Tanya Jawab Melahirkan Pakai BPJS Kesehatan

  • October 13, 2015

Salah satu fasilitas BPJS adalah pemeriksaan kehamilan dan melahirkan pakai BPJS Kesehatan. Apa yang perlu diketahui peserta supaya bisa memanfaatkannya ? Berikut ini penjelasannya dalam bentuk tanya jawab.

Sejak blog ini membahas perbincangan mengenai jaminan kesehatan dari BPJS  banyak pertanyaan muncul. Salah satunya mengenai bagaimana memeriksakan kehamilan dan melahirkan dengan BPJS Kesehatan.

Karena pertanyaan yang diajukan oleh pengunjung blog relatif seragam, saya pikir lebih baik menjelaskannya dalam bentuk tanya jawab.

Apakah persalinan ditanggung oleh BPJS Kesehatan?

Persalinan merupakan benefit bagi peserta BPJS Kesehatan tanpa pembatasan jumlah kehamilan/persalinan yang dijamin oleh BPJS Kesehatan dan tidak dibatasi oleh status kepesertaan (peserta/anak/tertanggung lain).

Apa Jaminan Melahirkan Pakai BPJS untuk Peserta Ibu Hamil ?

Pelayanan Pemeriksaan Kehamilan (ANC) dan Pemeriksaan Pasca Melahirkan (PNC).

Bagaimana Prosedur Pemeriksaan Kehamilan ?

Peserta wajib memeriksakan kehamilan (ANC) pada fasilitas kesehatan tingkat pertama (Faskes I). Faskes I tertera di kartu identitas peserta.

Peserta yang tidak melakukan pemeriksaan kehamilan di Faskes I tidak bisa melahirkan dengan jaminan BPJS kesehatan.

Oleh sebab itu, penting sekali sejak awal bahwa ibu yang ingin menggunakan BPJS untuk melahirkan, memilih Faskes I yang bisa melayani peserta hamil dan menerima pasien melahirkan.

Dengan ketentuan ini, peserta yang ingin menggunakan BPJS, tidak bisa datang ketika akan melahirkan. Sejak awal para ibu sudah harus memeriksakan kehamilannya di Faskes I, jika ingin bersalin dengan jaminan BPJS.

Bagaimana jika Faskes I Tidak Memiliki Layanan Pemeriksaan Kehamilan ?

Peserta bisa dirujuk ke Faskes I lainnya yang memiliki alat pemeriksa kandungan memadai. Hal itu disebut dengan sistem rujukan secara horizontal.

Apakah Pemeriksaan Kehamilan Bisa di Rumah Sakit atau Dokter Spesialis?

Pemeriksaan kehamilan di Rumah Sakit atau Dokter Spesialis akan dijamin oleh BPJS Kesehatan jika dirujuk oleh Faskes I karena adanya masalah medis pada ibu/janin yang tidak bisa ditangani oleh fasilitas kesehatan tingkat pertama tersebut.

Pelayanan persalinan mengikuti sistem rujukan berjenjang. Apabila berdasarkan indikasi medis pasien dirujuk ke faskes rujukan tingkat lanjutan, pelayanan persalinan akan dijamin tanpa melihat kondisi persalinannya (normal atau penyulit).

Pada persalinan normal, diutamakan dilakukan di Faskes I beserta jejaringnya, seperti bidan desa atau bidan praktik mandiri.

Apakah dalam Kondisi Darurat Peserta Bisa langsung ke Rumah Sakit ?

Peserta bisa langsung pergi ke rumah sakit hanya dalam kondisi darurat yang mengancam keselamatan Anda dan sang bayi (tidak perlu rujukan dari Faskes I).

Kriteria kondisi gawat darurat antara lain terjadi perdarahan, kejang pada kehamilan, ketuban pecah dini, gawat janin dan kondisi lain yang mengancam jiwa ibu dan bayinya

Apakah Bisa Berganti Faskes I dalam Pemeriksaan Kehamilan dan Melahirkan ?

Pemeriksaan harus dilakukan di tempat yang sama, kecuali dalam keadaan darurat.

Tujuannya untuk keteraturan pencatatan partograf, monitoring perkembangan kehamilan dan memudahkan administrasi klaim kepada BPJS Kesehatan

Apakah Persalinan Normal Ditanggung Semuanya oleh BPJS?

BPJS menetapkan besaran tarif persalinan normal di Faskes I adalah Rp 600.000.

Jika biaya persalinan normal lebih dari Rp 600.000, selebihnya peserta harus membayar sendiri.

Apakah Melahirkan dengan Operasi Caesar Dijamin?

Jika kondisi medis mengharuskan operasi caesar, BPJS akan menjamin. Namun, operasi caesar karena keinginan peserta sendiri (bukan kondisi medis) tidak dijamin oleh BPJS.

Apakah pemeriksaan USG dijamin BPJS Kesehatan?

Jika berdasarkan indikasi medis yang jelas dari dokter perlu melakukan tindakan tersebut, maka biayanya dapat ditanggung oleh BPJS Kesehatan.

Jika atas permintaan sendiri, maka biayanya tidak dapat ditanggung BPJS Kesehatan.

asuransi kesehatan

Bagaimana jika sudah melahirkan di rumah sakit/bidan mandiri (yang bukan kerjasama dengan Faskes I BPJS), apakah peserta bisa klaim ke BPJS Kesehatan untuk penggantian biayanya?

BPJS Kesehatan tidak menerima klaim perorangan.

Klaim harus diajukan oleh fasilitas kesehatan langsung kepada BPJS Kesehatan, sehingga fasilitas kesehatan tidak diperkenankan menarik biaya dari pasien peserta BPJS Kesehatan. Pelayanan persalinan ditagihkan oleh fasilitas kesehatan yang memberikan pelayanan.

Klaim perorangan untuk kasus persalinan baik yang dilakukan di fasilitas kesehatan yang bekerja sama maupun yang tidak bekerja sama tidak diperbolehkan.

Apakah Bayi dalam Kandungan Bisa Menjadi Peserta ?

Bisa. Orang tua dapat mendaftarkan janin  dalam kandungan untuk menjadi peserta BPJS, sehingga sewaktu bayi lahir dan terjadi hal tidak diinginkan bisa langsung mendapatkan perawatan dan dijamin BPJS.

Meskipun belum memberikan nama, Orang tua sudah bisa mendaftarkan bayinya paling lambat 14 hari sebelum kelahiran dengan membawa kelengkapan persyaratan sebagai berikut:

1.Surat Keterangan dari Dokter/Bidan yang tergabung dalam jaringan BPJS yang menyatakan adanya denyut jantung pada janin tersebut, perkiraan usia Janin dan perkiraan hari kelahiranya

2.Mengisi Formulir Pendaftaran oleh orang tua

3.Menandatangani surat persetujuan untuk mematuhi syarat dan ketentuan BPJS yang berlaku

4.Membayar iuran paling cepat 30 hari setelah bayi lahir

5.Melakukan Perubahan data bayi paling lambat 3 bulan sejak dilahirkan

6.Melakukan Pendaftaran ulang

Orang tua bayi wajib sudah menjadi peserta BPJS.

Jaminan Manfaat baru berlaku sejak iuran pertama dibayarkan. Apabila lebih dari 30 hari sejak dilahirkan belum dibayarkan maka account akan di nonaktifkan.

Jika kita mendaftarkan setelah lahir maka akan berlaku aturan seperti orang dewasa 14 hari baru virtual account active.

Apa Pelayanan Imunisasi Dasar yang Dijamin BPJS ?

Pelayanan imunisasi dasar meliputi Baccile Calmett Guerin (BCG), Difteri Pertusis Tetanus dan Hepatitis-B (DOT-HB), Polio dan Campak.

Apakah BPJS menjamin program Keluarga Berencana ?

Pelayanan keluarga berencana yang dijamin meliputi konseling, kontrasepsi dasar, vasektomi dan tubektomi bekerja sama dengan lembaga yang membidangi keluarga berencana.

Apakah BPJS Kesehatan menanggung penyakit bawaan lahir?

Ditanggung, selama sesuai indikasi medis dan bukan termasuk dalam pelayanan yang tidak dijamin oleh Program JKN

Update:

Perhatian ketentuan terbaru mengenai Iuran, Sanksi dan Denda terkait keterlambatan membayar Iuran BPJS Kesehatan. Simak disini.

27 Responses

  1. wening

    Saya bidan yg memiliki bpm diluar wil PKM tempat saya bekerja, bila ada perserta bpjs yg melahirkan di bpm, bgm prosedur pengkleman biaya petsalinan, mks

    Reply
  2. yunita

    klo tgl lahir d bpjs dan ktp beda bisa d gunain nggak ato harus d samakan dulu k bpjs nya ???

    Reply
  3. Desiana

    Jika saya baru trimester 3 memeriksaakan kehamilan di faskesb1 karena sblm nya di bidan yg tdk berkerja sama dengan BPJS, apa masih bisa?

    Reply
      • Ayu

        sebelumny saya memeriksa kandung trisemester1&2 di klinik tanpa bpjs pd saat trismster ke3 sy ikut klinik yg dengan bpjs. Dikatakan bahwa biaya kontrol ttp harus bayar tetapi persalinan baru dapat ditanggung bpjs? Apa benar begitu? Thanks

  4. Fikri

    Kami pengguna bpjs dgn jatah kls II,sy dihadapkan dgn kondisi istri hrs melahirkan secara sesar. Sy naikan kls menjadi kls I,setelah beres tindakan istri sy masuk ruang perawatan (kls I) sampai akhirnya sy jg hrs menaikan kls menjadi VIP krn kondisi ruangan tdk memuaskan. Pd saat bayi lahir kami daftarkan juga kepesertaan bpjs,yg ingin sy tanyakan APAKAH TAGIHAN BAYI SAMA DENGAN TAGIHAN IBUNYA,KARENA IBUNYA NAIK KELAS? Krn sampai saat ini (sdh 25 hari) bayi msh di RS menunggu berat badan bertambah utk bisa dibawa pulang. Terimakasih

    Reply
  5. rizka

    Usia kandungan sy 30week skrg,bntr lg kan mau mlhirkan,faskes bpjs sy di puskesmas tp puskesmas non rawat inap n sy tdk tw puskesmasny 24jm ato tdk,bs ga kalau sy mlhrkan dirmh skt kira*dtnggung bpjs ga tnpa rujukan dr puskesmasny? sjauh ini kondisi kndungan sy normal bgus smua tp berat ank msh kcil tkutny lhirny kcil fasilitas di faskes sy..wkt mlhrkanya sy tdk tau kapan tktny faskes ny tdk buka

    Reply
  6. abil

    Maaf Admin..Kelahiran anak pertama saya tdk brlngsng normal/melalui operasi dan wktu itu saya blm memiliki BPJS…tpi skrng sya sdh memiliki BPJS…apakah kelahiran anak k-2 saya bisa di tanggung oleh BPJS ??? Trmkh.

    Reply
  7. Fuad

    Istri saya kartu BPJS nya baru jadi karena ikut kepesertaan saya di Perusahaan saya. Dan Faskes Tingkat 1 nya mengikuti Faskes saya. Sedangkan istri saya berencana melahirkan di Desa dan Faskes Tingkat 1 nya tadi adalah di kota saya bekerja. Sebentar lagi istri saya akan melahirkan karena usia kandungannya sudah 32 week. Apakah bisa periksa ke puskesmas di desa saya yg nama faskesnya tidak sesuai yg di kartu BPJS ? T

    Reply
  8. yosi

    saya uk 28wek , baru 1x periksa di faskes 1 yaitu puskesmas, karna lahira pertama sy sesar dan kehamilan yg skrg disuruh sesar lg. yg saya mau tanyakan, apakah perlu saya periksa di rs yg nanti akan sy pilih utk proses sesar sy nanti? banyak baca sih katanya kalo rujukan dari puskesmas suka dipersulit pas di RSnya…trimakasih

    Reply
  9. Ubaidillah

    Kt y persalinan normal d tggung bpjs sekitar 600rb,ternyata sy hrus byr 850rb knp bs bgtu??

    Reply
  10. Puput

    Katanya melahirkan normal di tanggung bpjs 600rb.tp kenapa saya harus nambah biaya lagi 800rb.mending g pake bpjs melahirkan di bidan cuma 600rb.

    Reply
  11. Silvia

    Faskes 1 saya d BPS Budi Mulia, Pelalawan RIAU… Klo saya berencana melahirkan d kampung saya d Pessel SUMBAR… Apa saya masih bsa make BPJS saya? Bagaimana caranya???

    Reply
    • Annisah

      Saya mau tanyk bpk/ibu,apakah operasi penyumbatan tuba falopidi tangung bpjs?

      Reply
      • Adi

        Jika perusahaan mendaftarkan bayi kami setelah lahir,, apakah kartu bpjs si bayi bsa langsung aktif ???

      • admin

        Perlu dicek kapan mendaftarkannya. Karena ada masa tunggu kalau daftar setelah bayi lahir.

  12. devi lestari

    Sya masih bingung kan sya baru menikah,skrng hamil 5 bulan untuk persiapan biaya melahirkan agar tidak terlalu memakan biaya suami saya mendaftarkan sya ke bpjs krna bpjs suami kan dri perusahaan jadi dy mau masukin nama istrinya tpi ditolak bpjs kena sya punya Kis yg mau sya tanyakan apakah sya bisa melahirkan menggunakan Kis di rumah sakit atau saya melahirkan di faskes 1 yg tertera di kis

    Reply
    • Irene Ruth Isabela

      KIS itu setau saya sama kayak BPJS kok mba devi.. coba cek dulu apakah KISnya mba devi sudah aktif dan sudah bisa digunakan. Kalau sudah, seharusnya bisa melahirkan sesuai dengan prosedur yang sama dengan BPJS.

      Reply
  13. Herwin

    Selamat siang jika saya di wilayah jakarta pusat dan ingin melahirkan di wilayah jakarta barat bisa atau tdk yah?

    Reply
  14. eva

    Saya mau tanya, skrg sy hamil anak ke 4, wktu melahirkan anak ke 3 sy op secar, jarak kehamilan skrg dg op secar hanya 1 th, jd saat pemeriksaan ke dokter kandungan tetap menyarankan operasi secar tdk bs lahir normal, kira2 bila nanti sy operasi secar apakah d tanggung bpjs sekalipun anak ke 4,mterimakasih

    Reply
    • Freddy Sim

      Menurut saya kalau Ibu peserta mandiri berapapun jumlah anak ibu akan ditanggung oleh BPJS Kesehatan. Terkait Ibu Cecar apabila memang itu disarankan oleh dokter sehubungan kondisi Ibu maka itu tetap ditanggung oleh BPJS Ks.

      Reply
  15. chandra irawan

    Saya mau tanya istri saya sudah mengikuti BPJS dari kantornya dan saya belum mendaftarkan istri saya ke BPJS kantor saya. Apakah disaat melahirkan istri saya bisa memakai BPJS ny sendiri ? atau memakai BPJS yang sudah didaftar kan sebagai suami istri . trims

    Reply
  16. Dwi

    saya mau tanya faskes tingkat 1 saya adalah dokter perorangan katanya bisa periksa ke bidan lain tanpa menggunakan rujukan dari faskes yang tingkat 1 saya.. apakah benar? dan apakah bidan itu sama dengan klinik? mohon penjelasannya terimakasih

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published.