Berlangganan
Follow Facebook Page
Follow Twitter

Emas adalah investasi yang tak lekang oleh waktu. Nilainya yang stabil membuatnya cocok untuk berbagai tujuan. Namun, dalam melakukan investasi emas, perlu diperhatikan sejumlah faktor. Pilihan jenis emas yang dibeli dan tempat penyimpanan menjadi hal yang harus dipertimbangan dengan matang.

Saya masih ingat ketika pertama kali terima gaji. Ibu saya menyarankan membeli emas sebagai simpanan. Katanya, emas itu nilainya tidak pernah turun dan jika dibutuhkan mudah sekali dijual. Mulai dengan sedikit dulu, tidak apa – apa, asalkan rutin, demikian pesan ibu saya. Sejak itu, saya selalu berusaha menyisihkan dari gaji, walaupun sedikit, untuk membeli emas secara rutin.

Banyak yang menganggap investasi emas itu mudah. Tinggal datang ke toko emas dan bawa pulang emasnya. Meskipun tampaknya mudah, sebetulnya ada beberapa hal yang wajib jadi perhatian. Hal yang perlu dipertimbangkan, bahkan sebelum mulai berinvestasi.

Pertama, saya menghindari membeli emas yang tidak menerima fisiknya langsung. Cash and Carry. Terkesan kuno ditengah zaman digital, tetapi keamanan lebih penting. Meskipun banyak tawaran, yang tidak jarang menawarkan keuntungan menggiurkan, berinvestasi emas tanpa menerima fisiknya.

Membeli emas tanpa mendapatkan fisiknya perlu extra hati-hati. Wajib dipastikan pihak lain yang menyimpan emas memang betul – betul memegang janjinya dan dapat dipercaya. Emas disimpan pada tempatnya dan investor dapat mengambilnya kapan saja.

Karena memastikan ini tidak mudah, saya memilih menghindari tawaran investasi emas yang tidak menyerahkan fisik langsung. Sudah banyak kejadian, emas yang sudah dibayar dan dijanjikan disimpan, ternyata tidak dapat diambil oleh pemiliknya saat diminta. Tidak sedikit yang rugi karena kasus investasi bodong.

Kedua, jenis emas yang dibeli sebaiknya adalah Logam Mulia (LM), bukan perhiasan. LM adalah emas batangan murni standar 99,99%; produksi BUMN PT Aneka Tambang (ANTAM). Setiap LM memiliki sertifikat resmi, menjamin keaslian, yang dikeluarkan oleh ANTAM.

Karena bentuknya dan kwalitasnya yang standard, harga emas batangan LM menjadi standard. Setiap hari harganya dipublikasikan oleh ANTAM yang menjadi dasar jual – beli di pasar. Kemungkinan pemalsuan juga lebih kecil dengan adanya sertifikat resmi. Tidak ada pula tambahan ongkos pembuatan, yang umum di perhiasan, sewaktu membeli LM.

Dengan karakteristik seperti ini, LM menjadi cocok dijadikan investasi. Barangnya, standard, ada patokan harga  dan mudah diperjualbelikan.

Perhiasan bukannya tidak bisa dijadikan investasi. Bisa saja. Namun, harga perhiasan tidak punya patokan resmi. Bentuknya yang customized membuat penilaiannya menjadi subjektif. Alhasil, harga amat tergantung negosiasi dengan toko emas. Lagipula, ada tambahan biaya berupa ongkos pembuatan perhiasan yang lazim diminta oleh toko emas. Ini akan mengurangi nilai investasi emas. Keabsahan perhiasan hanya bergantung pada surat yang dikeluarkan oleh toko emas, bukan oleh institusi dengan reputasi internasional, seperti ANTAM. Akibatnya, kemungkinan perhiasan dipalsukan menjadi lebih besar.

Lokasi Toko yang Menjual LM

Dimana membeli LM? Tidak semua toko emas menjual LM. Bahkan, di toko yang menjual pun, harganya bisa lebih mahal dari harga standard yang dikeluarkan oleh ANTAM sebagai produsen LM.

Paling mudah adalah mendatangi pusat penjualan LM di kantor ANTAM di kawasan pulo gadung Jakarta. Disini ANTAM membuka diri untuk menerima pembelian LM secara retail. Harganya sudah pasti harga standard LM. Detil cara pembelian dijelaskan dengan rinci dalam situs www.logammulia.com milik ANTAM.

Namun lokasinya yang cukup jauh dari kantor dan rumah membuat saya tidak pernah membeli di kantor ANTAM. Agak merepotkan harus pulang pergi dengan jarak yang cukup jauh membawa barang berharga.

Alternatif lain adalah membeli LM di kawasan pedagang emas, seperti Cikini dan Blok M. Namun, sebelum membeli di kawasan penjual emas ini, harus hati – hati memastikan harga LM. Dari pengalaman survei ke toko – toko emas, saya menemukan banyak toko yang menjual LM diatas harga referensi ANTAM yang tercantum di situs.

Makanya, sebelum beli, ada baik nya terlebih dahulu melihat harga LM terkini di situs sebagai referensi.

Setelah mencari di banyak toko dan hampir putus asa, akhirnya saya menemukan satu toko yang menawarkan harga LM sama persis dengan harga di situs ANTAM. Awalnya tidak percaya, harganya bisa mengikuti ANTAM. Tetapi, setelah beberapa kali membeli di toko ini dan selalu diberikan harga sama dengan ANTAM, baru yakin.

Nama tokonya, Toko Emas Ibukota yang berlokasi di kawasan pedagang emas Cikini. Lokasinya persis di sebelah bangunan pasar Cikini. Bukan di dalam pasar, tetapi diluarnya. Selain harga yang mengikuti ANTAM, toko ini tidak terlalu ramai dan memiliki ketersediaan LM dalam berbagai ukuran.

Ada toko lain. Toko emas Kaliem di Melawai Plaza. Tokonya lumayan besar, mungkin salah satu yang terbesar. Harga LM disini sedikit lebih mahal dibandingkan harga ANTAM. Namun, lokasi yang lebih dekat ke kantor membuatnya jadi pilihan. Di kawasan Blok M, toko ini yang menawarkan harga LM paling bersaing.

Saat membeli emas, pastikan sertifikat ANTAM terlampir bersama dengan LM dalam satu kemasan. Kode yang di grafir diatas LM harus sama dengan kode di sertifikat. Sertifikat adalah bukti keotentikan LM.

Masih tidak percaya keaslian LM yang dibeli? Bisa datang ke kantor ANTAM dan minta dilakukan pengecekan atas LM yang sudah dibeli. ANTAM menyediakan layanan tersebut. Meskipun, kemungkinan pemalsuan LM yang dibeli di toko emas relatif kecil, tapi lebih baik berjaga – jaga. Apalagi, jika anda melakukan pembelian emas secara rutin dan jumlah emas yang dimiliki sudah semakin banyak.

Perlu diperhatikan, harga emas per gram lebih murah dalam ukuran batangan yang besar. Harga emas per gram ukuran LM 10 gram lebih murah dari ukuran LM batangan 5 gram atau 3 gram. Oleh karena itu, pembelian sebaiknya tidak dalam ukuran kecil. Jika uangnya masih kurang, sebaiknya ditabung dulu, sampai terkumpul. Kemudian baru dibelikan LM dalam ukuran batangan yang besar.

bagaimana belajarinvestasi (2)

Penyimpanan Emas

Menyimpan emas sebaiknya di Safe Deposit Box (SDB). Yang aman, sewa SDB di bank. Jelas lebih aman dibandingkan disimpan di rumah.

Harga sewa ditentukan berdasarkan ukuran SDB. Ada ukuran kecil, sedang dan besar. Karena emas batangan relatif kecil, SDB kecil sudah memadai.

Pengalaman menyewa SDB ukuran kecil dengan rincian biaya sewa:

  • Biaya jaminan kunci sebesar Rp 600,000. Dibayar sekali diawal dan bisa ditarik kembali jika masa sewa selesai. Namun, jika kunci hilang, uang jaminan hangus.
  • Biaya sewa sebesar 500 ribu dibayar setiap tahun. Biaya sewa ini naik dari sebelumnya 450 ribu. Biaya sewa hampir pasti naik setiap tahun, meskipun kenaikkannya relatif kecil.

Sebaiknya pilih SDB di lokasi bank yang berdekatan dengan tempat pembelian emas. Dengan begini, LM yang dibeli bisa langsung disimpan di SDB. Mengurangi risiko kehilangan atau kecuriaan jika harus dibawa pulang dulu ke rumah.

Langkah terakhir, mulailah se-segera mungkin. Jangan tunggu sampai uang anda banyak baru mulai investasi LM. Selamat berinvestasi emas!


33 Responses

  1. Investasi Emas

    Thanks for some other informative site. Where
    else could I am getting that kind of information written in
    such an ideal way? I’ve a project that I am just
    now working on, and I have been on the glance out for such info.

    Reply
    • admin

      Terima kasih sudah berkunjung. Anda bisa membeli emas secara mencicil di Pegadaian. Perhatikan bunga dan biaya penyimpanan dalam kredit emas. Setahu saya, bunga di Pegadaian lebih tinggi dibandingkan mencicil emas di bank syariah. Namun, proses dan persyaratan di Pegadaian relatif lebih cepat dan lebih mudah. Semoga bermanfaat.

      Reply
  2. tri

    Membeli dengan cara delivery order di antam, sy kira bisa jadi pilihan dalam membeli LM. Terimakasih atas saran2 cara investasi emasnya…

    Reply
    • admin

      Terima kasih sudah berkunjung. Saya baru tahu jika Antam bisa delivery order. Thanks sudah memberi masukkan. Delivery order bisa jadi alternatif pembelian yang aman, terutama untuk lokasi yang jauh. Mungkin yang perlu dicari tahu, berapa minimum order dan biayanya untuk delivery order. Salam.

      Reply
  3. yudtadi

    Saya mendengar dari beberapa orang yang sudah lama berinvestasi emas, bahwa investasi emas adalah investasi jangka panjang, di atas 5 tahun. Kedua, investasi emas tidak menambah kekayaan kita, tapi mempertahankan kekayaan kita, harga emas selalu mengalahkan inflasi meski tak besar. Patut diwaspadai adalah ketika kita menjual emas yg kita miliki, sering kali toko emas mengenakan biaya tambahan, hanya karena LM yg kita miliki adalah cetakan model lama. Antam secara rutin mengubah model cetakan LM. Tidak ada periode yang pasti, 2006, 2011, 2013. Biaya yg dikenakan toko emas terhadap LM cetakan lama berkisar Rp 4000 sd Rp 8000 per gram. Mohon koreksi. Terima kasih.

    Reply
    • admin

      Terima kasih sudah berkunjung. Ini masukkan yang bermanfaat. Saya belum pernah menjual LM, belum punya pengalaman dan belum pernah dengar sola ini. Tapi, kalau penjualan dilakukan langsung ke Antam, apakah perubahan model juga mempengaruhi harga LM?

      Reply
  4. Anita

    Dear Admin,
    Lebih bagus mana, SDB di pegadaian atau di bank syariah?

    Terima kasih.

    Salam,

    Reply
    • admin

      Terima kasih sudah berkunjung. Saya tidak tahu karena belum pernah menggunakan jasa keduanya. saya sendiri menyimpan di SDB bank konvensional dan sejauh ini aman – aman saja. Salam

      Reply
    • admin

      Terima kasih sudah berkunjung. Keduanya, emas dan reksadana, memiliki keunggulan masing – masing. Pilih instrumen yang sesuai dengan tujuan keuangan Anda. Kalau belum punya, maka tetapkan dulu tujuan keuangannya ingin apa. Semoga bermanfaat.

      Reply
  5. Fanan

    Kalo kita mau jual emas LM harga terbaik di mana ya gan? yg relatif hrg nya diatas hrg buyback antam, thanks.

    Reply
    • admin

      saya belum pernah jual LM selama ini. coba cek di toko emas. langganan saya toko emas Ibukota Cikini dan toko emas di Melawai (lupa saya tp yang paling besar disitu). maaf tidak bisa terlalu membantu. salam

      Reply
  6. Ely

    Mau nanya, kalau ada sedikit goresan dipermukaan emas batangan, apakah menjadi masalah dikemudian hari ketika akan dijual kembali? Thanks.

    Reply
    • admin

      Maaf saya tidak menjawab. Belum pernah menjual kembali emas soalnya. harusnya kalau ada goresan, beratnya berkurang ya. coba telp ke Antam saja dulu, untuk cek.

      Reply
  7. Kartini

    Saya sudah berulang kali ke berbagai bankmenayakan SDB ini. Yang memang ada, selalu mengatakan sudah penuh. Saya pikir SDB ini hanya untuk nasabah kakap atau untuk karyawan bank itu sendiri.

    Reply
    • admin

      Saya punya pengalaman sedikit berbeda karena datang ke cabang bank dan bisa langsung sewa SDB. In sedikit tips yang mungkin bermanfaat. Anda bisa cari SDB dengan cara sbb:

      (1) cari cabang baru karena biasanya masih banyak SDB yang belum disewa.
      (2) sebaiknya tidak ke cabang-cabang besar yang sudah lama karena biasanya SDB sudah penuh. Perilaku nasabah umumnya kalau sudah sewa SDB jarang yang berhenti.

      Sebagai info, karyawan bank tidak punya fasilitas SDB. Jika membutuhkan, karyawan harus sewa SDB selayaknya nasabah. Kalau nasabah kakap, atau premium customer, biasanya memang disediakan fasilitas SDB khusus, tapi itu tidak di semua bank ada dan yang ada pun SDB untuk nasabah jenis ini dibedakan dengan yang disewakan untuk nasabah umum.

      Reply
  8. Shidiq arsub s

    Mau Tanya mas admin . Kalo mau membeli emas pilih yg gram kecil apa yg gram besar sekalian ? . Dan apa untung rugi dari gram kecil dan gram besar . Trimasih atas ilmunya

    Reply
    • admin

      Kalau punya dana yang mencukupi, beli emas dalam gram lebih besar akan lebih murah dibandingkan gram kecil.

      Reply
  9. Mengelola Pengeluaran, Kunci Keuangan yang Sehat

    […] Pertama, tahu berapa pengeluaran sebulan dan, yang lebih penting, tahu apakah pengeluaran itu lebih kecil, sama atau lebih besar dari pendapatan. Kalau pengeluaran mendekati atau melebihi pendapatan, tidak heran, investasi jadi kecil. Meskipun gaji besar, semuanya habis untuk pengeluaran, tidak ada yang tersisa untuk investasi. […]

    Reply
  10. aday

    “Lagipula, ada tambahan biaya berupa ongkos pembuatan perhiasan yang lazim diminta oleh toko emas. ”
    Memangnya emas LM tidak dikenakan biaya ongkos pembuatan?
    imho, emas perhiasan hanya dikenakan biaya rp.10.000,-/gram sebagai ongkos pembuatan.
    Sementara LM dikenakan rp.100.000 /lempeng untuk ongkos cetak, belum lagi ada potongan rp.20.000/gram-nya .cmiiw

    Reply
  11. prajuritkecil99

    karena tempat tinggal saya di luar jawa, selama ini saya beli emas antam via seorang teman yg sudah dipercaya, atau melalui kantor pegadaian terdekat.
    benar kiranya sedikit demi sedikit tak mengapa daripada tidak sama sekali.
    salam

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published.