≡ Menu
unit link

Rumah adalah kebutuhan utama. Karena itu, memilih rumah adalah keputusan penting. Bagaimana cara memilih perumahan terbaik?

Membeli rumah bukan  proses yang mudah. Selain karena besarnya jumlah uang yang dilibatkan, banyaknya faktor, termasuk emosional, ikut mempengaruhi. Pengalaman saya, proses pemilihan bisa dilakukan dengan efektif jika ada kriteria dalam memilih perumahan terbaik.

Apa saja kriteria tersebut ? [click to continue…]

{ 0 comments }
unit link

Masa pembayaran premi asuransi jiwa unit link yang singkat, misal hanya bayar 10 tahun setelah itu tidak bayar lagi, sering menarik buat banyak orang karena dianggap cara murah beli asuransi. Nyatanya tidak sesederhana itu. Tidak ada makan siang yang gratis. Masa pembayaran premi yang pendek di unit link punya implikasi serius, antara lain risiko polis asuransi lapse dan anjloknya nilai investasi, yang sering tidak dipahami nasabah.

Sebelumnya, saya sudah pernah membahas soal masa bayar premi yang singkat ini, atau bisa disebut sebagai ‘cuti premi’, di artikel soal asuransi jiwa unit link. Saya tulis kembali karena suatu alasan.

Beberapa kali bertemu teman yang menutup asuransi jiwa unit link milik mereka karena kecewa dengan nilai investasi yang ternyata tidak sesuai harapan. “Mosok, sudah investasi selama 10 tahun, nilai tunainya kecil banget ”, keluh mereka. [click to continue…]

{ 2 comments }

Salah satu tantangan dalam memulai usaha sendiri adalah kelangsungan hidup perusahaan itu sendiri, perusahaan yang didalamnya memiliki hubungan yang harmonis cenderung lebih “awet” dibandingkan dengan perusahaan yang tidak harmonis. Hubungan yang harmonis ini bisa antara pimpinan dan karyawan dan juga antar karyawan itu sendiri.

“Dalam perusahaan yang sehat terdapat hubungan yang harmonis didalamnya“

Perusahaan dengan tingkat turn-over karyawan yang tinggi tentunya dapat merugikan perusahaan, karena perusahaan akan mengeluarkan biaya untuk mencari karyawan baru, tidak sampai situ saja, perusahaan juga perlu mengeluarkan biaya untuk melatih karyawan tersebut. [click to continue…]

{ 6 comments }
investasi ORI

Tingginya hantu inflasi dan stagnannya bunga deposito membuat investor harus mencari alternatif investasi. Investasi ORI (Obligasi Negara  Ritel) menawarkan bunga diatas inflasi dan deposito, dengan risiko sangat kecil. Tapi, sebelum membeli, sebaiknya paham plus minus instrumen ini karena tidak semuanya cocok dengan ORI.

Inflasi itu merobek kantung kita semua. Nilai uang merosot setiap tahun. Parkir yang dulu Rp 1 ribu sekarang sudah Rp 2 ribu. Makan siang yang dulu Rp 10 ribu, sekarang jelas tidak bisa lagi.

Banyak yang menaruh uangnya di deposito dengan harapan bunganya bisa mengalahkan inflasi. Bunga deposito 6 – 7%, inflasi 6%, marginnya tipis sekali. Dan, inflasi bisa setiap saat melejit ke 8% seperti beberapa tahun lalu, jika kondisi ekonomi jelek.

Cara lain adalah berinvestasi. Misalnya di Reksadana, Emas, Properti, dan Saham. Karena berinvestasi menghasilkan keuntungan diatas laju inflasi. [click to continue…]

{ 0 comments }
cara investasi

Anda harus melakukan investasi jika ingin mencapai tujuan keuangan. Dana pendidikan anak dan dana pensiun, misalnya, hanya mungkin diwujudkan dengan cara investasi. Ironisnya, banyak yang belum paham. Malah, melakukan cara investasi yang salah, yang justru merugikan kesehatan keuangan. Bagaimana memperbaiki dan mencari cara investasi terbaik?

Ada banyak pilihan dan peluang. Mau menaruh di emas, logam mulia, saham, reksadana, properti, ori, bisnis sendiri atau yang lain. Ini adalah tempat, produk atau jenis instrumen yang bisa digunakan untuk mengembangkan uang. Apa yang paling cocok dan terbaik?

Tapi, sebelum membahas bagaimana caranya, saya ingin menjelaskan lebih dulu, kenapa kita perlu berinvestasi. Lho, bukankah alasan untuk berinvestasi itu sudah sangat jelas. Bagi sebagian orang mungkin, tapi bagi banyak orang nyatanya tidak. [click to continue…]

{ 0 comments }