarannya pak rio. saya tunggu.

    Reply
  38. vivi

    pak rio saya mohon pencerahannya, saya 34 th suami 41 th memiliki 2 anak 10th dan 2bln. untuk asuransi kesehatan semua sdh dicover bpjs oleh perusahaan suami. selain itu saya mengikutkan juga asuransi kesehatan suami dan anak pertama ikut prudential. saat ini saya ada budget 500rb per bulan.mohon solusinya dan memiliki up1M

    Reply
  39. habibi

    Yth. Bpk Rio

    Mohon pencerahannya.. Saya ingin punya asuransi pendidikan untuk anak saya yg baru berusia 4bln, dg premi 500rb/bln, sebaiknya memilih product asuransi apa??
    terima kasih

    Reply
  40. Elly

    Bisakah saya konsultasi secara langsung dengan bapak ? Mohon info lengkapnya. Terimakasih

    Reply
  41. jefri

    Umur saya 38thn,saya ingin anak saya punya asuransi dengan premi 500-1jt umur anak saya 5thn & 12thn tolong pencerahannya.trima kasih

    Reply
  42. ratna

    Selamat Siang ,,,
    Nama saya Ratna ,, saya seorang single parent … saya ingin mengikuti asuransi untuk pendidikan anak saya dengan premi maksimal 500/bln ,, saat ini usia anak saya 2 tahun ,, mohon bantuannya kira2 menurut bapak asuransi atau asuransi+investasi yg harus sy pilih ,,, dan suransi atau asuransi+investasi mana yang harus saya ikuti ?

    terima kasih

    Reply
  43. Alojamiento web

    Asuransi pendidikan bukan merupakan produk yang dikeluarkan oleh bank, dan dengan demikian tidak ada jaminan dari pihak bank. Asuransi ini merupakan produk dari perusahaan asuransi dan meskipun Anda membelinya di bank, bank hanya berperan sebagai agen penjual produk asuransi tersebut.

    Reply
  44. Santi Komala Dewi

    Mohon info untuk asuransi pendidikan anak yang tepat, usia saya dan suami saat ini 29 th, usia anak 5 bulan.
    saya dan suami sudah ikut Asuransi Jiwa dng premi 750rb & 500rb. itu kami daftar sebelum menikah.
    saat ini ini punya Asuransi pendidikan untuk anak tapi masih bingung mana yang tepat.
    Mohon dibantu. Terima kasih sebelumnya

    Reply
  45. evelyn

    Saya ibu usia 25 tahun dan mempunyai anak 1 dengan usia 3 tahun 5 bulan.
    Pak saya bisa minta infonya.
    saya sebenarnya tertarik untuk mengikuti asuransi pendidikan, tapi setelah mencari info kesana kemari sepertinya asuransi pendidikan tidak maksimal untuk mengcover pendidikan anak sampai ke perguruan tinggi.
    Lalu kalau saya ingin mengikuti reksadana bagaimana ya pak caranya?
    Saya dapat menyisihkan 500rb per bulan untuk ini.
    Apakah dapat menjanjikan untuk pendidikan anak saya kelak dengan mengikuti reksadana?

    Reply
    • admin

      Saran saya, Anda beli asuransi term life (utk proteksi jiwa Anda) + Invest di Reksadana. Dari sisi hasil investasi, Reksadana jauh lebih baik (karena potongan komisinya kecil sekali). Tetapi, asuransi pendidikan itu convenience, Anda tidak perlu repot-repot melakukan investasi (krn dijalankan oleh perusahaan asuransi). salam

      Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published.