Ambil Asuransi Kesehatan Ketika Sehat, Jika Tidak Klaim Mudah Ditolak

  • January 22, 2017

Anda sebaiknya mengambil asuransi kesehatan saat masih sehat. Kenapa ? meskipun sewaktu mendaftar sehat, termasuk lolos medical check, namun karena sudah punya penyakit sebelumnya, kemungkinan besar perusahaan asuransi akan menolak permohonan asuransi kesehatan Anda.

Kami pernah menerima curhat pembaca yang bercerita bahwa perusahaan asuransi kesehatan menolak klaim tagihan sakit dia meskipun dia telah membayar premi tepat waktu dan menjadi anggota sudah cukup lama.

Selidik punya selidik, ternyata perusahaan asuransi menolak karena penyakit yang diklaim sudah diderita peserta sebelum menjadi pemegang polis asuransi.

Lho, bukannya saya sudah lolos medical check-up ketika pengajuan ?” tanya pembaca ini lebih lanjut. Dia seakan tidak percaya dengan penjelasan tersebut dan merasa dibohongi.

Kita perlu memahami ketentuan dalam asuransi kesehatan. Ketentuan ini akan sangat menentukan apakah pengajuan klaim di terima atau tidak.

#1 Pre-Existing Condition

Ketentuan ini singkatnya menetapkan bahwa klaim atas penyakit yang sudah diderita (pre-existing) sebelum menjadi pemegang polis asuransi tidak akan diganti atau dicover.

Misalnya, sebelum menjadi pemegang polis, Anda sudah memiliki penyakit darah tinggi. Maka, klaim pengobatan darah tinggi tidak akan diganti dan seterusnya.

Dalam salah satu polis asuransi kesehatan, kami menemukan ketentuan ini sebagai berikut:

Keadaan yang Sudah Ada Sebelumnya (Pre-Existing Condition)
Segala jenis Penyakit, Kondisi, Cedera, atau Ketidakmampuan:

  • yang sudah ada atau telah ada; atau
  • dimana penyebabnya ada atau telah ada; atau
    dimana Tertanggung dan/atau Tanggungan telah mengetahui, telah ada tanda-tanda atau gejala-gejala atau penyakit; atau
  • yang ditunjukkan dengan adanya hasil tes laboratorium atau investigasi lain yang menunjukkan adanya kemungkinan kondisi atau penyakit tertentu; sebelum Tanggal Penerbitan Polis atau tanggal perubahannya (Addendum), mana yang paling akhir.

Kita bisa melihat bahwa cakupannya cukup luas. Pada intinya, pihak asuransi tidak akan mengganti biaya klaim penyakit yang sudah diderita oleh pemegang polis sebelumnya.

#2 Masa Tunggu 30 Hari Semua Penyakit

Ketika menjadi peserta asuransi kesehatan, Anda tidak bisa serta merta mengajukan klaim. Ada masa tunggu 30 hari.

Selama masa tunggu tersebut, peserta tidak diperkenankan mengajukan klaim. Setelah 30 hari sejak terbitnya polis asuransi kesehatan, peserta baru bisa mengajukan klaim kesehatan.

#3 Masa Tunggu 12 Bulan Penyakit Khusus

Tidak semua penyakit bisa peserta klaim setelah 30 hari masa kepesertaan asuransi kesehatan. Karena perusahaan asuransi menetapkan sejumlah penyakit yang masa tunggu mencapai 1 tahun.

Berikut ini 17 penyakit khusus yang memiliki masa tunggu 12 bulan, yaitu: (1) Semua jenis Hernia; (2) Semua jenis tumor/benjolan/kista/Kanker; (3) Tuberkolosis; (4) Endometriosis; (5) Hemoroid; (6) Penyakit amandel atau kelenjar gondok; (7) Kondisi abnormal rongga hidung, septum hidung atau kerang hidung (konka), termasuk sinus; (8) Penyakit kelenjar tiroid; (9) Histerektomi (dengan atau tanpa salpingo – ooforektomi); (10) Penyakit jantung dan pembuluh darah (kardiovaskular) termasuk segala jenis stroke; (11) Wasir dan fistula di anus; (12) Batu dalam system saluran empedu; (13) Batu ginjal, saluran kemih atau kandung kemih; (14) Katarak; (15) Ulkus lambung atau duodenum; (16) Semua jenis gangguan sistem reproduksi, termasuk fibroid/ miom di rahim; (17) Intervertebral disc prolapse;

#4 Penting Sampaikan Informasi Jujur

Di dalam polis, perusahaan asuransi menetapkan ketentuan bahwa:

“Dalam hal pemberian keterangan, pernyataan, atau penjelasan dalam Surat Permintaan Asuransi Jiwa/Kesehatan dan/atau Formulir Permintaan Asuransi Untuk Data Calon Tanggungan dan/atau perubahannya yang diajukan Pemegang Polis, terdapat unsur penipuan dan/atau pemalsuan maka Penanggung mempunyai hak untuk menyanggah kebenaran Polis setiap saat sehingga berhak untuk membatalkan Pertanggungan.”

Ketentuan ini esensinya menyatakan bahwa keterangan palsu akan menyebabkan penggantian klaim tidak dilakukan. Sehingga jika pernah atau merasa memiliki penyakit sebaiknya mengungkapkan dengan jujur dan sejurjurnya.

Karena jika tidak jujur, konsekuensinya akan justru memberatkan peserta. Misalnya, selama ini sudah membayar premi dengan tepat waktu, tetapi ketika peserta mengajukan klaim ditolak karena perusahaan asuransi menemukan informasi yang tidak jujur saat penyelidikan penyakit.

BPJS Kesehatan

Kesimpulan

Anda bisa melihat bahwa jika pengajuan asuransi kesehatan dilakukan setelah menderita sakit, maka klaim kemungkinan akan ditolak. Ini terutama untuk penyakit yang sudah diderita sebelum menjadi peserta asuransi kesehatan.

Ketentuan pre-eksisting memang menjadi standard di dunia asuransi karena perusahaan asuransi tidak ingin menanggung peserta yang jelas-jelas sudah memiliki penyakit.

Perusahaan asuransi ingin menerima peserta yang sehat. Jika nantinya sakit (setelah menjadi peserta), itu merupakan resiko yang diterima oleh perusahaan asuransi.

Jadi, Anda strongly suggested untuk mengajukan diri dan keluarga menjadi peserta asuransi kesehatan sedini mungkin ketika kondisi kesehatan semuanya masih prima.

12 Responses

  1. Tuty

    Salam kenal mas,
    saya dan suami berencana mengambil asuransi kesehatan murni, apakah bisa diberikan illustrasi dari 3 perusahaan asuransi terbaik ?
    Jika ada data2 yang diperlukan, mohon diinformasikan by email ya mas.

    Terima kasih.

    Reply
  2. Iriyanto

    Halo admin,, apakah sy boleh mempromosikan produk asuransi dari perusahaan saya??

    Reply
  3. teguh djunaedi

    Biar bagaimanapun pihak nasabah akan kalah biarpun kesalahan pengisian form ada dipihak agennya ,jadi perlu hati2 kalo mau masuk asuransi ,pilihlah yg bonafit dgn bertanya ke teman2 yg pernah ikut asuransi dan bacalah dgn teliti syarat2nya bila terlalu berat syarat2nya atau terlalu di buat2 untuk digunakan waktu ada klaim carilah asuransi lain yg syarat2nya masuk akal dan jgn percaya sama agen yg mengajak dgn kata2 yg manis karena ada yg nakal pokoknya dapat klien dan komisi setelah ada masalah ada saja alasannya untuk ngeles,karena biarpun untuk masuk jadi klien sdh melalui medical cek up menyeluruh dan dinyatakan baik semua bukan jaminan klaim akan dibayar karena pasti ada saja alasan yg membuat jengkel klien sekecil apapun kesalahan anda waktu mengisi form

    Reply
  4. fa

    halo admin, bisa kasih rekomendasi asuransi pendidikan dan kesehatan buat anka saya? saya tgg emailnya

    Reply
  5. anit

    Selamat siang admin. Saat ini saya memili 3 asuransi kesehatan, yaitu:
    1. Asuransi kesehatan murni. Asuransi ini saya pilih dengan pertimbangan artikel diatas yaitu memiliki asuransi ketika saya sehat. Tetapi asuransi ini cukup besar biaya premi bulanannya sehingga cukup membebani keuangan saya kalau mau jujur.
    2. Asuransi kesehatan unit link. Asuransi ini saya ikut-ikut an saja sebelum tau apa itu asuransi sebenarnya. Preminya separuh dari asuransi kesehatan murni saya. Tapi jujur saya merasa rugi krn setelah tau banyak ttg asuransi kesehatan saya merasa manfaat kesehatannya memang sangat tidak maksimal dan nilai investasinya pun kecil walau saya sudah 5th memiliki asuransi ini. Saya berencana berhenti dan menarik investasi saya akhir tahun ini.
    3. Asuransi kesehatan corporate. Sebenarnya saya merasa asuransi ini paling bagus manfaat dan nilai preminya jg ckup ringan. Tetapi perusahaan saya tidak selamanya menanggung asuransi ini. Tergantung kelanjutan kontrak kerja, sehingga saya ragu untuk melepas kedua asuransi saya sebelumnya
    Mohon saran dan masukan admin asuransi manakah yg saya pertahankan sebaiknya, dan untuk asuransi kesehatan murni apa saran dari admin?
    Kedua saya tertarik dengan manfaat asuransi yang akan membayarkan premi jika saya terkena penyakit kronis, apakah manfaat tsb benar adanya ditawarkan oleh beberapa asuransi kesehatan?Karena jika saya baca di beberapa artiket disebutkan bahwa dalam prakteknya pihak asuransi akan mempersulit syarat untuk pengajuan manfaat asuransi tsb

    Terima kasih

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Ikuti berita terbaru Duwitmu.com!